← Beranda

5 Cara Tetap Fokus Kerja Saat Puasa Ramadhan agar Tidak Mudah Lemas

Juwanda Olivia SyafitriSenin, 2 Maret 2026 | 13.24 WIB
Ilustrasi karyawan ajaib. (Freepik)

JawaPos.com - Bulan suci selalu mengubah rutinitas harian para pekerja. Menjalankan ibadah Puasa Ramadhan di kantor tentu menjadi tantangan tersendiri. Karyawan harus tetap produktif meski menahan lapar dan haus.

Lalu, bagaimana cara tetap fokus bekerja selama bulan puasa? Perubahan pola tidur sering membuat tubuh terasa sangat lelah. Karena itu, karyawan membutuhkan strategi yang tepat agar performa kerja tetap stabil setiap hari.

Banyak pekerja juga berusaha menyeimbangkan antara ibadah dan tanggung jawab pekerjaan. Saat menjalankan puasa Ramadan, kemampuan menjaga konsentrasi menjadi hal yang sangat penting. Berikut lima langkah praktis dari berbagai sumber ahli yang dapat diterapkan.

Pahami Kebutuhan Nutrisi Tubuh

Tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri ketika mulai berpuasa. Pada minggu pertama, energi biasanya turun cukup signifikan. Karena itu, penting untuk memperhatikan asupan gizi setiap hari.

Konsumsi menu bergizi saat makan sahur sangatlah penting. Pilihlah makanan seperti yang dilansir dari MyCareersFuture. Karbohidrat kompleks seperti oat dan protein membuat energi bertahan lebih lama.

"Pilihlah sahur yang seimbang, yang mencakup makanan yang lambat dicerna seperti oat dan protein, yang dapat membantu menjaga tingkat energi." seperti yang dikutip dari MyCareersFuture.

Kebutuhan cairan tubuh juga harus dijaga. Pastikan minum air putih yang cukup pada malam hari. Kekurangan cairan dapat mengganggu konsentrasi, terutama bagi para pekerja.

Susun Prioritas Tugas Harian

Jadwal yang teratur dapat membantu pekerjaan berjalan lebih lancar. Susunlah daftar tugas utama sejak pagi di meja kerja Anda. Tuliskan pekerjaan yang perlu segera diselesaikan.

Kerjakan tugas berat saat energi fisik masih penuh. Hal ini sesuai tips yang dilansir dari The Daily Star, Kamis (26/2). Tugas yang lebih ringan bisa dikerjakan belakangan pada sore hari.

"Disarankan untuk mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan konsentrasi atau pemikiran strategis lebih tinggi di awal hari karena saat itu Anda memiliki tingkat energi tertinggi." — The Daily Star

Sebaiknya hindari kebiasaan melakukan banyak pekerjaan sekaligus. Cara kerja seperti ini justru bisa menurunkan hasil yang Anda capai. Kerjakan satu tugas terlebih dahulu sampai selesai sebelum beralih ke yang lain.

Manfaatkan Waktu Luang Siang

Waktu istirahat siang biasanya berubah cukup signifikan saat berpuasa. Manfaatkan waktu tersebut dengan efektif dan bijaksana. Anda dapat mulai menyelesaikan sedikit demi sedikit pekerjaan yang belum rampung

Waktu senggang ini juga tepat digunakan untuk beristirahat. Menenangkan pikiran sejenak dapat membantu meredakan stres. Dengan begitu, beban pekerjaan sehari-hari akan terasa lebih ringan.

Anda juga bisa berjalan santai di sekitar area kantor. Trik ringan ini merupakan saran yang dilansir dari The Daily Star. Tubuh yang bergerak perlahan akan cepat mengembalikan fokus.

Atur Ulang Pola Tidur

Kualitas tidur pada malam hari sangat berpengaruh terhadap kinerja keesokan harinya. Jika pola tidur tidak teratur, Anda akan lebih mudah merasa mengantuk saat bekerja. Karena itu, pastikan waktu istirahat Anda tetap tercukupi setiap hari.

Usahakan untuk tidur lebih awal dari biasanya. Anda juga bisa memulai aktivitas setelah melaksanakan salat subuh. Kebiasaan disiplin ini membantu menjaga ritme alami tubuh tetap stabil.

Kurangi konsumsi minuman berkafein saat waktu berbuka puasa. Kopi atau teh yang berlebihan bisa merusak jam tidur Anda. Hal ini dijelaskan dalam artikel yang dilansir dari The Daily Star.

Bangun Komunikasi Efektif Kantor

Kerja sama dalam tim memerlukan komunikasi yang terbuka. Sampaikan kondisi puasa Anda kepada atasan agar beban dan target kerja bisa disesuaikan. Hal ini membantu pekerjaan tetap berjalan dengan baik.

Rekan kerja biasanya memahami situasi saat menjalankan ibadah puasa. Mereka juga kerap memberi dukungan secara moral. Sejumlah perusahaan bahkan menyediakan kelonggaran serta jam kerja yang lebih fleksibel.

Wajar jika produktivitas sedikit menurun pada hari tertentu. Fakta normal ini sesuai dengan pandangan yang dilansir dari MyCareersFuture. Bersikaplah baik pada diri sendiri selama proses adaptasi berlangsung.

 

EDITOR: Ilham Safutra