← Beranda
5 Weton yang Disebut Sakral, Punya Perlindungan Spiritual dan Energi Batin Kuat
Niko SulpriyonoMinggu, 16 Agustus 2026 | 03.33 WIB
 ilustrasi pantang dihina (Freepik)

JawaPos.com – Dalam kebudayaan Jawa, weton tidak hanya digunakan sebagai penanda hari kelahiran. Perhitungan hari dan pasaran kelahiran juga kerap dikaitkan dengan karakter, perjalanan hidup, serta berbagai kepercayaan mengenai energi batin seseorang.

Sejumlah weton bahkan dipercaya mempunyai daya spiritual yang kuat. Dalam kepercayaan tersebut, pemilik weton tertentu dianggap memiliki perlindungan alami sehingga mampu menghadapi berbagai energi negatif dari lingkungan sekitarnya.

Ada pula anggapan bahwa perlakuan buruk yang ditujukan kepada mereka dapat berbalik kepada pelakunya. Konsep tersebut biasanya dikaitkan dengan keseimbangan karma dan keyakinan bahwa setiap perbuatan akan memperoleh akibat.

Namun, pandangan mengenai tulah dan energi spiritual tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan tradisi Primbon Jawa, bukan sesuatu yang dapat dibuktikan secara ilmiah.

Baca Juga: Punya Mental Pemimpin, 5 Weton Ini Dipercaya Mampu Meraih Kesuksesan dan Kekayaan

Dirangkum dari kanal YouTube NGAOS JAWA, berikut lima weton yang dipercaya memiliki aura perlindungan batin kuat.

1. Kamis Legi – Kelembutan yang Menyimpan Kekuatan

Kamis Legi kerap digambarkan sebagai sosok yang lembut, sabar, dan memiliki hati yang tulus. Mereka cenderung menghindari perselisihan serta lebih memilih menciptakan suasana damai dalam lingkungan sekitarnya.

Meski terlihat tenang, dalam kepercayaan Primbon Jawa mereka disebut mempunyai kekuatan batin yang cukup besar. Kesabaran menjadi salah satu karakter utama yang membuat mereka tidak mudah terpancing ketika menghadapi perlakuan buruk.

Alih-alih membalas dengan kemarahan, pemilik weton ini dipercaya lebih memilih diam dan menyerahkan persoalan kepada waktu.

Dalam kepercayaan masyarakat, sikap tersebut kemudian dikaitkan dengan konsep energi negatif yang pada akhirnya kembali kepada orang yang mengirimkannya.

2. Selasa Pon – Diibaratkan Sebagai Cermin

Selasa Pon dipercaya mempunyai karakter tegas, jujur, dan cukup peka terhadap sikap orang lain. Karena itu, weton ini sering digambarkan seperti cermin yang memantulkan perlakuan yang diterimanya.

Ketika diperlakukan dengan baik, mereka cenderung membalasnya dengan sikap serupa. Sebaliknya, perlakuan buruk dipercaya dapat membawa konsekuensi bagi orang yang melakukannya.

Pemilik Selasa Pon juga dikenal tidak terlalu menyukai konflik berkepanjangan. Mereka lebih memilih menyampaikan sesuatu secara langsung daripada memainkan drama.

Sikap tegas tersebut terkadang dapat disalahartikan sebagai keras. Padahal, menurut gambaran tradisionalnya, mereka hanya berusaha mempertahankan prinsip yang diyakini.

3. Sabtu Kliwon – Dikaitkan dengan Perlindungan Leluhur

Sabtu Kliwon termasuk salah satu weton yang cukup sering dikaitkan dengan dunia spiritual dalam tradisi Jawa.

Pemilik weton ini digambarkan mempunyai karakter kuat, berani, dan memiliki keteguhan hati. Dalam sejumlah kepercayaan, mereka juga dipercaya mempunyai hubungan batin yang erat dengan leluhur.

Keyakinan tersebut kemudian melahirkan anggapan bahwa Sabtu Kliwon mempunyai perlindungan spiritual yang lebih kuat dibandingkan weton lainnya.

Walaupun dianggap mempunyai energi besar, pemilik Sabtu Kliwon justru sering digambarkan tidak suka mencari masalah. Mereka dapat menjalani kehidupan secara sederhana dan cenderung menghindari konflik.

Namun, ketika merasa harga dirinya direndahkan, mereka dipercaya mempunyai keteguhan untuk mempertahankan diri.

4. Rabu Pahing – Tenang tetapi Memiliki Energi Batin Kuat

Rabu Pahing dipercaya mempunyai karakter pendiam, bijaksana, dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Mereka cenderung memikirkan sesuatu secara mendalam sebelum menentukan tindakan. Karena itulah, sikap diam yang mereka tunjukkan tidak selalu berarti lemah.

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, ketenangan tersebut justru dianggap sebagai salah satu bentuk kekuatan batin. Mereka dipercaya mampu menghadapi perlakuan buruk tanpa harus membalas secara langsung.

Konsep tersebut kemudian dikaitkan dengan keyakinan bahwa energi negatif yang diberikan kepada Rabu Pahing dapat kembali kepada sumbernya.

Sementara itu, ketika diperlakukan dengan baik, weton ini dipercaya mampu memberikan rasa nyaman dan ketenangan kepada orang-orang di sekitarnya.

5. Jumat Wage – Dikenal Memiliki Aura Spiritual

Jumat Wage juga termasuk weton yang kerap dikaitkan dengan sisi spiritual dalam tradisi Jawa.

Pemilik weton ini umumnya digambarkan sebagai pribadi sederhana, tidak banyak bicara, dan tidak gemar mencari perhatian. Ketenangan menjadi salah satu karakter yang paling menonjol.

Dalam kepercayaan tertentu, Jumat Wage dianggap memiliki hubungan khusus dengan energi alam dan dunia spiritual. Karena itu, mereka dipercaya mempunyai perlindungan batin yang membuatnya lebih tahan terhadap berbagai niat buruk.

Sebagian cerita tradisional bahkan mengaitkan perlakuan buruk terhadap pemilik Jumat Wage dengan munculnya berbagai kesulitan bagi pelakunya.

Meski demikian, hal tersebut tetap berada dalam ranah kepercayaan masyarakat dan tidak dapat dianggap sebagai hubungan sebab-akibat yang terbukti secara ilmiah.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho