JawaPos.com - Primbon Jawa merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang sejak dahulu digunakan untuk menafsirkan berbagai hal dalam kehidupan, termasuk karakter seseorang berdasarkan weton kelahiran.
Weton merupakan perpaduan antara hari dalam penanggalan tujuh hari dan pasaran Jawa yang kemudian dihitung berdasarkan nilai neptu.
Dalam sejumlah penafsiran primbon Jawa, beberapa weton dipercaya memiliki karakter yang dapat mendukung perjalanan seseorang menuju kehidupan yang lebih mapan.
Karakter tersebut antara lain keteguhan dalam bekerja, kemampuan membangun hubungan, kecermatan mengambil keputusan, serta kemauan untuk terus berusaha.
Berikut 5 weton yang dalam kepercayaan primbon Jawa dipercaya berpotensi memperoleh rezeki besar dan menjadi sugih bondo, atau memiliki kelimpahan harta.
Rezeki tetap berkaitan dengan usaha, kesempatan, kemampuan mengelola keuangan, serta kehendak Tuhan Yang Maha Esa.
Simak pembahsannya secara detail sebagaimana yang telah dirangkum dari YouTube Bara raja Cirebon pada Minggu (13/09).
1. Sabtu Kliwon
Sabtu Kliwon memiliki jumlah neptu 17, yang tergolong tinggi dalam perhitungan weton Jawa.
Dalam sejumlah penafsiran primbon Jawa, orang yang lahir pada Sabtu Kliwon kerap digambarkan mempunyai karakter tegas, berwibawa, mandiri, dan memiliki pendirian yang kuat.
Mereka juga dipercaya tidak mudah menyerah ketika menghadapi berbagai persoalan.
Keteguhan tersebut dinilai dapat menjadi modal penting dalam membangun kehidupan yang lebih mapan.
Ketika sudah memiliki tujuan, Sabtu Kliwon dipercaya cenderung berusaha mempertahankan langkahnya hingga memperoleh hasil.
Dalam sejumlah penafsiran tradisional, karakter dengan neptu tinggi juga dikaitkan dengan simbol Lakuning Gunung, yang menggambarkan keteguhan, kekuatan, dan kewibawaan.
Atas dasar karakter tersebut, Sabtu Kliwon dipercaya berpotensi dihantam rezeki besar.
Rezeki yang dimaksud tidak selalu berupa uang yang datang secara tiba-tiba, tetapi dapat muncul melalui pekerjaan, usaha, pelanggan, kesempatan, ataupun hubungan yang membawa peluang baru.
Jika mampu mengendalikan emosi dan mengelola keuangan dengan baik, Sabtu Kliwon dipercaya berpotensi sugih bondo.
2. Minggu Legi
Minggu Legi memiliki jumlah neptu 10, hasil dari neptu Minggu sebesar 5 dan Legi sebesar 5.
Dalam gambaran tradisional primbon Jawa, weton ini sering dikaitkan dengan pribadi yang ramah, mudah bergaul, memiliki kepedulian terhadap orang lain, serta mampu menyesuaikan diri dalam berbagai lingkungan.
Kemampuan membangun hubungan menjadi salah satu karakter yang dipercaya dapat mendukung datangnya peluang.
Dalam kehidupan sehari-hari, kesempatan tidak selalu muncul hanya dari kemampuan pribadi, tetapi juga dari kepercayaan, kerja sama, dan hubungan baik dengan orang lain.
Karena itu, jaringan sosial yang dibangun secara positif dapat menjadi salah satu jalan terbukanya peluang.
Dalam sejumlah penafsiran primbon Jawa, Minggu Legi dipercaya berpotensi memperoleh rezeki besar melalui kerja sama, pekerjaan, perdagangan, maupun bidang yang membutuhkan kemampuan berkomunikasi.
Rezeki yang diperoleh secara bertahap pun dapat berkembang menjadi kekayaan apabila disertai ketekunan dan kemampuan mengatur keuangan.
Oleh karena itu, Minggu Legi dipercaya memiliki peluang untuk sugih bondo.
3. Kamis Pahing
Kamis Pahing mempunyai jumlah neptu 17, berasal dari neptu Kamis sebesar 8 dan Pahing sebesar 9.
Nilai tersebut termasuk tinggi dalam perhitungan weton Jawa.
Dalam penafsiran tradisional, Kamis Pahing kerap digambarkan sebagai pribadi yang cerdas, mempunyai kemauan kuat, berani mengambil keputusan, dan memiliki semangat untuk mencapai tujuan.
Orang dengan weton Kamis Pahing dipercaya tidak mudah merasa puas apabila belum melihat hasil nyata dari sesuatu yang dikerjakannya.
Karakter tersebut dapat menjadi kekuatan apabila diarahkan pada kegiatan produktif.
Dalam sejumlah penafsiran primbon Jawa, jumlah neptu 17 juga dikaitkan dengan Lakuning Gunung, sebuah simbol yang menggambarkan keteguhan, kekuatan, kewibawaan, dan kestabilan.
Dengan karakter tersebut, Kamis Pahing dipercaya berpotensi dihantam rezeki besar melalui berbagai jalan, seperti pekerjaan, usaha, proyek, perdagangan, atau kesempatan baru.
Namun, kemampuan mendapatkan penghasilan perlu diimbangi dengan kemampuan mempertahankannya.
Jika keberanian, ketekunan, dan kemauan belajar digunakan secara positif, Kamis Pahing dipercaya berpotensi mencapai kehidupan yang lebih mapan dan sugih bondo.
4. Senin Pon
Senin Pon mempunyai jumlah neptu 11, dengan neptu Senin sebesar 4 dan Pon sebesar 7.
Dalam gambaran primbon Jawa, weton ini sering dikaitkan dengan pribadi yang bertanggung jawab, teliti, dapat dipercaya, dan memiliki keinginan untuk meningkatkan kualitas kehidupannya.
Sifat teliti tersebut dipercaya dapat memberikan keuntungan dalam pekerjaan maupun pengelolaan keuangan.
Seseorang yang tidak terburu-buru ketika menentukan pilihan cenderung memiliki kesempatan lebih besar untuk menghindari kesalahan yang sebenarnya dapat dicegah.
Dalam beberapa penafsiran tradisional, neptu 11 dikaitkan dengan istilah Lakuning Setan, tetapi istilah tersebut merupakan simbol dalam perhitungan weton dan tidak berarti orang yang memilikinya mempunyai sifat buruk.
Dalam ramalan primbon Jawa, Senin Pon dipercaya berpotensi memperoleh rezeki besar melalui pekerjaan, usaha, perdagangan, proyek, ataupun peluang baru.
Kunci yang ditekankan adalah kemampuan mengubah potensi menjadi tindakan nyata.
Jika pemasukan dikelola secara bijaksana, tidak mudah melakukan pemborosan, serta mampu menjaga hasil yang telah diperoleh, Senin Pon dipercaya berpotensi sugih bondo.
5. Rabu Wage
Rabu Wage memiliki jumlah neptu 11, berasal dari neptu Rabu sebesar 7 dan Wage sebesar 4.
Dalam gambaran tradisional primbon Jawa, Rabu Wage sering dikaitkan dengan pribadi yang tenang, memiliki pemikiran mendalam, serta cenderung tidak menunjukkan seluruh rencananya kepada orang lain.
Karakter tersebut dipercaya membuat Rabu Wage lebih nyaman bekerja secara teratur dan menyusun langkah secara bertahap.
Dalam sejumlah penafsiran tradisional, neptu 11 juga dikaitkan dengan Lakuning Setan.
Istilah tersebut tidak semestinya dipahami secara harfiah sebagai sesuatu yang buruk, melainkan sebagai bagian dari bahasa simbolis dalam perhitungan weton yang menggambarkan energi dan karakter tertentu.
Rabu Wage dipercaya memiliki peluang dihantam rezeki besar ketika ketelitian dan kemampuan berpikirnya digunakan untuk melihat kesempatan.
Rezeki tidak selalu hadir dalam bentuk keuntungan besar secara langsung. Kesempatan yang terlihat sederhana dapat berkembang apabila dikelola dengan disiplin.
Dengan ketekunan, kemampuan menabung, dan pengelolaan keuangan yang baik, Rabu Wage dipercaya berpotensi mencapai kemapanan dan sugih bondo.
***