← Beranda
Punya Aura Rezeki Kuat! 6 Weton Ini Dipercaya Mudah Menarik Peluang Keuangan
Irfan Ferdiansyah• Sabtu, 26 September 2026 | 06.34 WIB
seseorang yang pandai rayu kekayaan./Freepik/jalanajaudah

JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk menentukan hari kelahiran seseorang. Perpaduan antara hari dan pasaran Jawa juga dipercaya memiliki kaitan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga keberuntungan seseorang.

Primbon Jawa menjadi salah satu rujukan tradisional yang sejak lama digunakan untuk membaca berbagai aspek kehidupan, mulai dari hubungan, karakter, keberuntungan, hingga urusan rezeki.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat sejumlah weton yang dalam kepercayaan primbon Jawa dianggap memiliki daya tarik kuat terhadap peluang dan kekayaan. Berikut enam di antaranya.

Baca Juga: Pintu Kekayaan Terbuka Lebar, 8 Weton Ini Diprediksi Masuk Masa Penuh Rezeki

1. Jumat Legi – Punya Pesona dan Naluri Bisnis

Orang yang lahir pada Jumat Legi dipercaya memiliki kepribadian yang mudah disukai orang lain. Kemampuan berkomunikasi dan membangun hubungan menjadi salah satu kelebihan yang sering dikaitkan dengan weton ini.

Mereka juga digambarkan pandai bernegosiasi serta memiliki kepekaan dalam melihat peluang usaha. Dalam primbon, Jumat Legi kerap dikaitkan dengan kelancaran rezeki sehingga dipercaya memiliki kesempatan berkembang dalam perdagangan, bisnis, maupun bidang yang membutuhkan kemampuan bersosialisasi.

2. Rabu Pahing – Cepat Membaca Kesempatan

Rabu Pahing dipercaya memiliki kemampuan untuk memahami keadaan dan mengambil langkah dengan cepat. Ketika menghadapi situasi sulit, mereka disebut tidak mudah kehabisan ide untuk mencari jalan keluar.

Menurut kepercayaan primbon, peluang rezeki bagi weton ini dapat muncul melalui berbagai jalur, baik pekerjaan, usaha, maupun kesempatan yang datang secara tidak terduga.

3. Minggu Pon – Karismatik dan Pandai Memimpin

Pemilik weton Minggu Pon kerap digambarkan memiliki jiwa kepemimpinan serta kemampuan mengelola orang di sekitarnya. Mereka disebut memiliki banyak gagasan dan cukup percaya diri dalam mengambil keputusan.

Kemampuan membangun relasi juga dipercaya dapat membuka peluang kerja sama yang menguntungkan. Dalam ramalan primbon, kecerdasan dalam menentukan langkah menjadi salah satu faktor yang membuat Minggu Pon sering dikaitkan dengan kelancaran urusan finansial.

4. Kamis Kliwon – Mengandalkan Intuisi yang Kuat

Kamis Kliwon sering dikaitkan dengan karakter yang memiliki intuisi tajam. Dalam kepercayaan primbon Jawa, kepekaan tersebut bahkan kerap dihubungkan dengan istilah wangsit atau firasat.

Karena dianggap mampu membaca keadaan dengan baik, pemilik weton ini dipercaya dapat menentukan waktu yang tepat ketika mengambil keputusan. Karakter tersebut kemudian sering dikaitkan dengan peluang di bidang perdagangan, investasi, maupun usaha kreatif.

5. Selasa Wage – Tekun Mengumpulkan Rezeki

Selasa Wage dipercaya sebagai salah satu weton yang memiliki karakter pekerja keras dan tahan menghadapi berbagai tantangan. Hasil yang diperoleh mungkin tidak selalu datang secara cepat, tetapi ketekunan menjadi modal untuk membangun kehidupan secara bertahap.

Selain kerja keras, integritas dan konsistensi mereka dipercaya dapat membuat orang lain memberikan kepercayaan. Dari sanalah peluang baru dan sumber penghasilan dapat semakin terbuka.

6. Sabtu Pon – Cermat Menjaga Kekayaan

Pemilik Sabtu Pon digambarkan tidak hanya pandai mencari penghasilan, tetapi juga mampu mengelola apa yang sudah dimiliki. Kecermatan dalam mengatur keuangan menjadi karakter yang sering dilekatkan pada weton ini.

Dalam primbon Jawa, Sabtu Pon dipercaya memiliki kemampuan menjaga kestabilan rezeki meskipun harus menghadapi berbagai perubahan dalam kehidupan. Karena itu, weton ini kerap disebut sebagai sosok yang mampu mempertahankan sekaligus mengembangkan harta secara bertahap.

Perlu diingat, berbagai gambaran mengenai weton tersebut merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan primbon Jawa, bukan kepastian mengenai kondisi finansial seseorang. Keadaan ekonomi pada praktiknya tetap dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti pekerjaan, keterampilan, keputusan keuangan, kesempatan, dan kondisi ekonomi.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho