JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan penutupan Sunday Market Manahan yang biasa diadakan setiap hari Minggu. Penutupan per 9 September mendatang dilakukan menyusul adanya penataan dan renovasi Stadion Manahan.
Selanjutnya, para pedagang akan dipindahkan ke tiga lokasi yang sudah disiapkan Pemkot Solo. Adalah Gladag Lagen Bogan (Galabo), Car Free Day (CFD) di Citywalk Slamet Riyadi, dan CFD Jalan Ir Juanda.
Untuk relokasi, Dinas Perdagangan (Disdag) Solo membuka pendaftaran bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang ingin mendapatkan tempat baru berjualan. Pendaftaran dimulai Kamis (6/9) ini hingga Sabtu (8/9) mendatang. "Bagi pedagang yang ingin ikut dalam pendataan, bisa mendaftar di waktu tersebut bertempat di Galabo," urai Kepala Disdag Solo Subagiyo, Kamis (6/9).
Dengan waktu yang sangat terbatas, Subagiyo berharap agar pedagang lebih cepat untuk mendaftarkan diri jika ingin bisa berjualan di tempat-tempat yang sudah disiapkan. Sebab jika sampai tidak melakukan pendaftaran dalam waktu tiga hari, otomatis pedagang tidak bisa mendapatkan tempat berjualan. "Untuk penempatan ini kami juga sudah berkomunikasi dengan paguyuban seperti di CFD Slamet Riyadi," katanya.
Subagiyo tidak memungkiri jika tiga lokasi yang disediakan belum sepenuhnya bisa menampung PKL Sunday Market. Saat ini, jumlah PKL Sunday Market tercatat sebanyak 1.500 pedagang.
Sedangkan tiga lokasi tersebut kurang dari jumlah itu. Maka dari itu, nantinya pedagang yang tidak bisa tertampung ditempatkan di pasar-pasar tradisional. "Ya kalau tempatnya sudah penuh, akan dicarikan selter atau ke pasar tradisional. Tetapi pedagang juga harus mengajukan permohonan kepada pemkot dulu," ungkapnya.