← Beranda

Kenikmatan Kepiting Tiga Rasa Khas Bawean untuk Menu Berbuka

M SholahuddinRabu, 27 April 2022 | 06.09 WIB
Photo
JawaPos.com- Sebagian wilayah Gresik berbatasan langsung dengan perairan laut. Bahkan, terdapat sembilan kecamatan yang berbatasan langsung dengan pesisir pantai. Mulai Kecamatan Kebomas hingga Panceng, juga Kecamatan Tambak dan Sangkapura di wilayah Kepulauan Bawean.

Nah, dengan kondisi geografis tersebut, tentu itu berpengaruh pada aneka kuliner laut yang melimpah. Hal tersebut bisa dijumpai di berbagai warung kaki lima hingga restoran bintang lima. Salah satu menu yang paling diburu adalah olahan kepiting yang menggugah selera.

Variasi menu kepiting pun menjadi andalan kedai makan Kepiting Mbois milik Ibnu Agil. Para pengunjung paling gemar dengan kepiting tiga rasa khas Pulau Bawean. Perpaduan antara rasa asam, manis, dan pedas. ’’Dilengkapi bumbu rempah tradisional yang diolah secara manual,’’ ucapnya.

Warungnya di Jalan Panglima Sudirman Nomor 44, Gresik Kota, itu pun tidak pernah sepi. Kepiting yang disajikan masih hidup dan segar. Kemudian, kepiting direbus dan dicampur bumbu tradisional. ’’Lalu disajikan dengan daun pisang agar memiliki aroma yang kuat,’’ ucapnya.

Proses pembuatannya pun terbilang singkat. Yakni, merebus kepiting yang masih hidup dan segar, lalu mencampurnya dengan bumbu tradisional. Kepiting direbus dan dicampur bumbu tradisional yang sudah disiapkan dengan resep khusus. ’’Semua bumbu sudah diracik, bumbu Nusantara,’’ ujarnya.

Hal tersebut membuat pengunjung tidak lama-lama menunggu. Hanya berkisar 10 menit. Kenikmatan makin terasa jika dinikmati bersama sayur kangkung, taoge, dan sawi.

Kelezatan tersebut pun bisa dinikmati masyarakat dengan harga yang cukup terjangkau. Yakni, mulai Rp 30 ribu sampai Rp 150 ribu per porsinya. ’’Sering diburu pengunjung dari luar daerah. Mulai Surabaya, Pasuruan, hingga Lamongan,’’ pungkas pemuda 27 tahun itu.
EDITOR: M Sholahuddin