← Beranda
Rezeki Mengalir sampai Tua, Ini 5 Weton yang Disebut Punya Takdir Istimewa
Mohammad Maulana IqbalRabu, 9 September 2026 | 22.32 WIB
Weton dengan takdir istimewa yang penuh rezeki menikmati masa tua. (Freepik/ stockking)

JawaPos.com – Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk menandai hari kelahiran seseorang. Weton juga kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga gambaran mengenai keberuntungan seseorang.

Ada sejumlah weton yang dipercaya memiliki perjalanan hidup unik. Meski mungkin harus melewati berbagai tantangan ketika masih muda, mereka diyakini akan menikmati hasil kerja keras ketika memasuki usia yang lebih matang.

Keberuntungan tersebut tidak selalu dimaknai sebagai kekayaan materi. Kehidupan yang tenang, keluarga harmonis, kesehatan, serta dihormati orang-orang sekitar juga dianggap sebagai bentuk kemakmuran.

Dikutip dari akun YouTube BELAJAR BERSAMA79, terdapat lima weton yang dalam kepercayaan primbon Jawa disebut memiliki takdir istimewa dan berpeluang menikmati kehidupan berkecukupan hingga masa tua.

Baca Juga: Tak Gampang Menyerah, 8 Zodiak Ini Dikenal Gigih Mewujudkan Cita-cita

Berikut uraiannya.

1. Senin Wage

Senin Wage memiliki neptu 8, yang berasal dari nilai hari Senin sebesar 4 dan pasaran Wage sebesar 4. Meski tergolong rendah dalam hitungan neptu, weton ini dipercaya menyimpan potensi positif yang tidak selalu terlihat sejak awal.

Pemilik weton ini umumnya digambarkan sebagai pribadi lembut, sabar, dan memiliki kepedulian terhadap orang lain. Mereka juga dikenal suka membantu tanpa terlalu memikirkan imbalan.

Dalam urusan keuangan, sifat hemat menjadi salah satu kekuatan. Mereka cenderung mempertimbangkan kebutuhan masa depan sehingga tidak mudah menghabiskan harta hanya untuk memenuhi keinginan sesaat.

Senin Wage juga dikaitkan dengan watak lakuning kening, yang menggambarkan kemauan kuat dari dalam diri. Selain itu, terdapat simbol tunggak semi, yang dalam pemaknaan tradisional menggambarkan kehidupan yang terus bertumbuh meskipun berlangsung secara bertahap.

Menurut kepercayaan tersebut, hasil perjuangan mereka mulai terlihat ketika memasuki usia sekitar 48 tahun ke atas. Masa tua pun digambarkan lebih tenang karena mereka terbiasa menjalani hidup secara sederhana dan penuh rasa syukur.

2. Selasa Legi

Selasa Legi mempunyai neptu 8, hasil penjumlahan nilai Selasa 3 dan Legi 5. Weton ini dipercaya memiliki karakter mandiri dan kemampuan bertahan menghadapi berbagai persoalan.

Orang yang lahir pada Selasa Legi digambarkan tidak mudah bergantung kepada orang lain. Ketika menghadapi kegagalan, mereka cenderung berusaha bangkit dan mencari jalan keluar sendiri.

Sifat pantang menyerah menjadi salah satu modal penting dalam perjalanan hidup mereka. Kesulitan yang dialami justru dipercaya dapat membentuk mental yang lebih kuat dan matang.

Mereka juga disebut mampu memanfaatkan waktu sendiri untuk mengembangkan kemampuan serta memahami potensi diri. Proses panjang tersebut diyakini menjadi bekal menuju kehidupan yang lebih mapan.

Ketika memasuki usia lanjut, Selasa Legi dipercaya akan mendapatkan penghormatan dari lingkungan. Kehidupan mereka juga digambarkan lebih hangat karena dikelilingi keluarga dan orang-orang yang menyayangi.

3. Senin Pahing

Senin Pahing mempunyai neptu 13, berasal dari nilai Senin 4 dan Pahing 9. Weton ini dipercaya memiliki potensi besar yang tidak selalu langsung terlihat pada masa awal kehidupannya.

Pemiliknya cenderung nyaman bekerja tanpa banyak mencari perhatian. Mereka lebih suka menunjukkan hasil daripada terlalu sering membicarakan kemampuan diri.

Kesabaran dan ketekunan menjadi modal utama ketika menghadapi berbagai tekanan. Tidak jarang perjalanan hidupnya digambarkan penuh perjuangan, terutama ketika masih muda.

Namun, di balik karakter tersebut terdapat kreativitas dan kemampuan melihat peluang dari situasi yang sulit. Mereka dipercaya mampu menemukan jalan keluar ketika orang lain hanya melihat masalah.

Dalam kepercayaan primbon, titik perkembangan penting disebut mulai terasa sekitar usia 48 tahun. Hasil kerja keras yang dikumpulkan selama bertahun-tahun kemudian dipercaya membawa kehidupan yang lebih mapan.

Bukan hanya dari sisi materi, Senin Pahing juga diyakini semakin matang secara pemikiran sehingga dapat menjadi sosok yang dihormati ketika memasuki usia senja.

4. Kamis Legi

Kamis Legi memiliki neptu 13 dari perpaduan nilai Kamis 8 dan Legi 5. Weton ini sering digambarkan mempunyai karakter kuat, berwibawa, serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi.

Sejak muda, pemilik Kamis Legi dipercaya terbiasa mengandalkan kemampuan sendiri. Mereka cenderung disiplin dan serius ketika mengerjakan sesuatu yang dianggap penting.

Sifat pekerja keras tersebut membuat mereka tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan. Mereka juga memiliki kecenderungan memikirkan kehidupan secara terencana.

Di lingkungan sosial, Kamis Legi disebut mempunyai aura kepemimpinan. Ketika mendapatkan kelebihan, mereka juga dipercaya tidak segan berbagi dengan orang lain.

Dalam ramalan tradisional, periode usia 48 hingga 54 tahun disebut sebagai salah satu fase penting bagi weton ini. Hasil perjuangan sebelumnya diyakini mulai memberikan dampak terhadap kestabilan kehidupan.

Saat memasuki masa tua, kebahagiaan mereka tidak hanya digambarkan melalui kondisi finansial, tetapi juga hubungan erat dengan anak dan cucu.

5. Jumat Pon

Jumat Pon mempunyai neptu 11, yang berasal dari nilai Jumat 6 dan Pon 7. Weton ini dipercaya memiliki karakter tenang dan cenderung tidak menyukai kehidupan yang terlalu ramai.

Pemilik Jumat Pon biasanya digambarkan sebagai pribadi yang suka berpikir mendalam. Mereka lebih memilih mempertimbangkan sesuatu dengan matang daripada mengambil keputusan secara terburu-buru.

Kecermatan tersebut membuat mereka tidak mudah terpengaruh oleh bujukan maupun tekanan dari lingkungan. Kejujuran dan rasa tanggung jawab juga dipercaya menjadi alasan mengapa mereka mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

Dalam tradisi Jawa, Jumat Pon dikaitkan dengan lakuning lintang, sebuah gambaran mengenai sosok yang dapat bersinar meskipun tidak selalu berada di pusat perhatian.

Pola hidup sederhana juga menjadi salah satu cirinya. Mereka dipercaya mampu mengelola apa yang dimiliki dengan bijak, tetapi tetap bersedia berbagi ketika memperoleh rezeki lebih.

Menurut kepercayaan tersebut, hasil kerja keras mulai terasa pada rentang usia 48 hingga 54 tahun. Setelah melewati berbagai perjuangan, Jumat Pon diyakini berpeluang menikmati masa tua yang lebih stabil, tenang, dan berkecukupan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho