← Beranda
Dari Rintangan Menuju Kejayaan, 8 Weton Ini Konon Punya Mental Baja dan Rezeki Melimpah
Irfan FerdiansyahRabu, 26 Agustus 2026 | 00.59 WIB
seseorang yang poros kekayaannya menguat./Freepik.

JawaPos.com – Dalam tradisi kejawen, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang. Perhitungan antara hari dan pasaran tersebut juga dipercaya dapat memberikan gambaran mengenai karakter, perjalanan hidup, hingga arah rezeki seseorang.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, weton bahkan dianggap sebagai salah satu pedoman untuk memahami bagaimana seseorang menghadapi berbagai fase kehidupan. Tidak semua perjalanan berjalan mulus. Ada kalanya seseorang harus melewati kegagalan dan persoalan sebelum akhirnya menemukan keberhasilan.

Dalam penafsiran primbon Jawa, sejumlah weton disebut mempunyai karakter kuat, berani menghadapi tekanan, dan tidak mudah menyerah ketika berhadapan dengan persoalan. Sikap tersebut dipercaya dapat menjadi modal untuk membuka jalan menuju kemakmuran.

Dilansir dari kanal YouTube Belajar Bersama, terdapat delapan weton yang disebut memiliki daya juang tinggi. Mereka digambarkan mampu menjadikan rintangan sebagai pengalaman untuk memperkuat langkah menuju kesuksesan.

Baca Juga: Wong Sugih di Depan Mata! 4 Weton Ini Diramal Ketiban Rezeki Besar

Berikut delapan weton yang dimaksud.

1. Senin Pon

Senin Pon digambarkan sebagai sosok yang sabar, tetapi mempunyai tekad kuat untuk mencapai tujuan. Perjalanan hidup mereka dipercaya tidak selalu mudah dan terkadang harus melewati berbagai persoalan.

Meski begitu, kesabaran membuat pemilik weton ini tidak mudah kehilangan arah. Mereka cenderung menjalani proses secara bertahap dan tidak terburu-buru mengejar hasil.

Dalam urusan finansial, rezeki Senin Pon disebut lebih banyak berkembang melalui proses. Berbagai pengalaman sulit justru dapat membuat mereka semakin cermat ketika menjalankan pekerjaan maupun mengelola usaha.

2. Rabu Wage

Rabu Wage dikenal dengan karakter tekun, rajin, dan memiliki daya tahan menghadapi kegagalan.

Ketika mengalami kegagalan, mereka tidak mudah menganggap semuanya berakhir. Sebaliknya, pengalaman tersebut dapat dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki langkah berikutnya.

Sifat pantang menyerah ini dalam penafsiran primbon dipercaya membuka peluang bagi Rabu Wage untuk mencapai kemapanan. Bidang yang membutuhkan ketelatenan dan proses panjang, seperti perdagangan, pertanian, maupun investasi, disebut cocok dengan karakter tersebut.

3. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon sering dikaitkan dengan pembawaan yang kuat, berwibawa, dan memiliki sisi spiritual yang menonjol.

Pemilik weton ini dipercaya dapat menghadapi berbagai ujian dengan keteguhan hati. Masalah yang muncul tidak selalu dianggap sebagai hambatan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menguji keberanian.

Dalam urusan rezeki, Jumat Kliwon disebut mempunyai peluang berkembang ketika berani mengambil keputusan penting. Keberanian tersebut tentunya perlu disertai perhitungan agar risiko yang diambil tetap terkendali.

4. Selasa Legi

Selasa Legi digambarkan sebagai pribadi yang tidak takut memilih jalan berbeda. Mereka cenderung mempunyai keberanian untuk mencoba sesuatu yang belum tentu dipilih oleh kebanyakan orang.

Pilihan tersebut terkadang dapat mengundang kritik atau keraguan dari lingkungan sekitar. Namun, dalam penafsiran primbon, keberanian keluar dari kebiasaan justru dapat menjadi jalan menuju keberhasilan.

Selasa Legi juga disebut memiliki naluri bisnis yang baik, terutama ketika berkaitan dengan kreativitas dan inovasi. Kemampuan melihat peluang dari situasi sulit menjadi salah satu kekuatan yang dipercaya dapat meningkatkan peruntungan finansialnya.

5. Kamis Pahing

Pemilik weton Kamis Pahing kerap digambarkan mempunyai pendirian kuat dan tidak mudah mundur setelah menentukan tujuan.

Karakter keras kepala yang dimiliki mereka dapat menjadi kekurangan jika tidak dikendalikan. Namun, dalam sisi positifnya, sifat tersebut membuat Kamis Pahing mempunyai kegigihan tinggi dalam mengejar target.

Dalam dunia usaha yang penuh persaingan, ketahanan mental menjadi modal penting. Karena itu, berbagai pengalaman jatuh bangun dipercaya justru dapat memperkuat kemampuan Kamis Pahing dalam membangun kesuksesan.

6. Minggu Kliwon

Minggu Kliwon disebut mempunyai karakter yang berani menghadapi kenyataan, termasuk ketika berada dalam situasi sulit.

Mereka tidak mudah memilih jalan untuk menghindari persoalan. Sebaliknya, pemilik weton ini digambarkan lebih suka menghadapi masalah secara langsung dan mencari jalan keluarnya.

Sifat tersebut membuat Minggu Kliwon dipercaya cocok berada dalam posisi yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan. Kemampuan memimpin dan menghadapi tekanan disebut dapat membuka peluang menuju pencapaian yang lebih besar.

7. Rabu Pon

Rabu Pon dikenal memiliki ketahanan yang cukup kuat ketika menghadapi tekanan. Persoalan ekonomi maupun tantangan kehidupan tidak selalu membuat mereka menyerah.

Weton ini digambarkan mampu menggunakan kecerdikan untuk mencari solusi ketika menghadapi keterbatasan. Bagi mereka, peluang kecil tetap bisa memiliki nilai apabila dikelola dengan tepat.

Karena itu, kekayaan Rabu Pon dalam penafsiran tersebut tidak selalu datang secara instan. Rezeki disebut dapat berkembang perlahan melalui kemampuan membaca dan mengelola berbagai kesempatan.

8. Sabtu Wage

Sabtu Wage digambarkan sebagai sosok yang memiliki keberanian dan semangat bersaing. Mereka tidak terlalu nyaman jika harus terus berada dalam zona aman.

Ketika menemukan kesempatan baru, pemilik weton ini disebut berani mengambil langkah dan mencoba menghadapi tantangan. Sifat berani tersebut dapat menjadi kekuatan selama tetap disertai pertimbangan yang matang.

Perjalanan Sabtu Wage mungkin tidak selalu lurus. Namun, berbagai pengalaman dan kegagalan dipercaya dapat menjadi bagian dari proses menuju pencapaian yang lebih tinggi.

Pada akhirnya, delapan weton tersebut merupakan bagian dari penafsiran primbon dan tradisi kejawen yang berkembang di masyarakat. Prediksi mengenai kekayaan dan rezeki tidak dapat dianggap sebagai kepastian masa depan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho