← Beranda

Mulai Pasrah? Berikut Tanda Seseorang yang Ingin Bunuh Diri dan Cara yang Harus Dilakukan untuk Mencegahnya

Hildaniar NovitasariJumat, 10 November 2023 | 22.27 WIB
Ilustrasi – orang yang ingin bunuh diri sebenarnya telah memberikan tanda-tanda kepada orang disekitarnya (Pixabay).

JawaPos.com – Kasus bunuh diri akhir-akhir ini memang sering terjadi, bahkan mengalami peningkatan di Indonesia.

Menurut catatan kepolisian, sejak awal tahun 2023 Polisi sudah menindak 1.680 kasus penemuan mayat dan 451 aksi bunuh diri di seluruh indonesia.

Bunuh diri merupakan tindakan menghilangkan nyawa diri sendiri yang disebabkan oleh beberapa faktor, namun kebanyakan terjadi karena orang tersebut menderita depresi.

Adapun orang yang ingin bunuh diri biasanya akan menunjukkan tanda-tanda peringatan bunuh diri kepada orang terdekatnya.

Melansir dari intothelightid.org, berikut adalah tanda-tanda orang yang ingin melakukan bunuh diri.

Membicarakan Keinginannya untuk Bunuh Diri

Seseorang yang memiliki keinginan untuk bunuh diri biasanya sering membicarakan kematian, merasa tidak ada harapan dan tak memiliki alasan untuk hidup lagi, serta merasa menjadi beban bagi orang lain.

Ia biasanya akan lebih terbuka untuk mengatakan hal ini kepada orang terdekatnya. Mereka mengatakan hal tersebut untuk menghentikan rasa sakit sementara akibat depresi.

Membenci dan Menghujat Diri Sendiri

Orang-orang dengan tingkat kepercayaan diri yang rendah biasanya sangat rentan untuk melakukan bunuh diri. Mereka akan terus-menerus mengeluarkan perasaan negatif terhadap diri sendiri.

Biasanya orang yang ingin bunuh diri akan sering mengungkapkan bahwa dirinya malu terhadap diri sendiri, merasa bersalah, rusak atau ternodai, tidak berguna dan kerap merasa kesepian.

Mencari Cara Mematikan untuk Bunuh Diri

Perhatikan jika ada seseorang yang tampak merencanakan atau mencari cara yang mematikan untuk bunuh diri.

Biasanya mereka akan mencari tempat-tempat tinggi yang digunakan sebagai percobaan bunuh diri, mencari obat-obatan atau racun mematikan, dan mereka akan lebih sering mencari cara untuk bunuh diri di internet.

Mengatur Segala Hal untuk Ditinggalkan

Seseorang yang ingin bunuh diri biasanya akan menulis sebuah surat yang mengandung pesan tersirat atau alasan mereka bunuh diri. Mereka menuliskan surat wasiat atau pesan tertentu untuk orang yang mereka sayangi.

Orang yang sudah merencanakan bunuh diri biasanya juga akan menghapus akun media sosial dan memberikan barang-barang kesayangannya ke orang lain secara tiba-tiba.

Mengucapkan Perpisahan

Perhatikan jika ada seseorang yang meninggalkan pesan perpisahan kepada orang-orang yang disayanginya.

Orang yang berniat bunuh diri biasanya memberikan kesan seolah-olah tidak akan bertemu lagi, seperti misalnya mengatur pertemuan secara mendadak untuk mengucapkan perpisahan, dan menulis ungkapan perpisahan di media sosial.

Menarik Diri dari Orang Lain

Seseorang yang ingin bunuh diri biasanya merasa tidak berharga. Mereka berusaha menarik diri dari orang lain dan lingkungan sekitarnya.

Mereka juga kerap menolak atau menghindar untuk dihubungi dan lebih memilih untuk menyendiri.

Berperilaku Merusak Diri Sendiri

Karena merasa tak berguna dan sudah terlampau putus asa biasanya orang yang memiliki keinginan bunuh diri tidak lagi bisa mengontrol diri mereka.

Mereka akan lebih mudah untuk merusak diri dengan cara menggunakan obat-obatan terlarang atau narkoba, menjadi peminum alkohol secara berlebihan, sering melukai diri sendiri seperti menyayat tangan menggunakan pisau atau melakukan tindakan berbahaya lainnya.

Perubahan Fisik dan Suasana Hati yang Drastis

Baca Juga: Pantangan Minuman yang Perlu Dihindari Bagi Penderita Asam Urat, Menjaga Kesehatan dengan Bijak

Depresi yang membuat orang ingin bunuh diri memiliki tanda yang mudah untuk dikenali, seperti misalnya orang tersebut akan lebih banyak tidur, menjadi agresif atau mudah marah, merasa lelah secara terus menerus, sering menangis tiba-tiba, dan kehilangan semangat hidup.

Fisik mereka juga akan mengalami perubahan akibat pola makan yang ekstrim, entah itu menjadi sangat kurus atau sangat gemuk.

Lalu bagaimana jika di sekitar kita terdapat orang yang ingin melakukan bunuh diri? Tindakan apa yang tepat untuk mencegahnya? Meski bukan seorang psikiater nyatanya orang terdekat sangat bisa mencegah terjadinya seseorang untuk bunuh diri.

Dilansir JawaPos.com dari Health.com, sebenarnya menolong seseorang yang memiliki pikiran untuk bunuh diri itu lebih mudah daripada yang dibayangkan.

Cara paling mudah untuk menolongnya adalah dengan menawarkan bantuan dan bersikap lebih peduli.

Berikut adalah cara yang harus dilakukan untuk mencegah orang yang memiliki keinginan untuk bunuh diri.

1. Menjadi pendengar setia

Cobalah untuk selalu berada didekatnya dan biarkan mereka mengungkapkan semua perasaan yang mengganjal.

Kamu bisa secara aktif memberikan nasehat, namun ingat untuk tidak menggunakan kalimat yang bisa menyakiti mereka.

2. Jangan menghakimi

Orang yang sedang depresi akan lebih rentan terbawa perasaan, oleh karena itu kamu tidak boleh menghina atau menganggap remeh masalah yang sedang dialaminya. Selalu ingat bahwa seseorang memiliki mental yang berbeda-beda.

3. Menunjukkan minat, dukungan, ketersediaan, dan keterlibatan

Tunjukkan bahwa kamu adalah orang yang akan selalu bersamanya dan mendukungnya.

Kamu bisa memberikan perhatian dan kepedulian khusus kepada mereka sehingga mereka kembali memiliki harapan.

4. Bantu mereka untuk pergi ke psikiater

Jika dirasa tidak bisa membantu untuk menemukan jalan keluar, maka jangan ragu mengajaknya ke psikiater agar dia mendapat pertolongan oleh para ahlinya.

Katakan padanya jika pergi ke psikiater akan membuat dirinya lebih baik, tanpa ada yang menghakimi.

Itulah seputar tanda-tanda serta cara mencegah orang yang memiliki keinginan untuk bunuh diri.

Sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda tersebut agar kita bisa berkontribusi mencegah suatu hal yang terlarang. Semoga ini cukup membantu kamu dan orang-orang di sekitarmu.

EDITOR: Hanny Suwindari