← Beranda

Review Film Netflix The Killer: Kisah Pembunuh Perfeksionis yang Berkeliling Dunia Demi Memperbaiki Kesalahan

Neneng Uswatun HasanahKamis, 16 November 2023 | 05.33 WIB
Michael Fassbender sebagai pembunuh di film The Killer./Sumber Foto: Netflix

JawaPos.com - Netflix baru saja merilis film The Killer yang disutradarai oleh David Fincher pada 10 November 2023 lalu.

David Fincher juga menyutradarai film-film nominasi Oscar, seperti Fight Club, Se7en, Gone Girl, The Social Network, The Curious Case of Benjamin Button, dan Mank, sehingga rasa penasaran pun meningkat atas film The Killer.

Dilansir JawaPos.com dari IMDB, The Killer mengisahkan tentang seorang seorang pembunuh bayaran yang penyendiri, metodis, dan perfeksionis.

Baca Juga: Bangga! Karya Film Indonesia 'Gadis Kretek' Masuk Dalam Top 10 Netflix Series Non-English di 22 Negara

Ketika menunggu dan mengawasi targetnya di sebuah gedung di Prancis, sang pembunuh merasa kehilangan akal sehatnya dan melakukan kesalahan.

Kesalahan tersebut membawanya berkeliling dunia dari Paris, Republik Dominika, Florida, hingga New York.

Cerita film The Killer diadaptasi dari novel grafis asal Prancis berjudul sama, yang dikerjakan oleh David Fincher dan penulis skenario Andrew Kevin Walker selama kurang lebih 20 tahun.

Baca Juga: Film The Hunger Games: The Ballad of Songbird and Snakes, Mulai Dari Sinopsis Hingga Fakta Menarik Lainnya

Karakter utama sang pembunuh yang tidak memiliki nama, diperankan oleh aktor asal Irlandia kelahiran Jerman, Michael Fassbender.

Beragam respon dan review dari kritikus film didapatkan The Killer hingga menghimpun rating 86 persen di Rotten Tomatoes.

Salah satu kritikus film dari Seattle Times mengatakan bahwa The Killer bukanlah film terbaik dari David Fincher.

Baca Juga: Aksi Jahil Penonton Bioskop di India, Nyalakan Petasan saat Pemutaran Film Salman Khan Berjudul Tiger 3

Namun, The Killer merupakan film dengan studi karakter yang tidak biasa dengan nilai produksi yang mengesankan daripada film drama pada umumnya.

Hal sama dikatakan oleh kritikus dari Arizona Republic, yang mengatakan bahwa meskipun The Killer tidak sebaik Zodiac, The Social Network, dan Fight Club yang juga disutradarai oleh David Fincher, namun The Killer adalah film yang sangat menarik untuk ditonton.

Sedangkan kritikus dari The Observer mengaitkan film The Killer dengan kehidupan masyarakat pekerja sehari-hari.

“Suara-suara batin yang menemani sang pembunuh ketika dia menyelesaikan tugasnya sangat bisa dikaitkan dengan masyarakat pekerja yang juga melakukan hal tersebut sambil menemaninya menyelesaikan tugas dan pekerjaan,” tulis The Observer.

Film The Killer disebutkan merupakan puisi tentang kenyataan pekerjaan di dunia modern dengan berbagai tuntutan dan titah yang berlapis.

Baca Juga: Isu Nonton Film Biru, Pengamat UGM: Bisa Berdampak ke Pemilih Muslim Konservatif

Sudut pandang ini juga disebutkan merupakan pertama kalinya dilihat penonton dari seorang pembunuh.

Namun sayangnya, laju film yang tergolong lambat bagi sebagian penonton akan membuat penonton bosan dan memilih menghentikan atau menekan tombol pause pada Netflix.

Oleh sebab itu, film The Killer hanya mendapatkan rating 61 persen dari penonton di Rotten Tomatoes.

EDITOR: Nicolaus