← Beranda
Tak Hanya Karismatik, 5 Weton Ini Konon Memiliki Jalan Rezeki yang Istimewa
Leni Setya WatiRabu, 12 Agustus 2026 | 22.19 WIB
Ilustrasi weton paling sakti yang diyakini sebagai raja keberuntungan dan kekayaan (freepik)

JawaPos.com – Dalam kebudayaan Jawa, weton merupakan perhitungan hari kelahiran yang sejak lama digunakan untuk membaca berbagai aspek kehidupan seseorang. Perhitungannya menggabungkan hari dalam sepekan dengan lima hari pasaran Jawa.

Bagi sebagian masyarakat, weton tidak hanya berkaitan dengan karakter, tetapi juga dipercaya dapat memberikan gambaran mengenai keberuntungan, rezeki, jodoh, hingga perjalanan hidup.

Dari berbagai kombinasi weton, terdapat sejumlah weton yang dipercaya mempunyai karakter istimewa dan peluang keberuntungan lebih besar.

Baca Juga: Punya Mental Baja, 3 Weton Ini Dipercaya Mampu Meraih Kemakmuran

Beberapa di antaranya bahkan digambarkan memiliki daya tarik rezeki, ketangguhan menghadapi masalah, serta kemampuan memimpin yang kuat.

Namun, perlu dipahami bahwa ramalan weton merupakan bagian dari kepercayaan dan warisan budaya Jawa, sehingga tidak dapat dijadikan kepastian mengenai kondisi finansial atau masa depan seseorang.

Berikut lima weton yang disebut dalam pembahasan kanal YouTube Catatan Jawa.

1. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon menjadi salah satu weton yang kerap mendapatkan perhatian dalam tradisi Jawa. Kombinasi Jumat dan pasaran Kliwon sering dikaitkan dengan karakter yang kuat, peka, dan memiliki daya tarik tersendiri.

Dalam kepercayaan tradisional, orang yang lahir pada weton ini dianggap mempunyai intuisi yang cukup tajam. Kepekaan tersebut dipercaya dapat membantu mereka ketika harus menentukan pilihan penting, termasuk dalam pekerjaan maupun usaha.

Jumat Kliwon juga sering digambarkan sebagai pribadi yang memiliki karisma alami. Karena itu, mereka dipercaya lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

Dalam urusan rezeki, keberuntungan pemilik weton ini disebut dapat hadir melalui berbagai jalan. Bukan hanya dari pekerjaan utama, tetapi juga peluang usaha, kerja sama, maupun kesempatan yang datang secara tidak terduga.

Dalam sejumlah tafsir Primbon Jawa, Jumat Kliwon juga dikaitkan dengan istilah yang menggambarkan kemudahan dalam memperoleh rezeki.

Meski demikian, gambaran tersebut sebaiknya dipahami sebagai simbol dalam tradisi, bukan jaminan bahwa seseorang yang lahir pada Jumat Kliwon pasti kaya.

2. Selasa Wage

Weton berikutnya adalah Selasa Wage. Dalam sejumlah kepercayaan Jawa, weton ini digambarkan mempunyai mental yang kuat dan daya tahan tinggi ketika menghadapi berbagai persoalan.

Mereka disebut tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan. Justru, tekanan dan tantangan dianggap dapat membuat karakter mereka semakin matang.

Sifat pekerja keras menjadi salah satu keunggulan yang sering dilekatkan kepada pemilik Selasa Wage. Mereka cenderung berusaha menyelesaikan persoalan dengan kemampuan sendiri dan tidak mudah bergantung kepada orang lain.

Dalam kehidupan pekerjaan maupun bisnis, karakter tersebut dipercaya menjadi modal untuk bertahan dalam kondisi sulit.

Selasa Wage juga kerap dikaitkan dengan simbol kekuatan seperti Werkudara atau Bima dalam pewayangan Jawa. Tokoh tersebut dikenal memiliki keberanian, keteguhan, dan kejujuran.

Akan tetapi, sifat tegas juga perlu dikendalikan. Jika terlalu keras dalam menyampaikan pendapat, pemilik weton ini bisa mengalami gesekan dengan orang di sekitarnya.

3. Senin Legi

Senin Legi disebut sebagai salah satu weton yang mempunyai karakter menarik dalam sejumlah tafsir Primbon Jawa.

Weton ini sering dikaitkan dengan kemudahan memperoleh rezeki dan kemampuan membangun hubungan baik dengan orang lain.

Pemilik Senin Legi dipercaya memiliki pembawaan yang mudah menarik perhatian. Karisma tersebut dianggap dapat membantu mereka ketika membangun relasi, bekerja sama, maupun mengembangkan usaha.

Dalam urusan finansial, mereka disebut memiliki peluang untuk memperoleh penghasilan melalui berbagai sumber. Kesempatan tersebut bisa berasal dari pekerjaan, bisnis, hubungan sosial, maupun peluang yang sebelumnya tidak diperhitungkan.

Tradisi masyarakat Jawa juga mengenal berbagai perhitungan hari baik untuk aktivitas tertentu, termasuk kegiatan pertanian. Karena itu, Senin Legi dalam sejumlah cerita tradisional turut dikaitkan dengan keberlimpahan hasil.

Meski begitu, keberuntungan tetap perlu disertai perencanaan dan kerja nyata agar peluang yang datang dapat dimanfaatkan dengan baik.

4. Rabu Pon

Selanjutnya ada Rabu Pon, weton yang dalam tradisi Jawa kerap dikaitkan dengan kemampuan memimpin dan memberikan perlindungan kepada orang di sekitarnya.

Pemilik weton ini digambarkan mempunyai rasa tanggung jawab yang kuat. Mereka juga dipercaya mampu mengambil keputusan dan mengarahkan orang lain ketika berada dalam posisi tertentu.

Karakter kepemimpinan tersebut membuat Rabu Pon sering diasosiasikan dengan profesi atau peran yang membutuhkan kemampuan mengelola orang dan mengambil keputusan.

Dalam kepercayaan spiritual sebagian masyarakat Jawa, weton ini juga terkadang dikaitkan dengan hubungan batin dengan leluhur. Pengalaman seperti mimpi atau firasat tertentu dapat ditafsirkan sebagai petunjuk, meski hal tersebut tentu merupakan bagian dari kepercayaan dan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

Salah satu tantangan bagi pemilik Rabu Pon adalah menjaga keseimbangan antara rasa percaya diri dan kerendahan hati. Kemampuan memimpin akan lebih bermanfaat apabila disertai sikap terbuka terhadap pendapat orang lain.

5. Sabtu Pahing

Terakhir adalah Sabtu Pahing. Weton ini dipercaya memiliki karakter kuat serta perjalanan hidup yang penuh perubahan.

Dalam sejumlah tafsir tradisional, pemilik Sabtu Pahing digambarkan sebagai pribadi yang memiliki daya juang tinggi. Mereka mungkin harus melewati berbagai tantangan terlebih dahulu sebelum merasakan hasil yang besar.

Keberuntungan mereka bahkan dipercaya dapat muncul ketika kondisi sedang tidak terduga. Peluang usaha, perubahan pekerjaan, bantuan orang lain, atau kesempatan baru dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Karena itu, Sabtu Pahing kerap digambarkan sebagai weton yang perjalanan rezekinya tidak selalu berjalan lurus. Ada kalanya menghadapi masa sulit, tetapi kemudian mengalami peningkatan kehidupan secara signifikan.

Karakter berani dan tidak mudah menyerah menjadi modal penting untuk menghadapi perubahan tersebut.

Namun, keberhasilan tetap membutuhkan kemampuan mengelola kesempatan dengan bijak. Rezeki yang besar sekalipun dapat cepat habis jika tidak disertai perencanaan keuangan dan pengendalian diri.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho