← Beranda
Tak Sekadar Kaya Materi, 8 Weton Ini Disebut Memiliki Balungan Sugih dalam Primbon Jawa
Niko SulpriyonoMinggu, 16 Agustus 2026 | 22.54 WIB
Ilustrasi Rezeki mengalir deras (Freepik)

JawaPos.com - Dalam khazanah budaya Jawa, weton kerap digunakan untuk menggambarkan karakter, kecenderungan hidup, hingga keberuntungan seseorang. Salah satu istilah yang dikenal dalam sejumlah penafsiran Primbon Jawa adalah Balungan Sugih.

Secara umum, istilah tersebut dikaitkan dengan gambaran kehidupan yang berkecukupan. Maknanya tidak selalu sebatas memiliki banyak harta, tetapi juga dapat dikaitkan dengan ketenteraman, hubungan keluarga yang baik, kemampuan menghadapi persoalan, serta datangnya peluang dari berbagai arah.

Orang yang disebut memiliki Balungan Sugih dipercaya mempunyai potensi untuk mengembangkan kehidupan yang makmur. Namun, dalam pandangan tradisional tersebut, keberuntungan tetap perlu diimbangi dengan kerja keras, kemampuan mengelola rezeki, serta perilaku yang baik.

Lantas, weton apa saja yang masuk dalam kategori tersebut?

Baca Juga: Rezeki dan Karisma Jadi Kekuatan, 3 Weton Ini Diprediksi Mudah Meraih Kemakmuran

Berikut delapan weton yang dirangkum dari kanal YouTube MbahMul.

1. Rabu Legi

Rabu Legi mempunyai neptu 12, yang berasal dari nilai Rabu sebesar 7 dan Legi sebesar 5.

Weton ini kerap digambarkan sebagai pribadi yang tenang, sabar, dan mampu mempertimbangkan sesuatu sebelum mengambil keputusan. Mereka tidak mudah terbawa suasana ketika menghadapi persoalan.

Dalam urusan rezeki, Rabu Legi dipercaya mempunyai kemampuan mengelola pemasukan dengan cukup baik. Mereka dianggap mampu melihat kapan harus menyimpan uang, memanfaatkan peluang, atau mengambil keputusan penting.

Sikap yang tenang juga membuat pemilik weton ini mudah memperoleh kepercayaan dari lingkungan. Dalam beberapa penafsiran Primbon, karakter tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung datangnya peluang dan keberuntungan.

2. Jumat Wage

Jumat Wage memiliki neptu 10, hasil perpaduan nilai Jumat 6 dan Wage 4.

Pemilik weton ini digambarkan mempunyai karakter kalem serta kemampuan membaca keadaan. Mereka tidak selalu mengejar sesuatu secara terburu-buru, tetapi cenderung membangun kehidupan secara perlahan dan konsisten.

Dalam bidang pekerjaan maupun usaha, Jumat Wage dipercaya memiliki kemampuan menganalisis peluang. Kesuksesan yang diperoleh pun disebut lebih banyak berasal dari ketekunan dan keputusan yang matang.

Ketika memasuki usia yang lebih dewasa, weton ini diyakini semakin mampu menikmati hasil dari usaha yang telah dibangun sebelumnya.

3. Senin Kliwon

Senin Kliwon mempunyai neptu 12, berasal dari Senin bernilai 4 dan Kliwon bernilai 8.

Menurut penafsiran Primbon Jawa, pemilik weton ini memiliki ketahanan mental yang kuat. Mereka mampu bertahan ketika menghadapi tekanan dan tidak mudah menyerah pada keadaan.

Jalur rezekinya pun dipercaya dapat muncul melalui berbagai sumber. Peluang pekerjaan, bantuan orang lain, maupun hasil dari usaha yang dilakukan dalam waktu lama disebut dapat menjadi pintu datangnya keberuntungan.

Karakter yang kuat dan kemampuan mendapatkan kepercayaan membuat Senin Kliwon kerap digambarkan cocok berada dalam posisi yang membutuhkan tanggung jawab dan kepemimpinan.

4. Kamis Pon

Kamis Pon mempunyai neptu 15, hasil penjumlahan Kamis 8 dan Pon 7.

Weton ini dikenal dalam sejumlah tafsir sebagai sosok yang mempunyai karakter tegas, berani, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Mereka dipercaya mempunyai naluri yang cukup baik dalam membaca kesempatan. Karena itu, Kamis Pon sering dikaitkan dengan bidang usaha atau pekerjaan yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan.

Meski memiliki potensi besar, pemilik weton ini tetap perlu mengendalikan sikap terlalu dominan. Ketegasan yang disertai kebijaksanaan diyakini akan membuat peluang keberhasilan semakin terbuka.

5. Sabtu Legi

Sabtu Legi memiliki neptu 14, gabungan Sabtu 9 dan Legi 5.

Pemilik weton ini dipercaya mempunyai daya juang yang kuat. Perjalanan hidupnya bahkan digambarkan tidak selalu berlangsung mulus sejak awal.

Namun, berbagai pengalaman tersebut justru dipercaya membentuk mental yang lebih tangguh. Setelah melewati sejumlah tantangan, peluang untuk menikmati hasil kerja keras disebut semakin terbuka.

Rezeki Sabtu Legi dapat dikaitkan dengan usaha mandiri, hasil kerja yang dilakukan secara konsisten, maupun bantuan dari orang-orang di sekitarnya.

6. Selasa Pon

Selasa Pon memiliki neptu 10, berasal dari Selasa bernilai 3 dan Pon bernilai 7.

Weton ini digambarkan sebagai pribadi yang mandiri dan tidak mudah bergantung kepada orang lain. Mereka lebih senang menyelesaikan persoalan dengan kemampuan sendiri.

Dalam masalah finansial, Selasa Pon dipercaya mempunyai kecenderungan berhati-hati. Kemampuan mengatur pengeluaran dan ketekunan dalam bekerja menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih stabil.

Keberuntungan weton ini tidak selalu digambarkan datang secara instan. Sebaliknya, kemapanan dipercaya terbentuk sedikit demi sedikit melalui disiplin dan konsistensi.

7. Minggu Kliwon

Minggu Kliwon mempunyai neptu 13, yang merupakan hasil kombinasi nilai Minggu 5 dan Kliwon 8.

Pemilik weton ini kerap digambarkan memiliki karakter berani, tegas, serta mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

Keberanian mengambil keputusan menjadi salah satu kekuatan yang dikaitkan dengan weton tersebut. Ketika mampu memperhitungkan risiko dengan baik, mereka dipercaya dapat membuka peluang baru dalam pekerjaan maupun usaha.

Karakter yang kuat juga membuat Minggu Kliwon disebut mudah memperoleh perhatian dan kepercayaan dari orang lain.

8. Rabu Wage

Rabu Wage memiliki neptu 12, terdiri dari Rabu 7 dan Wage 5.

Pemilik weton ini dikenal dalam penafsiran Primbon sebagai pribadi yang halus dalam bersikap, bijaksana, dan mudah beradaptasi dengan berbagai lingkungan.

Salah satu sumber keberuntungan yang dipercaya melekat pada Rabu Wage adalah hubungan sosial. Sikap baik dan kemampuan menjaga hubungan dengan orang lain disebut dapat membuka berbagai kesempatan.

Karena itu, rezeki Rabu Wage tidak selalu dikaitkan dengan usaha pribadi semata. Bantuan, kerja sama, dan peluang yang datang melalui relasi juga dipercaya menjadi bagian dari perjalanan hidup mereka.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho