JawaPos.com – Tidak semua orang menikmati masa kejayaan finansial ketika masih muda. Sebagian justru baru merasakan kehidupan yang lebih mapan setelah melewati usia 40 tahun.
Dalam kepercayaan primbon Jawa, perjalanan rezeki seseorang dapat dikaitkan dengan weton atau kombinasi hari kelahiran dan pasaran. Perhitungan tertentu dipercaya dapat menggambarkan fase kehidupan ketika keberuntungan seseorang berada pada titik yang lebih kuat.
Ada sejumlah weton yang disebut memiliki pola menarik. Setelah melewati berbagai tantangan pada masa muda, mereka justru diprediksi mengalami peningkatan kesejahteraan ketika memasuki usia matang.
Periode antara 40 hingga 50 tahun bahkan digambarkan sebagai fase ketika hasil kerja keras selama bertahun-tahun mulai dipetik.
Baca Juga: Terlahir Serba Kekurangan, 7 Weton Ini Disebut Punya Mental Baja Menuju Kesuksesan
Dilansir dari kanal YouTube Pandawa Cirebon, terdapat empat weton yang menurut perhitungan primbon Jawa disebut berpotensi mengalami masa keemasan rezeki pada usia 40–50 tahun. Berikut daftarnya.
1. Weton Senin Wage
Senin Wage merupakan perpaduan antara hari Senin yang memiliki nilai 4 dan pasaran Wage dengan nilai 4. Keduanya menghasilkan nilai dasar 8 dalam perhitungan yang digunakan.
Menurut ramalan yang dikutip, fase usia 40 tahun menjadi salah satu periode penting bagi pemilik weton ini. Perhitungan tertentu memberikan nilai 5, sedangkan mendekati usia 50 tahun terdapat nilai 2.
Jika kedua angka tersebut diperhitungkan, hasilnya menjadi 15. Angka tersebut dianggap memiliki makna positif dalam penafsiran primbon terkait perjalanan rezeki.
Karena itu, Senin Wage dipercaya dapat mengalami peningkatan kondisi ekonomi ketika memasuki usia matang. Kehidupan yang sebelumnya penuh perjuangan disebut perlahan berubah menjadi lebih nyaman dan berkecukupan.
2. Weton Selasa Legi
Weton berikutnya adalah Selasa Legi, yang terbentuk dari hari Selasa dengan nilai 3 dan pasaran Legi bernilai 5. Nilai dasarnya menjadi 8.
Dalam ramalan yang beredar, usia 40 hingga 50 tahun disebut sebagai salah satu periode yang menjanjikan bagi pemilik weton ini. Perhitungan primbon yang digunakan menghasilkan angka 15 pada fase tersebut.
Angka tersebut kemudian dikaitkan dengan peluang memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera.
Rezeki bagi Selasa Legi dapat digambarkan datang melalui berbagai jalur. Peningkatan karier, perkembangan bisnis, maupun keuntungan dari aset atau peninggalan keluarga menjadi beberapa kemungkinan yang disebut dalam ramalan.
Pemilik weton ini juga dipercaya akan lebih menikmati ketenangan hidup setelah memasuki usia paruh baya.
3. Weton Minggu Legi
Minggu Legi memiliki nilai dasar 10 yang berasal dari hari Minggu bernilai 5 dan pasaran Legi dengan nilai 5.
Menariknya, menurut perhitungan yang dikutip, terdapat perubahan nilai ketika memasuki rentang usia 40 hingga mendekati 50 tahun. Pada usia 40 tahun disebut memperoleh nilai 2, kemudian meningkat menjadi 10 menjelang usia 50 tahun.
Gabungan tersebut menghasilkan angka 12 yang dalam penafsiran primbon dianggap cukup baik.
Minggu Legi digambarkan sebagai pribadi yang mampu bertahan dalam proses panjang. Kesabaran dan konsistensi yang dimiliki disebut dapat membawa hasil ketika mereka memasuki usia lebih matang.
Pada fase tersebut, karier maupun kondisi keuangan diprediksi dapat mengalami perkembangan yang lebih baik dibandingkan masa sebelumnya.
4. Weton Jumat Wage
Jumat Wage menjadi weton terakhir dalam daftar. Kombinasi Jumat bernilai 6 dan Wage bernilai 4 menghasilkan nilai dasar 10.
Dalam perhitungan yang digunakan oleh sumber tersebut, usia 40 tahun memiliki nilai 2, sedangkan mendekati usia 50 tahun meningkat menjadi 5. Jika dijumlahkan, angka yang diperoleh adalah 15.
Angka tersebut dipercaya menjadi pertanda positif mengenai perjalanan rezeki pemilik Jumat Wage.
Memasuki usia matang, kehidupan mereka disebut semakin stabil. Rezeki tidak hanya dikaitkan dengan pekerjaan atau usaha yang dijalani, tetapi juga peluang yang muncul melalui hubungan sosial dan jaringan yang telah dibangun selama bertahun-tahun.
Karena itu, Jumat Wage disebut berpotensi menjadi sosok yang mampu menopang kehidupan keluarga ketika memasuki masa tua.