← Beranda

Wajib Dihindari! Ini 5 Kesalahan Bahasa Tubuh saat Wawancara, dari Cara Berjabat Tangan hingga Postur Duduk

Risma Aris MayaJumat, 31 Mei 2024 | 20.12 WIB
ILUSTRASI. Proses wawancara kerja.

JawaPos.com – Apakah Anda siap untuk wawancara Anda? Bagaimana Anda mempersiapkan bahasa tubuh dalam wawancara? Bagaimana cara duduk yang benar saat wawancara?

Mempersiapkan wawancara kerja adalah proses dimana dibutuhkan perencanaan yang matang mulai dari pakaian yang Anda kenakan, cara menjawab pertanyaan, dan penggunaan bahasa tubuh yang baik.

Bahasa tubuh sendiri merupakan bagian penting dari pengembangan kepribadian. Ini adalah komunikasi nonverbal yang Anda tunjukkan. Melalui gerakan tangan, ekspresi wajah, postur tubuh hingga gerakan mata, pewawancara akan membaca kepribadian Anda.

Terkadang, meskipun Anda menjawab semua pertanyaan dengan benar tetapi postur tubuh atau gerakan tubuh Anda menunjukkan sisi yang berbeda, maka peluang terpilih akan rendah.

Lantas apa saja kesalahan-kesalahan bahasa tubuh saat wawancara yang perlu Anda hindari? Dilansir dari laman Jagran Josh, Jumat (31/5), berikut beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari saat wawancara agar menunjang kesuksesan karir Anda.

1. Cara berjabat tangan lemah dan kurangnya kontak mata

Jabat tangan yang erat adalah salah satu isyarat bahasa tubuh yang paling kuat dan memberikan citra positif. Jika tangan Anda dingin dan berkeringat maka ini bisa dianggap sebagai isyarat yang buruk.

Hal itu yang dikenal sebagai jabat tangan lemah atau sering disebut jabat tangan ikan basah. Tidak melulu soal kebersihan, namun jabat tangan lemah juga menunjukkan rasa gugup dan kurang percaya diri.

Sedangkan jika Anda memegang tangan pewawancara terlalu erat juga menunjukkan kurangnya sopan santun dan terlalu mendominasi. Intinya Anda perlu menjaga keseimbangan dan menghindari jabat tangan lemah serta  jabat tangan terlalu erat.

Selain jabat tangan, kurangnya kontak mata juga merupakan kesalahan bahasa tubuh lain yang harus Anda hindari selama wawancara. Anda tidak boleh melihat ke tempat lain saat Anda menjawab pertanyaan.

Anda bisa melakukan kontak mata langsung dengan pewawancara Anda untuk membangun koneksi dan hubungan baik.

2. Postur duduk yang buruk

Membungkuk adalah postur tubuh yang tidak benar. Anda harus sadar diri selama wawancara untuk menjaga punggung tetap lurus, dagu tegak dan duduk dengan penuh perhatian.

Hal ini tentu akan membuat Anda merasa lebih percaya diri. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pewawancara dapat menilai keterampilan kepemimpinan Anda berdasarkan apakah Anda duduk dengan punggung kuat dan lurus.

Bersandar atau membungkuk di kuris akan membuat Anda seperti orang yang mudah stress dalam situasi yang membutuhkan kekuatan. Jika Anda berdiri sambil menjawab pertanyaan maka Anda tidak boleh berdiri dengan tangan bersilang.

3. Menyilangkan lengan

Menyilangkan lengan saat wawancara dipandang sebagai sikap suka memerintah yang jelas tidak benar dilakukan di hadapan staf HRD atau manajemen senior. Bahasa tubuh yang satu ini menunjukkan bahwa Anda merasa tidak aman, gugup dan kurang percaya diri. 

Anda harus menghindari memasukkan tangan ke dalam saku sebab ini menunjukkan rasa tidak hormat. Selain itu, jangan meletakkan tangan di atas meja kecuali Anda mencondongkan tubuh ke depan untuk menunjukkan sesuatu atau menandatangani berkas.

Anda bisa meletakkan telapak tangan Anda di atas paha di tempat yang terlihat oleh pewawancara sebab hal ini menunjukkan keterbukaan dan kejujuran.

4. Gerakan tangan berlebihan

Gestur tangan yang berlebihan menunjukkan kegelisahan atau ketergesaan yang merupakan kesalahan besar dalam bahasa tubuh saat wawancara. Intinya semakin sedikit gerakan tangan atau lengan maka semakin Anda terlihat percaya diri. Saat duduk, Anda harus menghindari memijat kepala, mata atau leher. Sebab perilaku ini menunjukkan kegelisahan dan kerentanan.

Gerakan tangan lainnya yang harus Anda hindari adalah menggosok telapak tangan, mengepalkan tangan , menggigit kuku dan menunjuk jari saat berbicara.

5. Menyentuh wajah

Memainkan tangan, wajah, rambut, perhiasan atau pakaian menunjukkan kejengkelan, ketidaksabaran, kegugupan atau ketidakjujuran. Jika Anda merasa gatal atau bulu mata membuat Anda tidak nyaman maka Anda bisa memberitahu pewawancara dan pergi izin sebentar ke kamar kecil.

Anda harus menghindari menutup mulut, menyentuh hidung, membuat hidung gatal, menggaruk leher, memegang telinga, mengucek mata dan meletakkan jari di mulut.

EDITOR: Estu Suryowati