← Beranda
5 Weton Tulang Wangi yang Paling Ditakuti, Pemilik Aura Kuat Membuat Orang Lain Segan
Vindi Rayinda AyudyaSabtu, 29 Agustus 2026 | 19.09 WIB
Ilustrasi weton tulang wangi. (Magnific)

 

 

JawaPos.com - Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, weton sering dikaitkan dengan karakter, pembawaan, hingga aura yang dipercaya melekat pada seseorang sejak lahir. 

Salah satu istilah yang cukup populer adalah weton tulang wangi, yang dalam kepercayaan tertentu merujuk pada orang-orang yang diyakini memiliki daya batin atau pancaran aura berbeda dibandingkan kebanyakan orang. 

Karena karakter dan auranya dianggap kuat, pemilik weton tulang wangi bahkan disebut mampu membuat orang lain merasa segan ketika berada di dekatnya.

Menurut kepercayaan Primbon Jawa, weton tulang wangi dipercaya mempunyai energi spiritual lebih kuat. 

Sosok orang dengan kelahiran weton tersebut, konon memiliki pembawaan tegas, tatapan tajam, pendirian kokoh, serta karakter yang tidak mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. 

Hal inilah yang kemudian membuat mereka sering dianggap "ditakuti", meskipun dalam kehidupan sehari-hari belum tentu memiliki sifat keras atau suka mencari masalah.

Menariknya, istilah weton tulang wangi tidak selalu bermakna negatif. Dalam sejumlah kepercayaan tradisional, aura kuat justru dapat dikaitkan dengan kewibawaan, daya tarik personal, intuisi, dan kemampuan menjaga diri dari berbagai pengaruh lingkungan. 

Pemiliknya dipercaya mampu membuat orang lain berpikir lebih hati-hati sebelum berbuat atau berbicara di hadapannya.

Namun, perlu dipahami bahwa pembahasan mengenai tulang wangi dan kekuatan aura merupakan bagian dari tradisi serta kepercayaan masyarakat Jawa, bukan fakta ilmiah yang telah terbukti. 

Karena itu, ramalan weton sebaiknya dipandang sebagai warisan budaya dan bahan refleksi, bukan sebagai penentu mutlak mengenai kepribadian ataupun nasib seseorang.

Lantas, weton apa saja yang dipercaya memiliki aura kuat, berwibawa, dan membuat orang lain segan? 

Simak ulasan mengenai 5 weton tulang wangi yang paling ditakuti menurut kepercayaan Primbon Jawa berikut ini, dikutip dari Youtube E2TV Endang Gunawa.

1. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon merupakan salah satu weton yang paling sering dikaitkan dengan energi spiritual yang kuat. 

Pemilik weton ini dipercaya memiliki pancaran aura yang membuat kehadirannya mudah dirasakan oleh orang-orang di sekitarnya.

Mereka biasanya memiliki pembawaan yang tenang, tidak banyak bicara, tetapi setiap ucapan yang disampaikan sering mendapat perhatian. 

Karakter seperti ini membuat banyak orang menghormati pendapat mereka dan menjadikan mereka sebagai sosok yang layak didengar.

Selain itu, Jumat Kliwon dikenal memiliki intuisi yang tajam. Mereka sering mampu memahami situasi dengan baik sebelum orang lain menyadarinya. 

Kemampuan tersebut membuat mereka tampak bijaksana dan memiliki daya tarik tersendiri.

Karena kewibawaan yang dimiliki, pemilik weton ini sering dipercaya memegang tanggung jawab penting dalam keluarga maupun lingkungan sosialnya.

2. Senin Legi

Senin Legi dikenal sebagai weton yang memiliki energi positif dan sifat yang lembut. 

Meskipun tidak selalu tampil mencolok, pemilik weton ini sering membuat orang lain merasa nyaman ketika berada di dekatnya.

Aura tulang wangi yang dikaitkan dengan Senin Legi lebih terlihat dari kemampuan mereka menciptakan suasana yang harmonis. 

Mereka tidak suka mencari perhatian, tetapi justru sering menjadi tempat orang lain meminta nasihat atau berbagi cerita.

Sikap sabar dan bijaksana membuat mereka mudah mendapatkan rasa hormat dari lingkungan sekitar. 

Banyak orang merasa bahwa pemilik weton ini memiliki kedewasaan dalam berpikir dan kemampuan mengendalikan emosi dengan baik.

Ketenangan yang mereka pancarkan sering menjadi alasan mengapa kehadiran mereka dihargai dan disegani.

3. Rabu Pon

Dalam berbagai tafsir Primbon Jawa, Rabu Pon sering disebut sebagai weton yang memiliki daya pengaruh cukup besar. 

Mereka dikenal pandai berkomunikasi dan mampu menyampaikan gagasan dengan cara yang mudah diterima oleh orang lain.

Pemilik weton ini biasanya memiliki rasa percaya diri yang baik tanpa terlihat sombong. 

Mereka mampu menempatkan diri dalam berbagai situasi sehingga mudah diterima di lingkungan yang berbeda-beda.

Aura kuat yang dimiliki membuat banyak orang menghormati mereka, bahkan ketika belum mengenalnya secara dekat. 

Dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial, mereka sering dipercaya untuk memimpin atau menjadi penengah ketika terjadi perbedaan pendapat.

Kemampuan membangun hubungan yang baik dengan banyak orang semakin memperkuat kharisma yang mereka miliki.

4. Kamis Wage

Kamis Wage sering dianggap sebagai weton yang memiliki pesona alami dan daya tarik batin yang kuat. 

Mereka tidak selalu menjadi pusat perhatian, tetapi kehadirannya sering meninggalkan kesan mendalam bagi orang-orang yang berinteraksi dengan mereka.

Pemilik weton ini dikenal memiliki prinsip hidup yang kuat. Mereka tidak mudah terpengaruh oleh tekanan dari luar dan cenderung tetap teguh pada keyakinan yang dianggap benar.

Sikap tersebut membuat mereka terlihat berwibawa dan memiliki integritas yang tinggi. 

Banyak orang menaruh hormat karena melihat konsistensi mereka dalam bertindak dan mengambil keputusan.

Aura tulang wangi pada Kamis Wage juga sering dikaitkan dengan kemampuan menjaga hubungan baik tanpa kehilangan jati diri.

5. Sabtu Pahing

Sabtu Pahing sering disebut sebagai salah satu weton yang memiliki bakat kepemimpinan alami. 

Mereka cenderung tegas, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan ketika menghadapi situasi yang sulit.

Pemilik weton ini memiliki energi yang kuat sehingga keberadaannya mudah menarik perhatian. 

Bukan karena sikap yang berlebihan, melainkan karena mereka mampu menunjukkan ketegasan dan keyakinan dalam setiap langkah yang diambil.

Orang-orang di sekitarnya sering merasa bahwa Sabtu Pahing memiliki kemampuan untuk mengarahkan dan memberikan solusi ketika muncul masalah. 

Hal inilah yang membuat mereka kerap menjadi sosok yang dihormati dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun masyarakat.

Kharisma yang dimiliki membuat banyak orang segan sekaligus merasa aman ketika berada di dekat mereka.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti