← Beranda
Bikin Penasaran! 5 Weton yang Konon Memiliki Aura Kemakmuran dan Pembawa Keberuntungan
Irfan Ferdiansyah• Senin, 19 Oktober 2026 | 04.22 WIB
seseorang yang hartanya makin menyilaukan./Freepik/kremen

JawaPos.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton kerap digunakan untuk mengenal karakter dan menafsirkan peruntungan seseorang. Perhitungan ini menggabungkan hari kelahiran dengan pasaran Jawa, seperti Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.

Bagi sebagian masyarakat, weton bukan sekadar penanda hari lahir, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang menyimpan berbagai kepercayaan mengenai kehidupan, pekerjaan, hingga kelancaran rezeki.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat lima weton yang dipercaya memiliki kaitan dengan kemakmuran dan keberuntungan. Penafsiran tersebut menggambarkan karakter seperti ketekunan, kecermatan, dan keberanian dalam mencari peluang yang dianggap dapat mendukung kehidupan yang lebih sejahtera.

Meski demikian, kepercayaan mengenai weton merupakan bagian dari tradisi budaya dan bukan patokan ilmiah untuk menentukan kekayaan seseorang. Kondisi ekonomi tetap dipengaruhi berbagai faktor, termasuk usaha, kesempatan, keterampilan, dan pengelolaan keuangan.

Baca Juga: Pintu Kemakmuran Terbuka! Inilah 7 Weton yang Disebut Punya Aura Pembawa Rezeki

Berikut lima weton yang disebut memiliki karakter menarik terkait peruntungan rezeki dalam kepercayaan primbon Jawa.

1. Jumat Kliwon, Dipercaya Memiliki Daya Tarik dan Keberuntungan

Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang sering mendapat perhatian dalam berbagai pembahasan primbon Jawa. Weton ini kerap dikaitkan dengan karakter yang kuat, intuisi, serta kemampuan menjalin hubungan dengan orang lain.

Dalam urusan pekerjaan maupun usaha, kemampuan membaca situasi dan membangun kepercayaan dapat menjadi nilai tambah. Seseorang yang memiliki keterampilan tersebut berpeluang menemukan kesempatan baru melalui relasi dan kerja sama.

Menurut penafsiran tradisional, Jumat Kliwon juga kerap dihubungkan dengan kelancaran rezeki. Namun, anggapan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan yang berkembang di masyarakat, bukan jaminan bahwa setiap orang dengan weton ini akan menjadi kaya.

2. Rabu Legi, Dikaitkan dengan Kecermatan Mengatur Keuangan

Rabu Legi digambarkan sebagai kombinasi weton yang melambangkan keseimbangan antara pemikiran dan tindakan. Orang yang lahir pada weton ini kerap diasosiasikan dengan kemampuan mempertimbangkan pilihan sebelum mengambil keputusan.

Karakter tersebut dianggap cocok dengan kegiatan yang membutuhkan perencanaan, termasuk menjalankan usaha dan mengatur keuangan. Kemampuan melihat peluang, memperhitungkan risiko, serta menentukan prioritas dapat membantu seseorang mengembangkan kondisi ekonominya.

Dalam kepercayaan primbon, Rabu Legi juga dikaitkan dengan potensi rezeki yang terus berkembang. Jika dilihat dari kehidupan sehari-hari, kebiasaan menabung, mengelola pengeluaran, dan berinvestasi secara bijak merupakan langkah nyata untuk membangun kemapanan.

3. Minggu Pahing, Disimbolkan sebagai Pribadi Berjiwa Pemimpin

Minggu Pahing sering digambarkan sebagai weton yang memiliki semangat tinggi dan kecenderungan untuk mengambil inisiatif. Dalam penafsiran tradisional, kombinasi hari dan pasaran ini dikaitkan dengan keberanian, ambisi, serta kemampuan mendorong orang lain.

Sifat tersebut dapat menjadi modal ketika seseorang ingin mengembangkan usaha atau meniti karier. Keberanian mencoba hal baru, disertai perhitungan yang matang, dapat membuka kesempatan yang sebelumnya belum terlihat.

Primbon Jawa juga menghubungkan Minggu Pahing dengan gambaran kehidupan yang makmur. Meski begitu, keberhasilan finansial tidak datang hanya karena weton kelahiran, melainkan juga dipengaruhi keputusan dan usaha yang dilakukan secara konsisten.

4. Kamis Wage, Melambangkan Ketekunan dalam Meraih Kemapanan

Berbeda dari gambaran keberuntungan yang datang secara tiba-tiba, Kamis Wage sering dikaitkan dengan kesabaran dan ketekunan. Weton ini digambarkan memiliki semangat untuk terus berusaha meskipun hasil yang diharapkan belum terlihat dalam waktu singkat.

Dalam kehidupan sehari-hari, sikap tekun dapat membantu seseorang melewati tantangan pekerjaan maupun usaha. Kemampuan bertahan, belajar dari kesalahan, dan memperbaiki strategi menjadi bagian penting dalam mencapai tujuan jangka panjang.

Menurut kepercayaan primbon, rezeki Kamis Wage diibaratkan seperti sumber air yang terus mengalir selama diupayakan. Perumpamaan tersebut dapat dimaknai sebagai pengingat bahwa konsistensi dan pengelolaan hasil kerja memiliki peran penting dalam membangun kehidupan yang lebih stabil.

5. Selasa Pon, Digambarkan Berani Menghadapi Tantangan

Selasa Pon juga termasuk weton yang menarik dalam pembahasan peruntungan menurut primbon Jawa. Kombinasi ini sering dihubungkan dengan keberanian, keteguhan hati, dan kemampuan menghadapi situasi yang tidak mudah.

Orang yang berani mengambil keputusan setelah mempertimbangkan risiko memiliki kesempatan untuk menemukan peluang baru. Dalam dunia kerja dan bisnis, sikap proaktif juga dapat membantu seseorang menghadapi perubahan dan mencari jalan keluar ketika mengalami hambatan.

Dalam kepercayaan tradisional, Selasa Pon dikaitkan dengan peluang memperoleh kemakmuran melalui jalan yang beragam. Namun, tidak ada kepastian bahwa seseorang akan mendapatkan kekayaan atau warisan hanya berdasarkan hari dan pasaran kelahirannya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho