JawaPos.com - Setiap orang memiliki jalan rezeki yang berbeda-beda. Ada yang memperoleh penghasilan dari pekerjaan, usaha, perdagangan, hubungan profesional, hingga kesempatan yang datang secara tidak terduga.
Dalam tradisi Jawa, perbedaan tersebut terkadang dikaitkan dengan weton atau hari kelahiran seseorang.
Primbon Jawa menjadi salah satu warisan budaya yang memuat berbagai perhitungan tradisional mengenai karakter dan perjalanan kehidupan berdasarkan weton.
Salah satu pembahasan yang menarik perhatian adalah weton yang dipercaya mempunyai peluang mendapatkan rezeki besar.
Dalam ungkapan populer, kondisi tersebut kerap digambarkan seperti “dihujani uang” atau memiliki rezeki yang seolah tidak ada habisnya.
Ada 7 weton yang dalam kepercayaan primbon Jawa dikaitkan dengan karakter pekerja keras, ketekunan, keberanian mengambil peluang, serta kemampuan membangun hubungan dengan orang lain.
Sifat-sifat tersebut dipercaya dapat mendukung perjalanan seseorang menuju kehidupan yang lebih berkecukupan.
Lantas, weton apa saja yang masuk dalam daftar tersebut? Inilah 7 weton yang beruntung dihimpun dari YouTube Bara raja cirebon pada Jumat (12/09).
1. Sabtu Legi
Sabtu Legi berada di urutan pertama dalam daftar weton yang dipercaya memiliki peluang memperoleh rezeki berlimpah.
Dalam perhitungan neptu, Sabtu mempunyai nilai 9, sedangkan Legi bernilai 5. Dengan demikian, jumlah neptu Sabtu Legi adalah 14.
Dalam tradisi Jawa, weton ini sering dikaitkan dengan pribadi yang mempunyai kemauan kuat dan tidak mudah menyerah ketika mengejar sesuatu.
Salah satu perhitungan tradisional Jawa mengaitkan Sabtu Legi dengan naungan Lakuning Rembulan.
Rembulan atau bulan menjadi simbol yang menggambarkan cahaya, keteduhan, dan kemampuan memberikan rasa nyaman.
Filosofi tersebut dipercaya mencerminkan seseorang yang mampu membawa suasana positif serta membuat orang lain merasa nyaman berada di dekatnya.
Menurut kepercayaan primbon Jawa, karakter tersebut dipercaya dapat membuka peluang bagi Sabtu Legi untuk memperoleh rezeki geden.
Rezeki tidak selalu datang dalam bentuk uang secara langsung, tetapi dapat berupa pekerjaan, usaha yang berkembang, bantuan orang lain, atau kesempatan yang memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Karena itu, pemilik weton Sabtu Legi tetap perlu mengimbanginya dengan kerja keras dan kemampuan mengelola keuangan.
2. Minggu Pahing
Weton kedua adalah Minggu Pahing yang mempunyai jumlah neptu 14. Minggu memiliki nilai neptu 5, sedangkan Pahing bernilai 9.
Dalam tradisi Jawa, weton ini kerap dikaitkan dengan pribadi yang mempunyai semangat kuat serta keinginan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Minggu Pahing juga berada di bawah naungan Lakuning Rembulan dalam salah satu perhitungan tradisional.
Makna rembulan secara filosofis menggambarkan sosok yang mampu memberikan cahaya dan keteduhan ketika berada dalam keadaan sulit.
Karakter ini dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk memberikan pengaruh positif dan membuat keberadaannya dibutuhkan oleh orang lain.
Primbon Jawa dipercaya meramalkan Minggu Pahing mempunyai peluang memperoleh rezeki geden ketika mempunyai tujuan yang jelas dan konsisten menjalankan pekerjaan.
Kesulitan yang dihadapi dalam perjalanan tidak selalu menjadi pertanda kegagalan karena dapat menjadi proses menuju kesempatan yang lebih besar.
Apabila memperoleh rezeki berlimpah, pemilik weton ini tetap perlu menggunakannya dengan bijak, termasuk untuk kebutuhan keluarga, tabungan, dan berbagi kepada sesama.
3. Kamis Pon
Kamis Pon menjadi weton ketiga yang dipercaya berpotensi mendapatkan rezeki besar. Weton ini mempunyai jumlah neptu 15, dengan Kamis bernilai 8 dan Pon bernilai 7.
Dalam kepercayaan tradisional Jawa, Kamis Pon sering dikaitkan dengan pribadi yang memiliki kemauan untuk berkembang dan mampu bertahan ketika menghadapi berbagai tantangan.
Dalam salah satu pembagian tradisional primbon Jawa, Kamis Pon mempunyai naungan Lakuning Srengenge atau perjalanan seperti matahari.
Matahari secara filosofis dapat dimaknai sebagai simbol penerangan, kekuatan, kewibawaan, dan kemampuan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Naungan tersebut dipercaya menggambarkan karakter yang mempunyai dorongan untuk berkembang sekaligus memberikan pengaruh positif kepada orang lain.
Menurut primbon Jawa, Kamis Pon dipercaya berpotensi memperoleh rezeki geden apabila berani mengembangkan kemampuan dan terbuka terhadap peluang baru.
Kesempatan tersebut dapat berasal dari pekerjaan, usaha, perdagangan, ataupun bidang lain yang sesuai dengan kemampuan.
Meski demikian, keberanian mengambil peluang tetap perlu disertai pertimbangan matang agar rezeki yang diperoleh dapat bertahan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
4. Senin Wage
Senin Wage merupakan weton keempat yang dipercaya mempunyai peluang mendapatkan kelimpahan rezeki.
Dalam perhitungan neptu, Senin mempunyai nilai 4 dan Wage juga bernilai 4 sehingga jumlah neptunya adalah 8.
Weton ini dalam tradisi Jawa sering digambarkan sebagai pribadi yang tekun dan mampu menjalani proses secara perlahan, tetapi konsisten.
Senin Wage memiliki naungan Lakuning Geni atau perjalanan seperti api dalam salah satu perhitungan tradisional Jawa.
Api dapat menjadi simbol semangat, keberanian, daya juang, dan energi yang terus menyala.
Filosofi tersebut menggambarkan pentingnya mempertahankan semangat ketika menghadapi kesulitan dan tidak mudah menyerah ketika hasil belum sesuai dengan harapan.
Menurut kepercayaan primbon Jawa, Senin Wage dipercaya berpotensi mendapatkan rezeki geden melalui ketekunan dan kesabaran.
Rezeki besar tidak selalu datang secara tiba-tiba karena dapat terbentuk dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten.
Jika usaha mulai membuahkan hasil, pemilik weton Senin Wage dianjurkan tetap rendah hati dan mampu mengelola pemasukan agar keberuntungan yang diperoleh tidak cepat berlalu.
5. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon menjadi weton kelima dalam daftar ini. Jumat memiliki nilai neptu 6, sedangkan Kliwon bernilai 8 sehingga total neptunya mencapai 14.
Weton ini termasuk salah satu weton yang cukup sering dibahas dalam berbagai tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa.
Dalam salah satu perhitungan tradisional, Jumat Kliwon berada di bawah naungan Lakuning Rembulan.
Filosofi rembulan menggambarkan cahaya dan keteduhan yang dapat memberikan rasa nyaman kepada orang di sekitarnya.
Naungan ini dipercaya berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam membangun hubungan yang baik serta menciptakan lingkungan yang mendukung perjalanan hidupnya.
Primbon Jawa dipercaya mengaitkan Jumat Kliwon dengan peluang memperoleh rezeki geden, terutama ketika pemiliknya mampu mengembangkan kemampuan dan memanfaatkan kesempatan secara tepat.
Keberhasilan tidak perlu diukur dengan membandingkan diri dengan orang lain karena setiap orang mempunyai jalan masing-masing.
Jika rezeki besar datang, pengelolaan yang bijak menjadi penting agar pemasukan dapat digunakan sebagai modal untuk membangun kehidupan yang lebih stabil.
6. Selasa Pahing
Selasa Pahing menjadi weton keenam yang dipercaya berpotensi mendapatkan rezeki berlimpah.
Selasa memiliki nilai neptu 3, sedangkan Pahing mempunyai nilai 9 sehingga jumlah neptu Selasa Pahing adalah 12.
Dalam tradisi Jawa, weton ini sering dikaitkan dengan pribadi yang mempunyai semangat tinggi dan kemauan kuat untuk mencapai tujuan.
Salah satu perhitungan tradisional Jawa menempatkan Selasa Pahing di bawah naungan Lakuning Geni.
Api menjadi simbol energi, keberanian, semangat, dan daya hidup yang terus menyala.
Secara filosofis, hal tersebut dapat menggambarkan dorongan seseorang untuk terus bergerak dan mengejar cita-cita meskipun menghadapi berbagai hambatan.
Menurut kepercayaan primbon Jawa, Selasa Pahing dipercaya berpotensi mendapatkan rezeki geden apabila berani bekerja keras dan mampu mengambil peluang dengan bijaksana.
Kesempatan yang terlihat sederhana dapat berkembang menjadi sumber penghasilan apabila dikerjakan secara sungguh-sungguh.
Namun, usaha memperoleh rezeki tetap perlu dilakukan dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab agar hasil yang diperoleh tidak hanya besar secara jumlah, tetapi juga memberikan manfaat.
7. Rabu Legi
Rabu Legi menjadi weton terakhir dalam daftar tujuh weton yang dipercaya berpotensi memperoleh rezeki berlimpah.
Rabu memiliki nilai neptu 7, sedangkan Legi bernilai 5 sehingga jumlah neptunya adalah 12.
Dalam tradisi Jawa, Rabu Legi sering dikaitkan dengan pribadi yang mampu menjalin hubungan dengan orang lain dan mempunyai keinginan untuk meningkatkan taraf kehidupannya.
Rabu Legi memiliki naungan Lakuning Rembulan dalam salah satu perhitungan tradisional Jawa.
Rembulan melambangkan cahaya dan keteduhan yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Filosofi tersebut dapat dimaknai bahwa keberhasilan seseorang bukan hanya mengenai pencapaian pribadi, tetapi juga kemampuan menjaga hubungan baik dan memberikan manfaat kepada orang lain.
Menurut kepercayaan primbon Jawa, Rabu Legi dipercaya berpotensi memperoleh rezeki geden apabila mampu mengembangkan kemampuan dan menjaga hubungan baik dengan orang lain.
Rezeki dapat datang melalui pekerjaan, usaha, relasi, ataupun peluang yang sebelumnya tidak pernah diperkirakan.
Konsistensi, kejujuran, kerendahan hati, dan kemauan untuk terus belajar dipercaya menjadi bekal penting agar peluang tersebut dapat berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar.