← Beranda
6 Weton yang Konon Lahir Membawa Keberkahan, Rezeki Lancar hingga Punya Wibawa Tinggi
Niko SulpriyonoJumat, 14 Agustus 2026 | 03.41 WIB
Ilustrasi sultan dunia akhirat (Freepik)

JawaPos.com -- Dalam budaya Jawa, weton tidak hanya dikenal sebagai penanda hari kelahiran seseorang. Perhitungan hari dan pasaran ini juga kerap digunakan untuk menggambarkan karakter, kecenderungan sifat, hingga peruntungan seseorang.

Ada sejumlah weton yang dalam penafsiran tradisional dianggap memiliki keistimewaan tertentu. Sebagian dikaitkan dengan kemudahan dalam mencari rezeki, sementara lainnya dipercaya mempunyai wibawa, intuisi, atau kepekaan batin yang lebih kuat.

Istilah "sultan dunia akhirat" dalam pembahasan weton biasanya digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dianggap memiliki keseimbangan antara keberuntungan duniawi dan kehidupan spiritual.

Namun, berbagai anggapan tersebut merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan Primbon Jawa. Weton tidak dapat dijadikan ukuran pasti mengenai kekayaan, keberhasilan, ataupun kondisi spiritual seseorang.

Baca Juga: Punya Intuisi Tajam hingga Karisma Kuat, 7 Weton Ini Konon Bikin Orang Segan

Dalam materi yang dilansir dari kanal YouTube MbahMul, terdapat sejumlah weton yang disebut mempunyai karakter istimewa. Berikut enam di antaranya.

1. Senin Legi, Dipercaya Punya Jalan Rezeki yang Terbuka

Senin Legi termasuk weton yang dalam penafsiran tradisional sering dikaitkan dengan sifat tenang dan mudah mendapatkan simpati.

Pemilik weton ini dipercaya mempunyai pembawaan yang membuat orang lain merasa nyaman berada di dekatnya. Sikap yang tidak berlebihan dan kecenderungan menjaga hubungan baik disebut menjadi salah satu kekuatan mereka dalam kehidupan sosial.

Dari sisi rezeki, Senin Legi dipercaya mempunyai peluang mendapatkan bantuan atau kesempatan dari berbagai arah. Ketika menghadapi persoalan, selalu ada kemungkinan munculnya jalan keluar yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Kepribadian yang hangat juga membuat mereka mudah mendapatkan kepercayaan. Dalam lingkungan kerja maupun pergaulan, karakter tersebut dapat menjadi modal untuk membangun relasi yang luas.

Dalam konteks spiritual, Senin Legi digambarkan sebagai sosok yang memiliki ketenangan batin. Mereka disebut dapat menjadi tempat orang lain mencari semangat maupun keteduhan ketika menghadapi persoalan.

2. Rabu Pahing, Punya Intuisi dan Jiwa Kepemimpinan

Rabu Pahing dikenal sebagai salah satu weton yang kerap mendapat perhatian dalam pembahasan Primbon Jawa. Pemilik weton ini dipercaya mempunyai intuisi kuat dan kemampuan memahami situasi dengan cepat.

Mereka digambarkan tidak mudah terbawa suasana. Sebelum mengambil keputusan, Rabu Pahing cenderung mengamati keadaan terlebih dahulu.

Karakter tersebut kemudian dikaitkan dengan kemampuan memimpin. Bukan selalu karena mereka mengejar posisi, melainkan karena orang lain merasa yakin terhadap keputusan dan sikap mereka.

Rabu Pahing juga disebut mempunyai kepekaan terhadap keadaan di sekitarnya. Dalam kepercayaan tradisional, kemampuan tersebut bahkan sering dihubungkan dengan firasat atau pertanda tertentu.

Jika digunakan secara positif, sifat intuitif ini dapat membantu seseorang mengambil keputusan dengan lebih hati-hati dan tidak mudah terburu-buru.

3. Jumat Kliwon, Identik dengan Wibawa Spiritual

Jumat Kliwon merupakan salah satu weton yang sangat sering muncul dalam pembahasan tradisi dan spiritualitas Jawa.

Dalam penafsiran Primbon, pemilik Jumat Kliwon digambarkan memiliki pembawaan yang teduh, tutur kata yang lembut, dan wibawa yang cukup kuat.

