← Beranda
Bak Anak Sultan, 5 Weton Ini Konon Dibekali Aura Ningrat Menurut Primbon Jawa
Mohammad Maulana IqbalSabtu, 29 Agustus 2026 | 05.33 WIB
Weton bangsawan dan sultan yang penuh kemewahan dan keberuntungan kata primbon jawa./Freepik.

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang. Perhitungan hari dan pasaran juga kerap dikaitkan dengan watak, karakter, perjalanan hidup, hingga keberuntungan seseorang.

Salah satu kepercayaan yang cukup menarik adalah mengenai weton yang dianggap memiliki aura bangsawan. Pemilik weton tertentu dipercaya mempunyai pembawaan berwibawa, selera tinggi, serta peluang lebih besar untuk mencapai kehidupan mapan.

Meski demikian, anggapan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan tafsir Primbon Jawa, bukan kepastian mengenai masa depan seseorang. Karakter dan kondisi kehidupan tetap dipengaruhi oleh pendidikan, lingkungan, usaha, pilihan hidup, serta berbagai faktor lainnya.

Dikutip dari akun YouTube NGAOS JAWA, terdapat lima weton yang dalam penafsiran tersebut disebut mempunyai aura bangsawan dan berpeluang menikmati kehidupan penuh kemewahan.

Baca Juga: Banjir Rezeki Setelah Agustus, 5 Weton Ini Diprediksi Makin Kaya dan Sejahtera

1. Jumat Legi, Punya Pembawaan Berkelas

Orang yang lahir pada Jumat Legi digambarkan memiliki pembawaan yang tenang, halus, dan mudah mendapatkan penghormatan dari lingkungan sekitar.

Mereka dianggap pandai menyesuaikan diri dalam berbagai situasi tanpa kehilangan wibawa. Cara berkomunikasi yang teratur dan sikap yang tidak berlebihan membuatnya terlihat berkelas.

Dalam perhitungan weton, Jumat memiliki nilai 6 sedangkan Legi bernilai 5. Jumlahnya menjadi 11. Angka tersebut dalam tafsir yang digunakan dikaitkan dengan daya tarik, kekuatan batin, serta peluang rezeki.

Pemilik weton ini juga dipercaya mempunyai kemampuan membangun koneksi dan melihat kesempatan yang dapat berkembang menjadi keuntungan. Karena itu, mereka disebut berpotensi mendapatkan peluang usaha maupun kerja sama yang menjanjikan.

Namun, kemapanan dalam kepercayaan ini tetap perlu diimbangi dengan kerendahan hati. Sikap tidak mudah terlena dan mampu mengelola apa yang dimiliki dianggap penting agar keberuntungan tidak berhenti di tengah jalan.

2. Rabu Pahing, Kalem tetapi Punya Pengaruh

Rabu Pahing digambarkan sebagai weton yang tidak selalu menunjukkan potensinya sejak awal. Pemiliknya bisa terlihat sederhana dan tidak terlalu mencari perhatian.

Di balik karakter tersebut, mereka dipercaya memiliki pemikiran tajam dan kemampuan menyusun strategi. Sifat ini membuat mereka dianggap mampu melihat kesempatan yang belum tentu diperhatikan orang lain.

Rabu mempunyai nilai neptu 7, sementara Pahing bernilai 9. Keduanya menghasilkan angka 16 yang dalam tafsir primbon tertentu dikaitkan dengan kekuatan karakter dan ketajaman berpikir.

Pemilik weton ini juga disebut memiliki peluang untuk mencapai posisi sosial yang tinggi melalui pekerjaan, bisnis, maupun peran yang membutuhkan kemampuan mengambil keputusan.

Gaya hidupnya pun cenderung tidak selalu mencolok. Kemewahan yang dimiliki lebih sering digambarkan sebagai sesuatu yang berkualitas dan dipilih dengan pertimbangan matang.

3. Senin Pon, Punya Karisma yang Kuat

Senin Pon menjadi salah satu weton yang dipercaya memiliki daya tarik tersendiri. Pembawaannya tenang, tetapi kehadirannya mudah mendapatkan perhatian.

Dalam perhitungan neptu, Senin memiliki nilai 4 dan Pon bernilai 7 sehingga totalnya menjadi 11. Dalam tafsir yang menjadi dasar ramalan tersebut, angka ini dikaitkan dengan kecukupan dan peluang rezeki.

Pemilik Senin Pon juga digambarkan mempunyai kemampuan membaca karakter orang lain. Kepekaan terhadap lingkungan membuat mereka cenderung berhati-hati dalam menentukan siapa yang dapat dipercaya.

Dalam perjalanan hidup, mereka disebut berpeluang memperoleh kesempatan berharga yang datang di luar perkiraan. Kesempatan tersebut bisa menjadi titik penting menuju kehidupan yang lebih mapan.

Bagi weton ini, kemewahan tidak semata-mata digambarkan melalui barang mahal. Mereka lebih menyukai sesuatu yang memiliki nilai, kualitas, dan keunikan tersendiri.

4. Kamis Wage, Elegan Tanpa Banyak Gaya

Kamis Wage disebut memiliki karakter yang cenderung kalem dan tidak suka mencari pengakuan. Justru sikap sederhana tersebut dipercaya menjadi salah satu daya tariknya.

Kamis mempunyai nilai 8 dan Wage bernilai 4 sehingga menghasilkan neptu 12. Dalam penafsiran primbon yang digunakan, angka ini menggambarkan keseimbangan antara kehidupan material dan batin.

Pemilik weton Kamis Wage dikenal berhati-hati ketika mengambil keputusan. Mereka tidak mudah terburu-buru sehingga dianggap cocok mengembangkan sesuatu secara bertahap.

Dalam urusan finansial, weton ini dipercaya mempunyai peluang membangun kemapanan melalui usaha yang dikelola secara konsisten. Perdagangan, investasi, maupun bidang yang membutuhkan perencanaan jangka panjang disebut dapat menjadi jalur yang sesuai.

Selain itu, mereka digambarkan mempunyai intuisi cukup kuat dalam membaca situasi dan karakter orang lain. Kemampuan tersebut dipercaya membantu mereka menghindari keputusan yang kurang menguntungkan.

5. Sabtu Kliwon, Karisma dan Wibawanya Menonjol

Sabtu Kliwon berada di urutan terakhir sekaligus disebut memiliki salah satu kombinasi neptu yang tinggi.

Sabtu bernilai 9 dan Kliwon memiliki nilai 8. Jika digabungkan, total neptunya menjadi 17. Dalam penafsiran primbon yang dikutip, angka tersebut dikaitkan dengan karakter kuat, wibawa, dan daya tarik batin.

Pemilik Sabtu Kliwon dipercaya mempunyai aura karismatik yang membuatnya mudah mendapatkan perhatian. Mereka tidak harus banyak berbicara untuk membuat orang lain menyadari kehadirannya.

Kemampuan memimpin dan melakukan negosiasi juga disebut menjadi salah satu keunggulan weton ini. Karena itu, mereka dipercaya cocok berada dalam posisi yang membutuhkan tanggung jawab besar dan kemampuan mengambil keputusan.

Dalam urusan gaya hidup, Sabtu Kliwon digambarkan menyukai sesuatu yang elegan dan berkualitas. Sementara dari sisi batin, mereka kerap dikaitkan dengan kepekaan intuisi dan firasat yang kuat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho