JawaPos.com – Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang. Perhitungan berdasarkan hari dan pasaran juga kerap dikaitkan dengan karakter, peruntungan, hingga perjalanan rezeki.
Sejumlah weton bahkan dipercaya memiliki jalan kehidupan yang lebih dekat dengan kemakmuran. Mereka disebut mempunyai karakter tertentu yang dapat mendukung keberhasilan dalam pekerjaan maupun usaha.
Dalam kepercayaan Primbon Jawa, keberuntungan tersebut juga dapat dikaitkan dengan berbagai naungan yang dipercaya memberikan pengaruh terhadap kehidupan seseorang.
Dikutip dari akun YouTube Pandawa Cirebon, terdapat empat weton yang disebut memiliki peruntungan kuat dalam urusan rezeki dan kemakmuran.
Baca Juga: Pintu Rezeki Terbuka Lebar! 4 Weton Ini Diramal Makin Makmur Setelah Agustus
Berikut empat weton yang dimaksud:
1. Minggu Wage
Minggu Wage termasuk salah satu weton yang dipercaya mempunyai peruntungan baik.
Dalam perhitungan Primbon Jawa yang disampaikan sumber tersebut, hari Minggu memiliki nilai lima dengan nilai khusus tiga. Sementara itu, Wage mempunyai nilai empat dan nilai khusus lima.
Jika kedua unsur tersebut digabungkan, diperoleh neptu sembilan dengan angka khusus delapan.
Orang yang lahir pada Minggu Wage digambarkan sebagai pribadi yang memiliki kemauan keras. Mereka biasanya tidak gampang mengubah keputusan ketika sudah menentukan tujuan.
Sifat teguh pendirian tersebut dipercaya dapat membantu mereka melewati berbagai tantangan. Selama tetap berusaha dan tidak mudah menyerah, peluang mendapatkan hasil positif dianggap semakin terbuka.
Minggu Wage juga disebut berada dalam naungan Waseso Segoro dan Dadi Kayu. Dalam penafsiran tradisional, kedua naungan tersebut dipercaya membawa pengaruh baik terhadap perjalanan kehidupan dan keberuntungan.
Karena itu, weton ini kerap dikaitkan dengan peluang memperoleh rezeki melalui usaha dan aktivitas yang dilakukan.
2. Selasa Pon
Selasa Pon menjadi weton berikutnya yang dipercaya mempunyai peruntungan rezeki cukup kuat.
Berdasarkan perhitungan yang dikutip dari sumber tersebut, Selasa memiliki nilai tiga dan nilai khusus lima. Sedangkan pasaran Pon bernilai tujuh dengan nilai khusus empat.
Kombinasi hari dan pasaran tersebut menghasilkan neptu 10 dengan nilai khusus yang sama.
Pemilik Selasa Pon dikenal mempunyai karakter cekatan. Mereka cenderung cepat bergerak ketika menemukan sesuatu yang ingin dikerjakan.
Namun, kecepatan dalam bertindak juga dapat menjadi kelemahan apabila tidak diimbangi pertimbangan yang matang. Dalam situasi tertentu, mereka disebut bisa terlalu terburu-buru ketika harus menentukan pilihan.
Selasa Pon dipercaya berada di bawah naungan Watu dan Tunggak Si. Naungan tersebut dalam tradisi Primbon dikaitkan dengan keberuntungan yang dapat muncul dalam berbagai aktivitas.
Tak hanya mengandalkan satu sumber, weton ini dipercaya mempunyai peluang mendapatkan rezeki melalui beragam pekerjaan atau usaha yang dijalankan.
3. Rabu Pahing
Rabu Pahing memiliki jumlah neptu 16 dan termasuk salah satu kombinasi weton yang cukup tinggi dalam perhitungan tersebut.
Hari Rabu mempunyai nilai tujuh dengan nilai khusus enam. Sementara pasaran Pahing bernilai sembilan dan memiliki nilai khusus tiga.
Jika digabungkan, jumlahnya menjadi 16 dengan nilai khusus sembilan.
Pemilik weton Rabu Pahing digambarkan sebagai sosok yang memiliki karakter kuat dan tidak mudah menyerah. Ketika sudah mempunyai keinginan, mereka cenderung berusaha keras untuk mewujudkannya.
Kegigihan tersebut dipercaya dapat menjadi modal untuk mengejar keberhasilan. Hambatan yang muncul tidak serta-merta membuat mereka berhenti.
Rabu Pahing juga berada dalam naungan Gulus Banyu, Tunggak Semi, dan Ilmu Latifan.
Ketiga naungan tersebut dipercaya memberikan pengaruh positif, termasuk dalam urusan kemakmuran dan pekerjaan. Karena itu, Rabu Pahing disebut memiliki peluang memperoleh penghasilan melalui berbagai jalan.
4. Kamis Kliwon
Kamis Kliwon menjadi weton terakhir yang masuk dalam daftar.
Dalam perhitungan Primbon Jawa yang dikutip dari sumber tersebut, hari Kamis mempunyai nilai delapan dengan nilai khusus tujuh. Pasaran Kliwon juga bernilai delapan dengan nilai khusus satu.
Perhitungan tersebut menghasilkan neptu 16 dan nilai khusus delapan.
Seseorang yang lahir pada Kamis Kliwon digambarkan mempunyai kesungguhan tinggi ketika menjalankan pekerjaan. Mereka cenderung tekun, konsisten, dan berusaha mempertahankan fokus sampai tujuan tercapai.
Karakter tersebut dipercaya menjadi salah satu faktor yang mendukung keberuntungan mereka dalam mencari nafkah.
Kamis Kliwon juga dikaitkan dengan naungan Ilmu Latifan, Tulus Banyu, dan Tunggak Semi. Dalam penafsiran tradisional, naungan tersebut berhubungan dengan kebijaksanaan, kemampuan, dan keberuntungan.
Selain dikenal tekun, pemilik weton ini disebut mempunyai kemampuan untuk mempelajari berbagai bidang. Kombinasi sifat tersebut kemudian dipercaya dapat membuka lebih banyak kesempatan dalam pekerjaan maupun usaha.