Mereka dipercaya dapat membuat orang lain merasa nyaman ketika berbicara atau meminta nasihat. Karena itu, pemilik weton ini sering digambarkan sebagai sosok yang mempunyai pengaruh meskipun tidak selalu menduduki posisi formal.

Kekuatan Jumat Kliwon juga kerap dikaitkan dengan sisi batin. Dalam kepercayaan tertentu, mereka disebut memiliki intuisi yang tajam dan mampu merasakan perubahan suasana di sekitarnya.

Berbagai pengalaman hidup yang berat juga dipercaya dapat membentuk ketahanan mental mereka. Ketika menghadapi kegagalan, mereka digambarkan mampu bangkit dan kembali menata kehidupan.

4. Minggu Wage, Mudah Mendapat Simpati dan Peluang

Minggu Wage dalam penafsiran tradisional disebut memiliki karakter yang mudah menarik simpati orang lain.

Pemilik weton ini biasanya digambarkan ramah, hangat, dan cukup mudah membangun hubungan dengan lingkungan baru. Kemampuan bergaul tersebut dipercaya dapat membuka berbagai kesempatan dalam kehidupan.

Dari sisi rezeki, Minggu Wage disebut memiliki peluang memperoleh keuntungan melalui relasi, pekerjaan, maupun usaha yang dijalankan.

Keberuntungan tersebut tidak selalu berarti mendapatkan uang secara tiba-tiba. Dalam kehidupan sehari-hari, bertemu orang yang tepat, mendapatkan kesempatan kerja, atau menemukan peluang usaha juga dapat dipandang sebagai bentuk rezeki.

Sifat suka membantu juga menjadi karakter yang sering dilekatkan pada Minggu Wage. Dalam kepercayaan Jawa, kebaikan kepada orang lain dipercaya dapat menjadi salah satu jalan datangnya keberkahan.

5. Kamis Pon, Punya Bakat Menyatukan Orang

Kamis Pon digambarkan sebagai weton dengan kemampuan sosial yang cukup kuat. Pemiliknya dipercaya mampu menjadi penengah ketika terjadi perbedaan pendapat.

Sifat tersebut membuat mereka sering dijadikan tempat meminta saran atau menyelesaikan persoalan. Kemampuan mendengarkan dan memahami berbagai sudut pandang menjadi salah satu keunggulan yang sering dikaitkan dengan weton ini.

Dalam pekerjaan, karakter tersebut dapat membuat Kamis Pon mudah mendapatkan kepercayaan dari rekan maupun orang yang lebih senior.

Mereka juga disebut mempunyai kemampuan memanfaatkan peluang. Jika dipadukan dengan kerja keras dan kemampuan membangun relasi, karakter tersebut dipercaya dapat mendukung perkembangan karier.

Dalam pembahasan spiritual, Kamis Pon juga dikaitkan dengan kepekaan terhadap berbagai pertanda. Namun, hal ini merupakan bagian dari kepercayaan tradisional dan tidak dapat dianggap sebagai kemampuan yang terbukti secara ilmiah.

6. Sabtu Kliwon, Weton yang Kental dengan Tradisi Spiritual

Sabtu Kliwon menjadi weton terakhir dalam daftar pada naskah sumber. Weton ini sering dikaitkan dengan pembahasan mengenai spiritualitas dan leluhur dalam tradisi Jawa.

Pemilik Sabtu Kliwon digambarkan memiliki karakter yang tenang, kuat, dan cenderung mempunyai kedalaman pemikiran.

Dalam kepercayaan tertentu, mereka disebut memiliki kepekaan batin yang tinggi. Pengalaman berupa mimpi atau firasat terkadang dianggap mempunyai makna tertentu bagi perjalanan hidup mereka.

Sabtu Kliwon juga dipercaya memiliki daya tahan menghadapi berbagai ujian. Ketika mengalami masa sulit, mereka digambarkan mampu bertahan dan perlahan menemukan jalan keluar.

Karakter tersebut membuat mereka sering dianggap mempunyai wibawa tersendiri. Orang lain bahkan dapat merasa nyaman meminta nasihat atau menceritakan persoalan pribadi kepada mereka.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho