JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, weton kerap digunakan sebagai salah satu cara untuk mengenali karakter dan gambaran perjalanan hidup seseorang. Weton sendiri merupakan perpaduan antara hari kelahiran dan lima pasaran Jawa, yakni Legi, Pahing, Pon, Wage, serta Kliwon.
Dalam kepercayaan primbon, sejumlah weton dipercaya memiliki karakter yang mendukung datangnya rezeki. Menariknya, mereka tidak selalu digambarkan sebagai sosok yang gemar menunjukkan keberhasilan kepada orang lain.
Justru, beberapa weton disebut lebih nyaman menjalani kehidupan dengan sederhana. Mereka mengutamakan kerja keras, menata keuangan, dan mengumpulkan hasil usaha secara perlahan hingga akhirnya memiliki kehidupan yang mapan.
Dilansir dari Youtube Bara Raja Cirebon, berikut delapan weton yang dalam primbon Jawa kerap dikaitkan dengan karakter tersebut.
Baca Juga: Cuan Datang dari Berbagai Arah, 3 Weton Ini Diprediksi Segera Makin Makmur
1. Senin Legi
Senin Legi dipercaya memiliki pembawaan yang lembut, rajin, dan cukup pandai mengatur pengeluaran. Mereka cenderung tidak mudah tergoda untuk menghabiskan uang demi sesuatu yang tidak terlalu dibutuhkan.
Kebiasaan mengelola keuangan dengan hati-hati membuat hasil kerja mereka dapat terkumpul sedikit demi sedikit. Kekayaan pun lebih banyak dibangun melalui ketekunan daripada gaya hidup mewah.
2. Selasa Pon
Selasa Pon sering dikaitkan dengan kemampuan melihat peluang, terutama dalam urusan perdagangan atau usaha. Mereka dikenal memiliki banyak ide dan cukup berani mencoba sesuatu yang baru.
Walaupun memiliki potensi dalam mencari penghasilan, pemilik weton ini disebut tidak terlalu suka menunjukkan pencapaiannya. Mereka lebih memilih membiarkan hasil usaha berbicara daripada sibuk memperlihatkan kekayaan.
3. Rabu Pahing
Pemilik Rabu Pahing dipercaya memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik. Mereka mudah bergaul, pandai menjaga kepercayaan, dan memiliki cukup banyak relasi.
Hubungan baik dengan orang lain dipercaya dapat membuka berbagai kesempatan, baik dalam pekerjaan maupun usaha. Namun, ketika kondisi finansial mulai membaik, mereka tetap cenderung menjalani hidup secara sederhana.
4. Kamis Kliwon
Kamis Kliwon sering digambarkan sebagai pribadi yang tenang dan memiliki intuisi kuat. Dalam kepercayaan primbon, weton ini disebut memiliki jalan rezeki yang cukup baik.
Peluang finansial bisa datang melalui usaha yang ditekuni maupun kesempatan yang muncul secara tidak terduga. Meski demikian, mereka lebih menyukai kehidupan yang tenteram daripada mengejar pengakuan dari orang lain.
5. Jumat Wage
Jumat Wage dipercaya memiliki pola rezeki yang berkembang seiring perjalanan usia. Mereka dikenal tekun dan mampu bertahan menjalani pekerjaan dalam waktu panjang.
Menariknya, gaya hidup mereka cenderung tidak banyak berubah meski kondisi ekonomi semakin baik. Kebiasaan hidup hemat membuat mereka mampu menyimpan hasil kerja dan mengumpulkan aset secara perlahan.
6. Sabtu Legi
Sabtu Legi sering dikaitkan dengan kemandirian dalam mencari penghasilan. Weton ini dipercaya memiliki potensi berkembang melalui usaha sendiri, perdagangan, maupun bisnis keluarga.
Mereka biasanya terus berusaha memperbaiki kondisi finansial tanpa terlalu memperlihatkan prosesnya kepada orang lain. Karena itu, kekayaan mereka lebih mungkin terlihat dari aset dan usaha yang berhasil dikembangkan.
7. Minggu Pon
Minggu Pon dikenal dalam primbon sebagai weton yang berani mengambil keputusan. Mereka tidak mudah takut menghadapi perubahan dan cukup terbuka terhadap peluang baru.
Karakter tersebut dipercaya dapat membantu mereka mengembangkan usaha atau mengambil kesempatan yang berpotensi meningkatkan penghasilan. Namun, mereka bukan tipe yang gemar hidup berlebihan dan justru lebih senang menggunakan kelebihan rezekinya untuk membantu orang lain.
8. Senin Kliwon
Senin Kliwon dipercaya memiliki kemampuan mengatur keseimbangan antara kebutuhan dan keinginan. Mereka cenderung mempertimbangkan sesuatu sebelum mengeluarkan uang.
Peluang yang datang pun tidak langsung diambil secara gegabah. Dengan perhitungan yang matang, kesempatan tersebut dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan yang lebih stabil.
Seiring waktu, kondisi ekonomi mereka dipercaya dapat semakin kuat hingga mencapai kehidupan yang mapan tanpa harus banyak mendapat sorotan.