← Beranda
Dari Senin Legi hingga Sabtu Kliwon, 7 Weton Ini Konon Dekat dengan Kemakmuran
Leni Setya WatiSabtu, 15 Agustus 2026 | 01.35 WIB
Ilustrasi kemakmuran (Freepik)

JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, weton merupakan perpaduan antara hari dan pasaran kelahiran. Sejak dahulu, weton digunakan dalam berbagai perhitungan tradisional untuk menggambarkan karakter, kecenderungan hidup, hingga peruntungan seseorang.

Salah satu pembahasan yang sering muncul dalam Primbon Jawa adalah mengenai rezeki. Ada weton yang dipercaya memiliki perjalanan finansial penuh tantangan, tetapi ada pula yang disebut memiliki peluang lebih besar untuk menemukan jalan keluar ketika menghadapi kesulitan.

Dalam kepercayaan tersebut, beberapa weton bahkan digambarkan memiliki “pintu rezeki” yang kuat. Artinya, pemiliknya dianggap lebih mudah menemukan kesempatan, mendapatkan bantuan, atau membuka sumber penghasilan baru.

Mengutip kanal YouTube Ngaos Jawa, berikut tujuh weton yang dalam kepercayaan primbon disebut memiliki peruntungan rezeki yang cukup menonjol.

Baca Juga: Tak Selalu Mudah di Awal, 7 Weton Ini Disebut Akan Menikmati Rezeki Besar di Kemudian Hari

1. Senin Legi

Senin Legi memiliki neptu 9, hasil dari Senin bernilai 4 dan Legi bernilai 5. Dalam berbagai tafsir primbon, weton ini kerap dikaitkan dengan perpaduan antara kemampuan berpikir dan kepekaan terhadap keadaan.

Mereka dipercaya cukup pandai melihat kesempatan yang muncul di sekitarnya. Peluang tersebut dapat berasal dari usaha pribadi, kerja sama, maupun hubungan dengan orang lain.

Kemampuan membangun relasi juga menjadi salah satu karakter yang sering dikaitkan dengan Senin Legi. Jaringan yang luas dipercaya dapat membuka lebih banyak kesempatan.

Namun, keberanian mengambil risiko tetap perlu disertai pertimbangan. Terlalu percaya diri tanpa perhitungan justru dapat menjadi penghambat.

2. Rabu Kliwon

Rabu Kliwon memiliki neptu 15, yang berasal dari nilai Rabu 7 dan Kliwon 8.

Dalam kepercayaan primbon, weton ini digambarkan mempunyai mental yang kuat dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.

Kreativitas juga menjadi salah satu karakter yang sering dilekatkan pada Rabu Kliwon. Mereka dipercaya mampu melihat kemungkinan yang tidak selalu diperhatikan orang lain.

Kemampuan tersebut dianggap dapat menjadi modal dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan, jasa, maupun pekerjaan yang membutuhkan kreativitas.

Relasi dengan orang lain juga disebut dapat membawa kesempatan baru. Namun, sifat keras kepala perlu dikendalikan agar tidak membuat mereka menolak masukan yang sebenarnya bermanfaat.

3. Jumat Wage

Jumat Wage mempunyai neptu 10, dari Jumat bernilai 6 dan Wage bernilai 4.

Weton ini dalam primbon sering digambarkan memiliki karakter tenang dan cukup pandai membaca keadaan. Mereka mungkin terlihat santai, tetapi dipercaya mampu memanfaatkan kesempatan ketika momentum yang tepat datang.

Kemampuan berkomunikasi dan menjaga hubungan menjadi salah satu kekuatan Jumat Wage. Peluang rezeki disebut dapat datang melalui orang lain, seperti rekan kerja, kenalan, maupun jaringan sosial.

Tawaran pekerjaan, proyek, atau bentuk kesempatan lainnya bisa muncul karena hubungan yang telah dibangun sebelumnya.

Namun, sikap terlalu santai dapat menjadi kelemahan. Konsistensi dan kedisiplinan tetap dibutuhkan agar kesempatan yang datang tidak berlalu begitu saja.

4. Selasa Pahing

Selasa Pahing memiliki neptu 12, dengan Selasa bernilai 3 dan Pahing bernilai 9.

Menurut tafsir tradisional, pemilik weton ini dikenal memiliki semangat tinggi dan keberanian untuk memulai sesuatu dari awal.

Mereka juga dipercaya memiliki kepekaan terhadap perubahan dan cukup cepat menangkap peluang. Karena itu, Selasa Pahing sering dikaitkan dengan bidang yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan.

Ketika menghadapi kondisi sulit, mereka dipercaya dapat menemukan alternatif jalan keluar, baik melalui bantuan orang lain maupun kesempatan baru.

Meski demikian, kecenderungan bertindak terlalu cepat perlu diimbangi dengan perencanaan. Keberanian akan lebih bermanfaat jika disertai perhitungan yang matang.

5. Kamis Pon

Kamis Pon memiliki neptu 15, berasal dari Kamis dengan nilai 8 dan Pon dengan nilai 7.

Weton ini dalam kepercayaan primbon kerap dikaitkan dengan kestabilan dan kemampuan membangun sesuatu secara bertahap.

Mereka digambarkan tidak terlalu mudah tergoda untuk menghabiskan sesuatu yang dimiliki. Kemampuan mengatur keuangan dan mengembangkan apa yang sudah ada dianggap menjadi salah satu kelebihannya.

Karena sifat tersebut, Kamis Pon disebut cocok dengan aktivitas yang membutuhkan perencanaan jangka panjang, seperti bisnis keluarga atau pengembangan aset.

Di sisi lain, terlalu berhati-hati dapat membuat peluang tertentu terlewat. Karena itu, kemampuan mempertimbangkan risiko sekaligus berani mengambil keputusan menjadi hal penting.

6. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon mempunyai neptu 17, hasil dari Sabtu bernilai 9 dan Kliwon bernilai 8.

Dalam primbon, weton ini sering digambarkan memiliki karakter kuat dan mampu membangun kepercayaan dari orang-orang di sekitarnya.

Hubungan jangka panjang dianggap menjadi salah satu jalur penting bagi perkembangan rezekinya. Jaringan yang terawat dapat membuka kesempatan baru ketika sumber penghasilan sebelumnya mengalami hambatan.

Sabtu Kliwon juga dipercaya memiliki peluang memperoleh penghasilan dari lebih dari satu jalur. Misalnya, pekerjaan utama dapat dilengkapi dengan usaha sampingan atau kegiatan lain.

Namun, sifat keras hati perlu dikendalikan. Keterbukaan terhadap saran dan kritik dapat membantu mereka mengambil keputusan dengan lebih baik.

7. Minggu Legi

Minggu Legi memiliki neptu 10, dari Minggu bernilai 5 dan Legi bernilai 5.

Dalam tafsir primbon, weton ini kerap dikaitkan dengan keberuntungan dan kemampuan beradaptasi. Mereka dipercaya cukup cepat menyesuaikan diri ketika kondisi berubah.

Peluang finansial juga disebut dapat datang melalui pertemuan atau hubungan yang tidak direncanakan sebelumnya. Kenalan baru, rekan bisnis, atau tawaran pekerjaan dapat menjadi pintu menuju kesempatan yang lebih besar.

Minggu Legi juga digambarkan cukup pandai memanfaatkan peluang yang sudah berada di depan mata.

Namun, keberuntungan tidak sebaiknya membuat seseorang terlena. Pengelolaan keuangan dan perencanaan jangka panjang tetap diperlukan agar kondisi yang baik dapat bertahan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho