← Beranda
5 Weton yang Dipercaya Bisa Kaya Raya dari Nol Menurut Primbon Jawa
Niko SulpriyonoJumat, 11 September 2026 | 02.41 WIB
Ilustrasi Kaya Raya dari Nol (magnific)

 

 

JawaPos.com - Banyak orang menganggap bahwa kehidupan sejahtera hanya dapat diraih oleh mereka yang terlahir dari keluarga berada atau memiliki modal besar. 

Padahal, perjalanan menuju kesuksesan sering kali dimulai dari kondisi sederhana. 

Kerja keras, ketekunan, kemampuan mengelola keuangan, serta keberanian memanfaatkan peluang dapat menjadi bekal penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, terdapat kepercayaan mengenai weton yang berkaitan dengan karakter dan perjalanan hidup seseorang. 

Primbon Jawa memuat berbagai penafsiran mengenai hari kelahiran dan pasaran, termasuk karakter yang dipercaya dapat mendukung seseorang dalam mencapai keberhasilan. 

Beberapa weton bahkan dipercaya memiliki sifat yang memungkinkan seseorang bangkit dari keterbatasan dan membangun kesejahteraan secara bertahap.

Namun, kepercayaan mengenai weton tidak dapat dijadikan kepastian mengenai masa depan seseorang. 

Kekayaan dan keberhasilan dalam kehidupan nyata dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti pendidikan, keterampilan, lingkungan, kerja keras, kedisiplinan, pengelolaan keuangan, kesempatan, serta doa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Lantas, apa saja weton yang dipercaya memiliki karakter tersebut menurut primbon Jawa?

Mari kita simak sebagaimana yang dilansir dari kanal YouTube Nala Weton pada Kamis (10/09).

1. Sabtu Pahing

Sabtu Pahing menjadi salah satu weton yang dipercaya memiliki karakter kuat dan pantang menyerah. 

Dalam penafsiran primbon Jawa, seseorang yang lahir pada weton ini sering dikaitkan dengan keteguhan dalam menghadapi berbagai keadaan. 

Ketika menghadapi kesulitan, mereka dipercaya tidak mudah menyerah begitu saja.

Karakter pantang menyerah tersebut dapat menjadi modal penting dalam membangun kehidupan dari bawah. 

Kegagalan dalam pekerjaan atau usaha tidak selalu dianggap sebagai akhir perjalanan, tetapi dapat menjadi pengalaman untuk mengevaluasi kesalahan dan menentukan langkah berikutnya. 

Pola pikir seperti ini secara nyata juga dibutuhkan oleh seseorang yang sedang berusaha meningkatkan kondisi ekonominya.

Karena itu, Sabtu Pahing dipercaya memiliki peluang untuk mencapai kehidupan yang lebih sejahtera apabila mampu mengembangkan sifat positif tersebut. 

Kesuksesan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan ketekunan, kemampuan belajar, dan keberanian untuk kembali mencoba setelah mengalami kegagalan.

2. Jumat Pon

Jumat Pon dikenal dalam penafsiran primbon Jawa sebagai weton yang memiliki karakter jujur dan dapat dipercaya. 

Sifat tersebut dipercaya menjadi salah satu kekuatan ketika seseorang membangun hubungan dengan orang lain, terutama dalam pekerjaan, perdagangan, maupun dunia usaha.

Kepercayaan dari orang lain merupakan aset yang tidak selalu dapat diperoleh dalam waktu singkat. 

Seorang pekerja yang dapat dipercaya berpeluang mendapatkan tanggung jawab lebih besar, sedangkan seorang pelaku usaha dapat memperoleh pelanggan dan relasi yang lebih luas apabila mampu menjaga kejujuran dalam menjalankan bisnis.

Oleh sebab itu, Jumat Pon dipercaya dapat membangun kesejahteraan melalui hubungan yang terbentuk secara bertahap. 

Kekayaan dalam penafsiran ini bukan digambarkan sebagai sesuatu yang datang secara instan, melainkan hasil dari reputasi, hubungan baik, dan konsistensi dalam menjalankan pekerjaan maupun usaha.

3. Rabu Pon

Rabu Pon dipercaya memiliki karakter kreatif dan kemampuan dalam melihat peluang. 

Dalam kehidupan ekonomi yang terus berubah, kemampuan menemukan gagasan baru dapat menjadi keunggulan tersendiri. 

Seseorang yang mampu melihat kebutuhan masyarakat dan mengubahnya menjadi peluang dapat memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan penghasilan.

Kreativitas juga berkaitan dengan kemampuan beradaptasi. 

Ketika suatu pekerjaan, usaha, atau metode lama tidak lagi memberikan hasil yang sama, kemampuan untuk mencari pendekatan baru dapat membantu seseorang bertahan. 

Karakter semacam ini dipercaya cocok apabila dikembangkan dalam bidang usaha, perdagangan, teknologi, maupun pekerjaan yang membutuhkan kemampuan berpikir inovatif.

Dengan demikian, Rabu Pon dipercaya memiliki peluang untuk membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik melalui kreativitas dan kepekaan terhadap peluang. 

Dalam praktiknya, kemampuan tersebut tetap perlu disertai pengetahuan, perencanaan, keberanian mengambil keputusan, serta kemampuan menghitung risiko agar peluang tidak sekadar menjadi gagasan.

4. Kamis Legi

Kamis Legi dipercaya memiliki karakter ramah dan mudah bergaul. 

Dalam kehidupan sehari-hari, kemampuan berkomunikasi dan membangun hubungan dengan orang lain dapat memberikan banyak manfaat. 

Relasi yang luas dapat membuka akses terhadap informasi, pekerjaan, pelanggan, kerja sama, hingga peluang usaha yang sebelumnya tidak diketahui.

Dalam konteks pekerjaan dan bisnis, kemampuan menjaga hubungan baik juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. 

Seseorang yang mampu berkomunikasi dengan baik cenderung lebih mudah menjelaskan gagasan, memahami kebutuhan orang lain, serta mempertahankan hubungan profesional dalam jangka panjang.

Karena karakter tersebut, Kamis Legi dipercaya memiliki jalan menuju kesejahteraan melalui kekuatan relasi dan komunikasi. 

Meski demikian, hubungan sosial saja tidak cukup untuk menjamin keberhasilan finansial. 

Kemampuan tersebut tetap perlu disertai keterampilan, etika kerja, konsistensi, dan kemampuan mengubah peluang menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.

5. Senin Pahing

Senin Pahing dipercaya memiliki karakter disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengatur pekerjaan dengan baik. 

Sifat tersebut dapat menjadi fondasi penting bagi seseorang yang ingin membangun kondisi finansial secara perlahan. 

Mereka dipercaya tidak mudah tergoda oleh keuntungan sesaat dan lebih mempertimbangkan hasil dalam jangka panjang.

Kemampuan mengelola pekerjaan juga dapat diterapkan dalam pengelolaan keuangan. 

Membuat perencanaan pengeluaran, menghindari pemborosan, menyisihkan sebagian pendapatan, serta menentukan prioritas dapat membantu seseorang menjaga kondisi keuangannya. 

Prinsip semacam ini relevan bagi siapa saja, terlepas dari weton kelahirannya.

Dalam penafsiran primbon Jawa, karakter Senin Pahing tersebut dipercaya mendukung perjalanan menuju kesejahteraan yang stabil. 

Kekayaan tidak dipandang sebagai hasil keberuntungan semata, tetapi sebagai sesuatu yang dapat dibangun melalui kedisiplinan dan proses yang konsisten.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti