Jawapos.com – Magnesium merupakan salah satu jenis mineral yang memainkan peranan penting dalam tubuh manusia. Magnesium berfungsi untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, mengatur kadar gula darah, hingga berkontribusi pada kesehatan tulang.
Bagi perempuan, magnesium dapat meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS), nyeri panggul, dan menopause. Bahkan, studi menunjukkan bahwa wanita hamil dengan magnesium yang cukup menunjukkan komplikasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan yang kekurangan magnesium.
Seringkali, orang cenderung mengabaikan kondisi di mana tubuh kekurangan magnesium atau biasa dikenal sebagai hipomagnesemia. Padahal, magnesium merupakan salah satu mineral yang sangat esensial untuk dikonsumsi secara rutin.
Lantas, apa saja tanda-tanda tubuh kekurangan magnesium bagi wanita? Merangkum dari Times of India, berikut daftarnya.
1. Menurunnya Nafsu Makan
Salah satu tanda awal tubuh kekurangan magnesium adalah penurunan nafsu makan. Hal ini dapat terjadi karena magnesium memainkan peranan esensial dalam mengatur neurotransmitter. Ketika kadarnya rendah, sinyal-sinyal tersebut dapat terganggu dan menyebabkan berkurangnya asupan makanan.
Jika Anda mendapati diri Anda mengalami penurunan nafsu makan terus-menerus atau sedang berusaha untuk makan secara teratur, itu bisa jadi tanda bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak asupan magnesium.
2. Mual
Mual adalah gejala umum lainnya ketika kadar magnesium di dalam tubuh rendah. Hal ini dapat terjadi karena terganggunya peran mineral dalam kesehatan pencernaan, di mana kurangnya magnesium dapat mengganggu fungsi gastrointestinal sehingga menyebabkan mual.
Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat meningkat menjadi muntah-muntah ketika asupan magnesium masih sedikit. Jika Anda sering mengalami mual tanpa penyebab yang jelas, mungkin itu salah satu tanda bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih banyak asupan magnesium.
3. Tubuh Terasa Mudah Lelah
Kelelahan adalah gejala umum kadar magnesium yang rendah. Magnesium sangat penting untuk memproduksi energi. Tanpa kadar yang cukup, tubuh Anda berjuang untuk mengubah makanan menjadi energi.
Ini bisa membuat Anda merasa lebih cepat lelah sepanjang hari. Jika Anda merasa sangat lelah meskipun telah istirahat dan mengkonsumsi nutrisi yang cukup, Anda mungkin bisa mempertimbangkan untuk mengevaluasi kembali asupan magnesium Anda.
4. Muntah-muntah
Selain mual, muntah juga bisa mengindikasikan bahwa tubuh Anda kekurangan magnesium. Ketika kadar magnesium di dalam tubuh menurun, ia dapat bereaksi dengan menginduksi muntah sebagai mekanisme perlindungan terhadap racun atau ketidakseimbangan di dalam tubuh Anda.
Muntah-muntah yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Jika Anda sering mengalami gejala ini, segeralah berkonsultasi dengan profesional.
5. Kram Menstruasi Berkepanjangan
Kram menstruasi yang berkepanjangan sangat umum terjadi pada wanita dengan kadar magnesium rendah. Mineral ini berfungsi untuk mengendurkan otot, sehingga jika tubuh kekurangan magnesium, maka dapat menyebabkan peningkatan ketegangan otot selama menstruasi.
Ketegangan ini dapat menyebabkan kram dan nyeri yang lebih parah selama periode menstruasi Anda. Jika Anda sering mengalami kram menstruasi yang menyakitkan, cobalah untuk meningkatkan asupan magnesium Anda untuk meringankan rasa sakit tersebut.
Adapun biasanya, ketika kadar magnesium di dalam tubuh terus-menerus berkurang, gejalanya bisa menjadi lebih parah. Ini termasuk kesemutan, perubahan kepribadian seperti kecemasan atau depresi, irama jantung yang tidak teratur, bahkan kejang.
Untuk meningkatkan asupan magnesium Anda, cobalah untuk mengkonsumsi berbagai macam makanan yang kaya akan magnesium secara rutin. Seperti sayur-sayuran hijau (misalnya bayam), kacang-kacangan (almond, kacang polong), dan biji-bijian.
Anda juga bisa mengonsumsi suplemen magnesium yang tersedia di toko obat, mulai dari magnesium sitrat, magnesium oksida, magnesium klorida, magnesium laktat, dan banyak lagi sesuai preferensi dan kebutuhan Anda.