← Beranda
Pernah Hidup Susah, 7 Weton Ini Konon Meraih Kemewahan di Usia Matang
Irfan FerdiansyahKamis, 10 September 2026 | 01.35 WIB
seseorang yang diganjar berlipat-lipat kali./Freepik/jet-po

JawaPos.com – Kehidupan seseorang tidak selalu berjalan lurus. Ada masa ketika seseorang harus menghadapi keterbatasan ekonomi, kegagalan, tekanan, hingga berbagai persoalan yang menguji kesabaran.

Dalam tradisi Jawa, perjalanan tersebut kerap dikaitkan dengan weton atau kombinasi hari kelahiran dan pasaran. Primbon Jawa memuat berbagai penafsiran mengenai karakter, perjalanan hidup, serta potensi rezeki berdasarkan weton seseorang.

Meski demikian, ramalan weton sebaiknya dipahami sebagai bagian dari tradisi dan budaya, bukan sebagai kepastian mengenai masa depan. Kondisi kehidupan tetap dipengaruhi oleh pilihan, usaha, keadaan, dan berbagai faktor lainnya.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat tujuh weton yang dalam penafsiran primbon Jawa dipercaya memiliki perjalanan hidup penuh ujian, tetapi berpotensi menikmati kemapanan setelah melewati masa sulit.

Baca Juga: Rezekinya Disebut Mengalir Lebih Mudah, Ini 5 Weton yang Dipercaya Membawa Kekayaan

1. Senin Legi

Pemilik weton Senin Legi dipercaya memiliki karakter kuat dan terbiasa memikul tanggung jawab. Dalam penafsiran primbon, mereka dapat menghadapi berbagai tuntutan hidup sejak usia relatif muda sehingga terbentuk menjadi pribadi yang lebih matang.

Berbagai pengalaman tersebut dianggap mampu menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan ketekunan. Setelah melewati sejumlah tantangan, Senin Legi dipercaya dapat menemukan peluang yang membawa perubahan dalam kehidupan ekonominya.

Usaha yang awalnya sederhana pun dalam kepercayaan tersebut dapat berkembang apabila dijalankan secara konsisten. Karena itu, Senin Legi sering digambarkan sebagai sosok yang memperoleh kemapanan setelah melewati proses panjang.

2. Rabu Pahing

Rabu Pahing kerap digambarkan sebagai pribadi yang kuat menghadapi tekanan. Perjalanan menuju kesuksesan dipercaya tidak selalu mudah karena mereka mungkin mengalami kegagalan atau harus berulang kali memulai kembali.

Namun, sifat pantang menyerah menjadi salah satu kekuatan yang menonjol. Setiap kegagalan dianggap sebagai pengalaman yang dapat memperkaya kemampuan dan membentuk mental lebih tangguh.

Menurut penafsiran primbon yang dilansir dari Ngaos Jawa, keberuntungan Rabu Pahing cenderung digambarkan datang setelah melalui proses panjang. Ketika keadaan mulai membaik, kehidupannya dipercaya dapat berubah menjadi lebih stabil dan berkecukupan.

3. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon merupakan salah satu weton yang cukup populer dalam tradisi Jawa. Dalam sejumlah penafsiran primbon, pemilik weton ini dianggap memiliki perjalanan hidup yang penuh proses dan membutuhkan kesabaran.

Mereka dipercaya harus melewati berbagai hambatan sebelum mencapai kondisi yang lebih mapan. Namun, pengalaman tersebut dianggap membuat mereka semakin memahami cara menghadapi persoalan kehidupan.

Rezeki Jumat Kliwon dalam kepercayaan tersebut digambarkan dapat berkembang ketika memasuki usia yang lebih matang. Kesuksesan bukan hanya berupa materi, tetapi juga dapat berupa kestabilan, penghormatan, dan kehidupan yang lebih nyaman.

4. Selasa Pon

Selasa Pon dipercaya memiliki karakter tahan menghadapi tekanan. Dalam perjalanan hidupnya, mereka digambarkan dapat mengalami situasi yang membuat harus bekerja lebih keras dibandingkan orang lain.

Kesulitan tersebut justru dipercaya menjadi proses pembentukan mental. Mereka belajar untuk tidak mudah menyerah dan berusaha membangun kehidupan secara bertahap.

Dalam penafsiran primbon, hasil kerja keras Selasa Pon ibarat simpanan yang dikumpulkan sedikit demi sedikit. Ketika kesempatan yang tepat datang, usaha tersebut dipercaya dapat menghasilkan perubahan besar dalam kehidupan.

5. Kamis Wage

Kamis Wage dipercaya sebagai sosok yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan komitmen. Karakter tersebut membuat mereka cenderung dihargai oleh orang-orang di sekitarnya.

Menurut kepercayaan primbon, perjalanan hidup Kamis Wage dapat diwarnai berbagai tantangan sebelum mencapai kemapanan. Namun, sikap dapat dipercaya dianggap menjadi modal penting untuk membangun hubungan dan peluang.

Semakin banyak kepercayaan yang diperoleh, semakin besar pula kesempatan yang terbuka. Karena itu, Kamis Wage dalam penafsiran tersebut dipercaya dapat menikmati kehidupan yang lebih berkecukupan setelah melewati berbagai proses.

6. Minggu Pon

Minggu Pon dipercaya memiliki karakter kuat karena terbiasa menghadapi berbagai pengalaman hidup. Masa-masa sulit dianggap menjadi proses yang membuat mereka lebih matang dan tidak mudah goyah ketika menghadapi masalah.

Ketika memasuki fase kehidupan yang lebih stabil, weton ini dipercaya dapat mengalami peningkatan dalam hal rezeki dan kesejahteraan.

Kemapanan yang digambarkan tidak hanya berkaitan dengan harta. Kehidupan keluarga yang harmonis, lingkungan yang baik, serta penghormatan dari orang lain juga dianggap sebagai bentuk keberhasilan.

7. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon dalam sejumlah kepercayaan Jawa digambarkan sebagai weton yang memiliki perjalanan hidup penuh tantangan. Sebagian penafsirannya menyebutkan bahwa pemilik weton ini harus melewati berbagai keterbatasan sebelum mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Pengalaman tersebut dipercaya membentuk pribadi yang sabar, rendah hati, dan kuat menghadapi keadaan.

Setelah memasuki usia matang, Sabtu Kliwon dipercaya memiliki peluang untuk menikmati kehidupan yang lebih stabil. Dalam gambaran primbon, hasil perjuangan tersebut bahkan dapat menjadi bekal kesejahteraan bagi keluarga dan generasi berikutnya.

Pada akhirnya, tujuh weton tersebut menggambarkan satu pesan yang cukup menarik dalam tradisi Jawa: kehidupan tidak selalu ditentukan oleh kondisi seseorang pada masa sekarang. Kesabaran, kerja keras, ketekunan, dan kemampuan melewati berbagai ujian tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho