JawaPos.com - Ziaratun Nabi atau berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu ibadah yang dilaksanakan seluruh muslim saat datang ke Masjid Nabawi, Madinah.
Ritual ini juga menjadi salah satu agenda "wajib" para jemaah haji Indonesia. Mereka datang ke Raudhah dan makam nabi yang jaraknya berdekatan.
Untuk bisa melaksanakan kegiatan ini, calon jamaah ziarah harus mendaftar dulu melalui aplikasi nusuk yang dibuat oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi.
"Tetapi itu akan kita lakukan secara kolektif. Kami ikut memfasilitasi," katanya.
Nantinya, disetiap kloter akan diterbitkan dua tasrih atau dua izin. Yang pertama tasrih khusus untuk perempuan dan tasrih khusus untuk laki-laki.
Pelaksanaan kunjungan ke Raudhah akan dilakukan paling cepat 3 hari setelah Jemaah berada di Kota Madinah.