← Beranda
Rezeki Justru Makin Deras Setelah Tua, 7 Weton Ini Dipercaya Jadi Orang Kaya
Irfan FerdiansyahSelasa, 8 September 2026 | 20.41 WIB
seseorang yang makin tua makin mujur (Freepik/freepik)

JawaPos.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tidak hanya digunakan sebagai penanda hari kelahiran. Perhitungan yang memadukan hari dan pasaran tersebut juga kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga peruntungan seseorang.

Sejumlah kepercayaan dalam Primbon Jawa bahkan menyebut ada weton tertentu yang tidak langsung menikmati kemapanan sejak usia muda. Mereka digambarkan harus melewati berbagai pengalaman dan perjuangan sebelum akhirnya memasuki fase kehidupan yang lebih sejahtera.

Dengan bertambahnya usia, pengalaman dan ketekunan dipercaya membuat pemilik weton tersebut semakin matang dalam mengambil keputusan. Kondisi itulah yang kemudian dalam ramalan tradisional dikaitkan dengan terbukanya jalan rezeki yang lebih luas.

Dilansir dari kanal YouTube Ngaos Jawa, terdapat tujuh weton yang dipercaya memiliki peruntungan semakin baik ketika memasuki usia matang hingga masa senja.

Baca Juga: Jarang Kekurangan Rezeki, Ini 10 Weton yang Disebut Punya Peruntungan Finansial Kuat

1. Selasa Pon

Pemilik weton Selasa Pon digambarkan sebagai pribadi yang memiliki semangat kerja tinggi. Perjalanan hidup mereka disebut tidak selalu mudah ketika masih muda karena harus menghadapi berbagai persoalan sebelum menemukan kestabilan.

Namun, pengalaman tersebut dipercaya menjadi modal berharga ketika mereka semakin dewasa. Setelah melewati berbagai proses, Selasa Pon disebut lebih mampu menentukan arah kehidupan dan mengelola peluang yang datang.

Dalam ramalan Primbon Jawa, kemapanan mereka dapat terbentuk dari usaha yang dirintis sejak lama. Kekayaan yang diperoleh pun tidak selalu berupa uang tunai, tetapi dapat berkembang menjadi aset, usaha, maupun posisi yang memberikan penghasilan berkelanjutan.

2. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon memiliki tempat khusus dalam sejumlah tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa. Weton ini kerap dikaitkan dengan karakter berwibawa serta daya tarik yang kuat.

Dalam urusan rezeki, pemilik Jumat Kliwon dipercaya perlu melewati fase pembelajaran terlebih dahulu. Pada masa muda, sifat dermawan atau kurang cermat dalam mengelola keuangan disebut dapat membuat hasil yang diperoleh belum maksimal.

Seiring bertambahnya usia, mereka diyakini semakin bijaksana dalam menggunakan harta dan menentukan pilihan. Relasi yang semakin luas juga dipercaya membuka kesempatan dalam bisnis, pekerjaan, maupun aktivitas lainnya.

3. Rabu Legi

Rabu Legi digambarkan sebagai sosok yang memiliki pemikiran luas dan pandangan jauh ke depan. Mereka dipercaya mempunyai kemampuan melihat peluang, meski terkadang terlalu bersemangat mengejar target ketika masih muda.

Berbagai pengalaman, termasuk kegagalan, dianggap menjadi proses yang membuat pemilik weton ini semakin matang.

Primbon Jawa menggambarkan perjalanan rezeki Rabu Legi sebagai sesuatu yang berkembang secara bertahap. Artinya, hasil besar diyakini baru terlihat setelah mereka melewati berbagai fase kehidupan.

Ketika memasuki usia matang, mereka disebut berpeluang menikmati hasil dari usaha yang telah dibangun sebelumnya, termasuk melalui bisnis dan kepemilikan aset.

4. Sabtu Wage

Orang yang lahir pada Sabtu Wage dipercaya memiliki karakter pekerja keras dan daya juang yang kuat. Mereka disebut terbiasa menghadapi kondisi yang mengharuskan dirinya bekerja lebih keras untuk mencapai kehidupan yang diinginkan.

Perjuangan tersebut dalam ramalan tradisional justru menjadi bekal menuju kemapanan.

Semakin dewasa, Sabtu Wage dipercaya semakin pandai memanfaatkan pengalaman dan menjaga apa yang telah diperoleh. Rezeki yang datang disebut dapat berkembang menjadi aset jangka panjang apabila dikelola dengan baik.

Tidak mengherankan jika weton ini kerap dikaitkan dengan keberhasilan dalam usaha, kepemilikan tanah, maupun bidang pekerjaan yang membutuhkan ketekunan.

5. Senin Pahing

Senin Pahing diibaratkan sebagai potensi yang belum terlihat pada awal perjalanan hidup. Pemilik weton ini mungkin tidak langsung menunjukkan keberhasilan besar ketika masih muda.

Namun, kondisi tersebut dipercaya dapat berubah setelah mereka memasuki usia yang lebih matang.

Pengalaman hidup membuat Senin Pahing disebut semakin mampu mengenali kesempatan yang tepat. Pertemuan dengan orang yang berpengaruh, peluang usaha, atau keputusan investasi dalam ramalan Primbon Jawa dapat menjadi jalan menuju peningkatan ekonomi.

Karena itu, masa tua mereka digambarkan sebagai periode ketika hasil kerja keras mulai terlihat dan kondisi finansial menjadi lebih mapan.

6. Kamis Pon

Kamis Pon dikenal melalui karakter sabar dan telaten. Dua sifat tersebut dipercaya menjadi kekuatan utama dalam membangun keberhasilan yang tidak instan.

Mereka mungkin menghadapi berbagai hambatan finansial ketika masih muda, tetapi cenderung tidak mudah meninggalkan sesuatu yang sudah diperjuangkan.

Dalam perjalanan waktu, ketekunan tersebut dipercaya menghasilkan kondisi ekonomi yang lebih stabil. Kemampuan menjaga usaha dan mengembangkan hasil kerja juga disebut dapat membuat kekayaan bertahan dalam jangka panjang.

Bahkan, dalam kepercayaan Primbon Jawa, Kamis Pon berpotensi membangun usaha atau aset yang manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi berikutnya.

7. Minggu Kliwon

Minggu Kliwon termasuk weton yang kerap memperoleh perhatian dalam berbagai kepercayaan tradisional Jawa. Weton ini digambarkan memiliki karakter kuat dan kemampuan untuk bangkit ketika menghadapi perubahan.

Perjalanan hidupnya dipercaya tidak selalu berjalan lurus. Ada masa ketika kondisi ekonomi atau karier mengalami naik turun, terutama pada periode awal kehidupan.

Namun, pengalaman tersebut justru dianggap membuat mereka semakin tangguh. Ketika memasuki usia matang dan senja, Minggu Kliwon disebut berpeluang memperoleh kepercayaan lebih besar dari lingkungan sekitar.

Keberhasilan yang digambarkan dalam ramalan bukan hanya soal materi. Weton ini juga dipercaya dapat memperoleh kedudukan, pengaruh, serta hubungan sosial yang luas.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho