JawaPos.com - Presiden Joko Widodo berencana akan menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada paket kebijakan ekonomi jilid III yang akan diumuman Senin (5/10). Tujuannya agar daya beli masyarakat meningkat sehingga perekonomian nasional membaik.
Menurut mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, penurunan harga BBM merupakan kebijakan yang paling dinantikan masyarakat. Sebab, turunnya BBM akan sangat membantu masyarakat yang daya belinya menurun.
"Setidaknya masyarakat memiliki kelebihan uang, kan tidak semua uangnya disedot ke SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum, red). Tapi, diharapkan bisa ke sektor lainnya," ujarnya di Jakarta, Minggu (4/10).
Meski demikian menteri keuangan di akhir era kekuasaan Orde Baru itu tak memungkiri bahwa turunnya harga BBM belum tentu membuat harga kebutuhan pokok lainnya turun. "Memang paling jahat kalau BBM naik, semua harga barang naik. Tapi, kalau turun tidak ikut," katanya.
Namun saat ditanya tentang harga jual BBM yang pas bagi masyarakat, Fuad enggan menjawabnya. “Itu mah urusan pemerintah. Nggak ngikutin sampai ke sana," kelitnya.(rka/JPG)