← Beranda
Tak Banyak Mengeluh, 5 Weton Ini Diramal Punya Jalan Hidup Menuju Kekayaan
Mohammad Maulana IqbalSabtu, 5 September 2026 | 23.20 WIB
weton yang cepat jadi orang kaya tanpa susah payah. (Freepik/ wirestock)

JawaPos.com - Setiap orang tentu memiliki perjalanan hidup yang berbeda, termasuk dalam urusan pekerjaan, usaha, dan keuangan. Dalam tradisi Jawa, perjalanan tersebut terkadang dikaitkan dengan weton atau kombinasi hari dan pasaran saat seseorang dilahirkan.

Primbon Jawa menjadi salah satu warisan budaya yang memuat berbagai penafsiran mengenai karakter dan peruntungan berdasarkan weton. Di dalam kepercayaan tersebut, terdapat sejumlah weton yang dianggap mempunyai karakter kuat, mudah membaca peluang, serta memiliki jalan rezeki yang baik.

Meski demikian, ramalan weton sebaiknya dipandang sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat, bukan sebagai jaminan bahwa seseorang pasti kaya tanpa usaha.

Dilansir dari akun YouTube Pandawa Cirebon, terdapat lima weton yang dipercaya memiliki potensi besar untuk mencapai kehidupan mapan dan berkecukupan.

Baca Juga: Tak Mudah Kekurangan, 6 Weton Ini Diprediksi Punya Jalan Rezeki yang Luas

1. Kamis Pahing

Dalam penafsiran Primbon Jawa, pemilik weton Kamis Pahing digambarkan sebagai pribadi yang memiliki kecerdasan serta kemampuan komunikasi yang baik. Mereka juga dikenal mempunyai semangat kerja tinggi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan.

Orang dengan weton ini disebut memiliki pandangan yang cukup jelas mengenai tujuan hidup. Kemampuan beradaptasi juga menjadi salah satu keunggulan karena membuat mereka lebih mudah menghadapi perubahan keadaan.

Karisma dan pembawaan yang kuat dipercaya membuat Kamis Pahing mudah mendapatkan penghargaan dari lingkungan sekitarnya. Mereka juga disebut memiliki perhatian terhadap kerapian, kebersihan, dan keindahan.

Dalam urusan rezeki, weton ini dipercaya mempunyai peruntungan yang cukup baik. Kemampuan memanfaatkan peluang dan ketekunan dalam bekerja dianggap menjadi faktor yang dapat mengantarkan mereka menuju kehidupan yang lebih berkecukupan.

2. Rabu Pahing

Rabu Pahing digambarkan sebagai sosok yang tenang, bijaksana, dan mampu menjaga sikap ketika menghadapi berbagai persoalan. Mereka cenderung tidak gegabah dalam mengambil keputusan.

Kedisiplinan menjadi salah satu modal penting bagi pemilik weton ini. Ketika sudah memiliki tujuan, mereka dipercaya mampu menjalaninya secara konsisten dan bertahap.

Sifat mudah memaafkan dan dapat dipercaya juga membuat Rabu Pahing sering menjadi tempat orang lain meminta saran. Jiwa sosial yang kuat membuat mereka senang membantu tanpa terlalu mengharapkan balasan.

Kemampuan membangun hubungan sosial turut menjadi nilai tambah. Lingkungan pertemanan yang luas dipercaya dapat membuka berbagai kesempatan dalam pekerjaan maupun usaha.

Menurut penafsiran Primbon Jawa, keberhasilan Rabu Pahing lebih banyak dikaitkan dengan ketekunan, kedisiplinan, serta kemampuan menjaga hubungan baik dengan orang lain.

3. Jumat Legi

Pemilik weton Jumat Legi dikenal dalam penafsiran tradisional sebagai pribadi yang sabar, murah hati, dan memiliki hati yang lapang. Mereka cenderung tidak suka menyimpan dendam serta lebih memilih menyelesaikan persoalan dengan kepala dingin.

Kepekaan terhadap kondisi orang lain menjadi salah satu karakter yang menonjol. Mereka tidak segan memberikan dukungan maupun bantuan ketika melihat seseorang berada dalam kesulitan.

Sifat dermawan tersebut membuat Jumat Legi dipercaya mudah memperoleh kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya. Dalam hubungan pekerjaan maupun bisnis, kemampuan membangun kerja sama menjadi salah satu kelebihan yang dapat membantu membuka peluang baru.

Perjalanan menuju keberhasilan diyakini tidak selalu berlangsung cepat. Weton ini justru digambarkan harus melewati berbagai pengalaman dan perjuangan sebelum menikmati hasil yang lebih besar.

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, ketekunan dan kebaikan yang terus dipertahankan dipercaya dapat menjadi bekal bagi Jumat Legi untuk mencapai kehidupan yang lebih mapan.

4. Senin Pon

Senin Pon disebut memiliki karakter kuat dan tegas. Mereka biasanya digambarkan sebagai pribadi yang memiliki pendirian serta tidak mudah mengikuti pendapat orang lain tanpa mempertimbangkannya terlebih dahulu.

Etos kerja yang tinggi menjadi salah satu kekuatan mereka. Ketika diarahkan dengan baik, semangat tersebut dipercaya dapat membantu pemilik weton Senin Pon mencapai prestasi dalam bidang yang ditekuni.

Berbagai kesulitan dalam kehidupan juga dianggap tidak mudah membuat mereka menyerah. Justru pengalaman tersebut dapat membentuk mental yang lebih kuat dan mendorong mereka untuk terus mencari jalan keluar.

Dalam tradisi Primbon Jawa, perpaduan antara usaha, keteguhan hati, dan doa menjadi salah satu kunci yang dikaitkan dengan keberhasilan Senin Pon.

Mereka juga dipercaya memiliki peluang memperoleh rezeki melalui jalan yang tidak selalu terduga. Namun, tentu saja, peluang tersebut tetap membutuhkan usaha nyata agar dapat berkembang menjadi hasil yang lebih besar.

5. Selasa Wage

Selasa Wage digambarkan sebagai weton yang memiliki keberanian serta keteguhan dalam menghadapi berbagai situasi. Mereka dipercaya tidak mudah gentar ketika berhadapan dengan tantangan.

Sikap amanah dan kesediaan membantu orang lain juga menjadi karakter yang sering dilekatkan pada weton ini. Mereka dapat bekerja sama dan menghargai orang lain tanpa kehilangan prinsip pribadi.

Kesetiaan serta kebaikan hati membuat Selasa Wage dipercaya mampu membangun hubungan yang kuat dengan lingkungan sekitarnya. Mereka juga dikenal cenderung menjaga ucapan dan tidak gemar membicarakan keburukan orang lain.

Latar kehidupan yang sederhana, menurut penafsiran tersebut, justru dapat membentuk pribadi yang tangguh. Berbagai pengalaman sejak awal kehidupan dianggap menjadi bekal untuk menghadapi tantangan pada masa berikutnya.

Dalam ramalan Primbon Jawa, Selasa Wage disebut mempunyai potensi untuk mencapai kesuksesan apabila karakter positif, kerja keras, dan ketekunan terus dikembangkan.

Pada akhirnya, lima weton tersebut merupakan bagian dari penafsiran tradisional mengenai karakter dan peruntungan seseorang. Kekayaan dan keberhasilan dalam kehidupan nyata tetap dipengaruhi banyak faktor, seperti pendidikan, kesempatan, keputusan finansial, kerja keras, serta kondisi ekonomi.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho