← Beranda
5 Weton Paling Kuat Dipercaya Primbon Jawa Sulit Hancur karena Pengkhianatan
Niko SulpriyonoJumat, 11 September 2026 | 01.52 WIB
Ilustrasi Weton (freepik)


JawaPos.com - Pengkhianatan dari teman, sahabat, pasangan, atau orang yang sudah dianggap seperti keluarga dapat meninggalkan luka yang tidak mudah hilang. 

Bukan hanya kepercayaan yang runtuh, tetapi cara seseorang memandang hubungan dengan orang lain juga dapat berubah setelah mengalami kejadian tersebut.

Setiap orang memiliki cara berbeda dalam menghadapi kekecewaan. 

Ada yang membutuhkan waktu lama untuk kembali percaya, ada yang memilih menjauh, dan ada pula yang menjadikan pengalaman pahit sebagai alasan untuk memperbaiki diri. 

Menariknya, dalam kepercayaan primbon Jawa, terdapat sejumlah weton yang konon memiliki karakter kuat sehingga tidak mudah membiarkan pengkhianatan menghancurkan kehidupannya.

Mereka bukan berarti tidak merasakan sakit. Justru, orang yang terlihat kuat tetap dapat menangis, kecewa, marah, dan merasa kehilangan. 

Namun, setelah melewati masa sulit, mereka dipercaya mampu mengubah pengalaman tersebut menjadi pelajaran. 

Berikut 5 weton yang sering dikaitkan dengan ketahanan menghadapi pengkhianatan dan kemampuan untuk bangkit kembali dirangkum dari YouTube Nula Weton.

1. Minggu Pahing

Minggu Pahing dalam sejumlah penafsiran primbon Jawa sering dikaitkan dengan pribadi yang memiliki kemauan kuat dan tidak mudah menyerah. 

Ketika menghadapi persoalan, pemilik weton ini konon lebih terdorong untuk mencari jalan keluar daripada terus larut dalam keadaan yang membuatnya terpuruk. 

Karakter tersebut dipercaya turut terlihat ketika mereka menghadapi pengkhianatan dari orang terdekat.

Pada awalnya, Minggu Pahing tentu dapat merasakan kekecewaan yang mendalam. 

Namun, setelah emosi mulai mereda, mereka dipercaya cenderung mencoba memahami apa yang sebenarnya terjadi. 

Mereka dapat mempertanyakan kesalahan yang terjadi, mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut, kemudian menentukan langkah yang harus dilakukan selanjutnya.

Pengalaman pahit bahkan konon dapat membuat pemilik Minggu Pahing menjadi lebih kuat. Mereka tidak ingin satu kesalahan orang lain menghentikan perjalanan hidupnya. 

Karena itu, pengkhianatan dapat dipandang sebagai pengalaman yang mengajarkan mereka untuk lebih berhati-hati tanpa harus kehilangan keberanian dalam menjalani kehidupan.

2. Sabtu Pon

Sabtu Pon memiliki neptu 16 dan dalam berbagai pembahasan primbon Jawa sering dikaitkan dengan karakter yang mempunyai daya juang kuat. 

Pemilik weton ini konon tidak mudah menyerah ketika berada dalam situasi penuh tekanan. 

Ketika mengalami pengkhianatan, mereka mungkin membutuhkan waktu untuk menerima kenyataan, tetapi pengalaman tersebut dapat membuat mereka lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan.

Jika sebelumnya terlalu mudah percaya kepada seseorang, pengalaman buruk dapat menjadi titik perubahan bagi Sabtu Pon. 

Mereka dipercaya mulai belajar mengenali perbedaan antara orang yang benar-benar tulus dan orang yang hanya datang ketika membutuhkan sesuatu. 

Kepercayaan tidak lagi diberikan begitu saja, melainkan dibangun secara perlahan melalui tindakan dan konsistensi.

Menariknya, kekuatan Sabtu Pon menurut penafsiran tersebut bukan terletak pada keinginan membalas perlakuan buruk. Mereka justru dapat memilih membangun kembali kehidupannya. 

Bagi mereka, membuktikan bahwa kehidupan tetap berjalan tanpa orang yang pernah menyakiti bisa menjadi cara tersendiri untuk bangkit dari pengkhianatan.

3. Rabu Legi

Rabu Legi memiliki neptu 12. Dalam kepercayaan primbon Jawa, weton ini kerap dikaitkan dengan pribadi yang mampu mempertimbangkan berbagai hal sebelum mengambil keputusan. 

Ketika menghadapi pengkhianatan, mereka dipercaya tidak selalu langsung bertindak berdasarkan emosi. 

Mereka cenderung berusaha memahami persoalan secara lebih menyeluruh.

Pemilik Rabu Legi konon dapat mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi, siapa yang melakukan kesalahan, apa penyebabnya, dan apakah hubungan tersebut masih layak dipertahankan. 

Sikap mempertimbangkan keadaan sebelum mengambil keputusan dapat membantu mereka menghindari tindakan impulsif yang justru berpotensi menimbulkan persoalan baru.

Ketika hubungan akhirnya tidak dapat dipertahankan, Rabu Legi dipercaya mampu mengambil jarak dan kembali berfokus pada kehidupannya. 

Bagi karakter seperti ini, kehilangan seseorang tidak selalu berarti kehilangan masa depan. 

Luka dapat tetap ada, tetapi kehidupan harus terus berjalan dan tujuan pribadi tetap dapat diperjuangkan.

4. Kamis Wage

Kamis Wage memiliki neptu 12 dan dalam sejumlah penafsiran tradisional sering dikaitkan dengan pribadi yang cenderung tenang serta mampu menyimpan berbagai hal dalam dirinya. 

Ketika dikhianati, mereka mungkin tidak langsung menunjukkan kemarahan kepada orang lain. 

Dari luar, pemilik weton ini bahkan dapat terlihat tetap menjalani aktivitas seperti biasa.

Namun, sikap tenang tersebut bukan berarti tidak merasakan sakit. Kamis Wage dipercaya membutuhkan waktu untuk memahami perasaan dan keadaan yang sedang dihadapi. 

Alih-alih terburu-buru mengambil keputusan, mereka dapat memilih memproses pengalaman tersebut secara perlahan hingga mampu melihat persoalan dengan pikiran yang lebih jernih.

Setelah melewati pengalaman tersebut, mereka konon dapat menjadi lebih selektif dalam memilih teman dan membangun hubungan. 

Pengkhianatan akhirnya menjadi pelajaran mengenai batasan, kepercayaan, dan harga diri. 

Mereka mungkin tidak lagi memberikan kepercayaan secara mudah, tetapi juga tidak membiarkan luka masa lalu menentukan seluruh masa depannya.

5. Sabtu Wage

Sabtu Wage memiliki neptu 13. Dalam berbagai pembahasan primbon Jawa, pemilik weton ini sering dikaitkan dengan karakter yang kuat dan memiliki ketahanan dalam menghadapi keadaan sulit. 

Ketika mengalami pengkhianatan, mereka tetap dapat merasakan kesedihan dan kehilangan, tetapi pengalaman tersebut dipercaya tidak mudah membuat mereka menyerah dalam menjalani kehidupan.

Setelah melewati masa sulit, Sabtu Wage konon lebih memilih memperbaiki kehidupannya daripada terus memikirkan orang yang telah menyakitinya. 

Mereka dapat mengalihkan perhatian pada pekerjaan, tujuan pribadi, serta hal-hal yang membuat kehidupan kembali memiliki arah. 

Bagi karakter seperti ini, kebahagiaan tidak harus bergantung sepenuhnya kepada kehadiran seseorang.

Inilah yang membuat Sabtu Wage dalam penafsiran primbon sering digambarkan memiliki daya tahan menghadapi pengkhianatan. 

Sumber kekuatan mereka bukan hanya berasal dari hubungan dengan orang lain, tetapi juga dari kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri. 

Ketika satu hubungan berakhir, mereka dipercaya masih mampu menemukan alasan untuk terus melangkah.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti