← Beranda

Terobosan ‘Ekonomi Biru’ KKP Gandeng Perusahaan Asal Tiongkok Bangun Budidaya Udang Terintegrasi

Dedik HariantoRabu, 6 Desember 2023 | 21.18 WIB
Hasil budidaya Udang Vaname yang memberikan pendapatan cukup besar bagi petambak.

JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia (RI) baru-baru ini menjalin kerja sama dengan perusahaan asal Tiongkok, Guangdong Evergreen Group, untuk membangun budidaya udang terintegrasi.

Kerja sama ini resmi dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Karawang, sebuah unit pelaksana teknis di bawah KKP, dan Evergreen Group di kantor pusatnya di Kota Zhanjiang, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan.

Dilansir oleh JawaPos.com dari Antaranews Rabu (6/12), Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menjelaskan bahwa tujuan dari kerja sama ini adalah meningkatkan produksi nasional dan memperluas pasar udang asal Indonesia.

Baca Juga: Dampak Covid-19, Urban Farming di Sumatera Utara Meningkat dan Ciptakan Ekonomi Rumah Tangga

Trenggono juga menyoroti dukungan terhadap program ekonomi biru, yang fokus pada praktik perikanan yang berkelanjutan.

Dalam keterangan resminya, Trenggono menyatakan bahwa peluang pasar global untuk produk seafood sangat besar, dan Indonesia bersama dengan Tiongkok dapat menjadi pemain kunci dalam industri udang di kawasan ini.

Kerja sama ini mencakup transfer teknologi, keterampilan, dan pengetahuan berbasis budidaya udang terintegrasi antara kedua pihak.

Baca Juga: Workshop dan Pendampingan UMKM di Cimahi Digelar untuk Kemanjuan Ekonomi Daerah

Selain itu, fokus kerja sama juga melibatkan pengembangan kualitas sumber daya manusia terkait industri perikanan, promosi, dan investasi pengembangan budidaya udang terintegrasi.

Tahap awal pembangunan budidaya udang terintegrasi akan dilakukan di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dengan lahan seluas 1.800 hektar.

Pembangunan ini akan dilaksanakan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan, menekankan pada praktik yang ramah lingkungan.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Variatif Seiring Pasar Cermati Data Ekonomi Global

Selain itu, proyek ini akan memberikan prioritas pada penyerapan tenaga kerja lokal, mendukung pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.

Melalui kerja sama ini, diharapkan bahwa Indonesia dan Tiongkok dapat menjadi pemenang dalam industri udang, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan ekonomi kedua negara.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memajukan sektor ‘Ekonomi Biru’ dengan pendekatan berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan produksi.

Dengan adanya dukungan teknologi dan pengetahuan dari Guangdong Evergreen Group, diharapkan industri budidaya udang terintegrasi di Indonesia dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kedua negara.

EDITOR: Nicolaus