← Beranda
Dari Sederhana Jadi Bergelimang Harta, 5 Weton Ini Diprediksi Ketiban Rezeki Besar
Irfan FerdiansyahJumat, 18 September 2026 | 04.54 WIB
seseorang yang tak disangka kaya raya

JawaPos.com – Dalam budaya Jawa, weton merupakan perpaduan hari dan pasaran kelahiran yang sejak lama digunakan dalam berbagai tradisi dan penafsiran kehidupan.

Sebagian masyarakat masih menggunakan Primbon Jawa sebagai rujukan tradisional untuk membaca karakter, kecocokan pasangan, hingga peruntungan seseorang. Salah satu hal yang kerap dibahas adalah mengenai rezeki dan perubahan nasib.

Dalam sejumlah penafsiran primbon, beberapa weton dipercaya mempunyai karakter yang mendukung datangnya peluang besar. Rezeki tersebut bahkan digambarkan dapat muncul dari arah yang tidak disangka-sangka.

Baca Juga: 7 Weton Spesial: Disayang Semesta, Harta Berlimpah, Kaya Raya dan Status Mulia

Meski demikian, ramalan weton merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi budaya sehingga tidak dapat dijadikan kepastian mengenai masa depan atau kondisi ekonomi seseorang.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat lima weton yang dalam penafsiran tersebut disebut memiliki peluang mengalami perubahan nasib dan memperoleh rezeki besar.

Berikut daftarnya:

1. Rabu Pahing

Orang yang lahir pada Rabu Pahing dalam sejumlah penafsiran Primbon Jawa digambarkan mempunyai kecerdasan dan kemampuan beradaptasi yang baik.

Karakter tersebut dipercaya membuat mereka lebih mudah membaca situasi serta melihat kesempatan yang mungkin tidak diperhatikan orang lain.

Dalam urusan rezeki, Rabu Pahing disebut berpotensi memperoleh kesempatan finansial dari jalur yang sebelumnya tidak direncanakan. Misalnya, tawaran kerja sama, peluang usaha, atau keuntungan dari kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya.

Perubahan kondisi ekonomi tersebut dalam ramalan dapat berlangsung ketika mereka mampu memanfaatkan peluang dengan tepat.

2. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang cukup populer dalam tradisi Jawa. Weton ini kerap dikaitkan dengan karakter yang kuat, karismatik, dan memiliki sisi spiritual dalam berbagai penafsiran tradisional.

Dalam konteks rezeki, Jumat Kliwon disebut memiliki peluang mendapatkan pemasukan melalui sumber yang tidak selalu datang dari pekerjaan rutin.

Ramalan tersebut antara lain mengaitkannya dengan perkembangan usaha, kerja sama baru, atau aset keluarga. Namun, bentuk rezeki setiap individu tentu tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan weton kelahiran.

Bagi mereka yang memiliki weton Jumat Kliwon, kemampuan membangun hubungan dan menjaga kepercayaan dengan orang lain juga disebut menjadi salah satu modal penting dalam membuka kesempatan.

3. Minggu Pon

Berikutnya adalah Minggu Pon, yang dalam penafsiran Primbon Jawa sering digambarkan sebagai sosok pekerja keras dan memiliki daya juang tinggi.

Ketekunan tersebut disebut dapat menjadi salah satu faktor yang membantu mereka memanfaatkan kesempatan ketika peluang datang.

Ramalan mengenai Minggu Pon menggambarkan adanya kemungkinan memperoleh keuntungan dari usaha, proyek, maupun kesempatan kerja yang berkembang di luar perkiraan.

Dengan kombinasi antara usaha dan peluang, kehidupan finansial mereka dipercaya dapat mengalami peningkatan.

Namun, istilah "rezeki mendadak" dalam ramalan tidak berarti seseorang otomatis menjadi kaya tanpa usaha. Dalam kehidupan nyata, hasil ekonomi tetap dipengaruhi oleh keputusan, kemampuan, kondisi pasar, serta berbagai faktor lainnya.

4. Selasa Wage

Pemilik Selasa Wage dalam sejumlah penafsiran tradisional dikenal mempunyai kemampuan berpikir dan mencari solusi ketika menghadapi persoalan.

Karakter tersebut kemudian dikaitkan dengan kemampuan melihat peluang yang dapat menghasilkan keuntungan.

Perubahan kondisi finansial Selasa Wage dalam ramalan dapat berasal dari ide baru, inovasi, pengembangan usaha, maupun pertemuan dengan orang yang membawa kesempatan positif.

Seseorang yang sebelumnya hanya mengandalkan pekerjaan rutin, misalnya, dipercaya dapat menemukan peluang untuk mengembangkan usaha atau sumber pendapatan lain.

Sekali lagi, gambaran tersebut merupakan bagian dari tafsir tradisional, bukan jaminan bahwa setiap orang dengan weton Selasa Wage akan mengalami kondisi yang sama.

5. Kamis Legi

Terakhir ada Kamis Legi, yang dalam berbagai kepercayaan tradisional Jawa kerap dikaitkan dengan keberuntungan dan hubungan sosial yang baik.

Dalam ramalan yang dikutip, pemilik weton ini disebut berpeluang memperoleh kesempatan besar melalui orang-orang di sekitarnya.

Peluang tersebut dapat berupa kerja sama bisnis, proyek bernilai tinggi, atau kesempatan lain yang memberikan tambahan penghasilan.

Perubahan kondisi ekonomi juga digambarkan bisa terjadi ketika seseorang mampu memanfaatkan hubungan dan peluang yang datang dengan bijaksana.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho