← Beranda
Jarang Bicara Sembarangan, 5 Weton Ini Disebut Punya Ucapan Bertuah Menurut Primbon Jawa
Niko SulpriyonoSenin, 17 Agustus 2026 | 06.29 WIB
Ilustrasi Ucapan (Freepik)

JawaPos.com – Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya digunakan untuk mengetahui hari kelahiran seseorang. Weton juga kerap dikaitkan dengan watak, karakter, hingga potensi spiritual yang dipercaya melekat pada seseorang.

Salah satu kepercayaan yang berkembang adalah adanya weton tertentu yang dianggap memiliki kekuatan ucapan. Perkataannya dinilai memiliki bobot tersendiri, terutama ketika disampaikan dengan keyakinan, ketulusan, atau berdasarkan firasat yang kuat.

Dalam pandangan Primbon Jawa, sebagian orang bahkan dipercaya memiliki kepekaan batin sehingga perkataan, nasihat, maupun doa yang mereka sampaikan terkadang terasa selaras dengan kejadian yang kemudian berlangsung.

Namun, hal tersebut merupakan kepercayaan dalam tradisi dan budaya Jawa, bukan fakta ilmiah yang dapat membuktikan bahwa weton tertentu membuat doa seseorang pasti terkabul.

Baca Juga: Rezeki Mengalir Deras di Bulan Agustus, 8 Weton Ini Disebut Paling Beruntung

Lantas, weton apa saja yang dipercaya memiliki karakter tersebut? Berikut lima di antaranya yang dirangkum dari kepercayaan Primbon Jawa.

1. Senin Legi – Tenang, tetapi Dipercaya Punya Kekuatan Batin

Pemilik weton Senin Legi umumnya digambarkan sebagai sosok yang lembut, kalem, dan tidak gemar banyak berbicara. Meski demikian, ketenangan tersebut dipercaya menyimpan kepekaan batin yang cukup kuat.

Mereka cenderung memilih kata-kata dengan hati-hati. Ketika menyampaikan harapan atau mendoakan seseorang, perkataannya dianggap lahir dari ketulusan, bukan sekadar ucapan spontan.

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, karakter inilah yang membuat Senin Legi sering dikaitkan dengan ucapan yang memiliki makna mendalam. Tidak mengherankan jika orang-orang di sekitarnya merasa nyaman meminta nasihat atau doa kepada mereka.

2. Jumat Kliwon – Berwibawa dan Peka terhadap Firasat

Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang cukup populer dalam berbagai kepercayaan tradisional Jawa. Weton ini kerap dikaitkan dengan karakter berwibawa, intuitif, dan memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitarnya.

Ketika berbicara, mereka dipercaya tidak terlalu banyak mengeluarkan kata-kata. Namun, sekali memberikan pendapat, perkataannya sering dianggap memiliki bobot.

Sifat intuitif tersebut juga membuat Jumat Kliwon dipercaya mampu memberikan nasihat yang terasa tepat dengan keadaan. Dalam tradisi tertentu, mereka bahkan kerap dianggap memiliki kemampuan batin yang membuat firasatnya lebih tajam.

3. Rabu Pahing – Intuisi Kuat dan Sering Dikaitkan dengan Firasat

Rabu Pahing dipercaya mempunyai karakter yang cukup peka terhadap berbagai keadaan. Mereka digambarkan sebagai sosok yang mampu memperhatikan hal-hal kecil sebelum mengambil keputusan.

Karena sifat tersebut, perkataan Rabu Pahing terkadang dianggap seperti sebuah firasat. Apa yang mereka sampaikan bisa saja kemudian memiliki kemiripan dengan kejadian yang berlangsung.

Dalam urusan doa, mereka dipercaya lebih mengutamakan kesungguhan daripada banyaknya kata. Ketika menginginkan sesuatu, fokus dan keteguhan hati menjadi karakter yang sering dilekatkan pada weton ini.

4. Sabtu Pon – Tegas dan Tidak Suka Berbicara Sembarangan

Pemilik weton Sabtu Pon dikenal dalam kepercayaan tradisional sebagai pribadi yang tegas dan berani mengungkapkan pendapat. Mereka biasanya tidak terlalu menyukai basa-basi dan lebih memilih menyampaikan sesuatu secara langsung.

Ketegasan tersebut membuat perkataan mereka terkadang terdengar kuat. Namun, di balik sikap tersebut, mereka juga dipercaya memiliki niat yang tulus ketika mendoakan orang lain.

Karena itu, Sabtu Pon sering dikaitkan dengan ucapan yang memiliki pengaruh terhadap orang-orang di sekitarnya. Mereka pun dipercaya perlu berhati-hati dalam berbicara agar ketegasan tidak berubah menjadi perkataan yang dapat menyakiti orang lain.

5. Selasa Wage – Peka dan Dipercaya Memiliki Firasat Tajam

Selasa Wage menjadi weton terakhir dalam daftar ini. Dalam Primbon Jawa, pemilik weton tersebut sering digambarkan mempunyai kepekaan perasaan dan intuisi yang cukup tinggi.

Ada kalanya mereka mengucapkan sesuatu secara spontan, tetapi kemudian perkataan tersebut dianggap memiliki kesesuaian dengan kejadian yang terjadi. Hal inilah yang membuat Selasa Wage kerap dikaitkan dengan kemampuan membaca situasi melalui firasat.

Selain itu, mereka dipercaya memiliki empati yang baik. Ketika orang terdekat menghadapi masalah, Selasa Wage cenderung mampu memberikan kalimat yang menenangkan sekaligus membantu melihat persoalan dari sudut pandang berbeda.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho