← Beranda
Rezekinya Dipercaya Tak Pernah Seret, Ini 7 Weton Istimewa Menurut Primbon Jawa
Niko SulpriyonoRabu, 12 Agustus 2026 | 21.52 WIB
Ilustrasi pintu rezekinya terbuka (Freepik)

JawaPos.com – Dalam tradisi Jawa, weton tidak hanya digunakan sebagai penanda hari kelahiran. Perpaduan antara hari dan pasaran juga dipercaya berkaitan dengan karakter, perjalanan hidup, hingga keberuntungan seseorang.

Salah satu unsur yang sering digunakan dalam perhitungan tersebut adalah neptu, yakni nilai yang diperoleh dari kombinasi hari dan pasaran. Berdasarkan kepercayaan Primbon Jawa, sejumlah weton diyakini memiliki karakter yang mendukung datangnya peluang dan kemudahan dalam urusan rezeki.

Keberuntungan tersebut tidak selalu diartikan sebagai kekayaan dalam bentuk uang. Rezeki juga dapat dimaknai sebagai kemudahan memperoleh pekerjaan, kesempatan usaha, relasi yang membantu, maupun kehidupan yang lebih stabil.

Berikut tujuh weton yang dalam ramalan Primbon Jawa disebut mempunyai jalan rezeki yang cukup terbuka. Daftar ini dihimpun dari kanal YouTube NGAOS JAWA.

Baca Juga: Bukan Cuma Beruntung, 3 Weton Ini Dipercaya Punya Bakat Jadi Orang Besar

1. Senin Legi

Senin Legi memiliki neptu 9 jika menggunakan nilai hari Senin 4 dan Legi 5. Dalam ramalan yang menjadi sumber artikel, weton ini digambarkan mempunyai perpaduan antara pemikiran logis dan intuisi yang kuat.

Mereka dipercaya cukup piawai melihat kesempatan untuk meningkatkan penghasilan. Peluang tersebut bisa muncul melalui pekerjaan, bisnis, kerja sama, maupun jaringan pertemanan.

Kemampuan menjaga hubungan dengan orang lain juga menjadi salah satu kekuatan Senin Legi. Relasi yang dibangun dengan baik diyakini dapat membuka kesempatan baru, termasuk proyek dan kerja sama yang menguntungkan.

Meski begitu, keberanian mengambil keputusan perlu diimbangi perhitungan. Terlalu percaya diri dalam mengambil risiko justru dapat menjadi hambatan.

2. Rabu Kliwon

Rabu Kliwon memiliki neptu 15, berasal dari Rabu bernilai 7 dan Kliwon 8. Weton ini digambarkan sebagai sosok yang kuat menghadapi tekanan dan tidak mudah menyerah ketika mengalami kegagalan.

Kreativitas menjadi salah satu kelebihan yang menonjol. Mereka dipercaya mampu menemukan kesempatan dari situasi yang bagi orang lain mungkin terlihat biasa saja.

Karena karakter tersebut, Rabu Kliwon dalam ramalan Primbon Jawa dianggap memiliki peluang berkembang di berbagai bidang, mulai dari perdagangan hingga jasa dan industri kreatif.

Namun, sikap keras kepala perlu dikendalikan. Kesediaan mendengarkan pendapat orang lain dapat membantu mereka melihat peluang secara lebih luas.

3. Jumat Wage

Jumat Wage mempunyai neptu 10, yakni Jumat 6 dan Wage 4. Pemilik weton ini digambarkan mempunyai kemampuan berkomunikasi dan membangun hubungan sosial yang baik.

Salah satu sumber peluang rezeki mereka dipercaya berasal dari jaringan. Teman lama, kenalan baru, maupun orang yang ditemui dalam perjalanan hidup dapat membawa kesempatan yang tidak terduga.

Jumat Wage juga disebut pandai membaca momentum. Meski tampak santai, mereka dipercaya mampu memanfaatkan kesempatan ketika peluang tersebut muncul.

Tantangannya adalah menjaga konsistensi. Jika terlalu mudah kehilangan semangat atau menunda pekerjaan, kesempatan yang datang bisa berlalu begitu saja.

4. Selasa Pahing

Selasa Pahing memiliki neptu 12 dari Selasa 3 dan Pahing 9. Weton ini dikenal dalam ramalan tersebut sebagai pribadi yang berani mengambil langkah dan memiliki keinginan kuat untuk berkembang.

Mereka disebut mempunyai kemampuan membaca perubahan dan melihat kemungkinan baru. Karena itu, Selasa Pahing dipercaya cocok dengan aktivitas yang membutuhkan keberanian mengambil keputusan serta kemampuan membaca peluang.

Namun, ambisi yang besar juga harus disertai perencanaan. Keputusan yang diambil terlalu cepat tanpa mempertimbangkan risiko dapat menimbulkan kerugian.

Jika keberanian dipadukan dengan strategi yang matang, weton ini dipercaya mampu membangun kondisi finansial yang lebih stabil.

5. Kamis Pon

Kamis Pon memiliki neptu 15, yang berasal dari Kamis 8 dan Pon 7. Karakter weton ini digambarkan lebih berhati-hati dalam mengelola kehidupan, termasuk persoalan keuangan.

Mereka dipercaya tidak mudah tergoda untuk menghabiskan uang secara berlebihan. Sikap tersebut membuat mereka dianggap cocok membangun kekayaan secara bertahap melalui usaha, bisnis keluarga, maupun investasi jangka panjang.

Dalam ramalan Primbon Jawa, rezeki Kamis Pon juga disebut dapat muncul melalui jalur yang tidak selalu diperkirakan sebelumnya.

Kendati demikian, terlalu berhati-hati dapat membuat kesempatan tertentu terlewat. Karena itu, keberanian mengambil keputusan tetap diperlukan selama sudah melalui pertimbangan yang matang.

6. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon mempunyai neptu 17, yakni Sabtu 9 dan Kliwon 8. Weton ini digambarkan mempunyai pembawaan kuat sehingga mudah mendapatkan kepercayaan dari orang di sekitarnya.

Hubungan jangka panjang menjadi salah satu faktor yang dipercaya dapat membuka kesempatan bagi mereka. Ketika satu sumber penghasilan mengalami hambatan, mereka diyakini mampu menemukan alternatif lain melalui jaringan dan pengalaman yang dimiliki.

Dalam kepercayaan spiritual Jawa, Sabtu Kliwon bahkan kerap dikaitkan dengan jalur rezeki yang berlapis.

Namun, rasa percaya diri yang terlalu tinggi dapat berubah menjadi ego. Menerima kritik dan saran menjadi hal penting agar peluang yang ada tidak justru terhambat.

7. Minggu Legi

Minggu Legi memiliki neptu 10, berasal dari Minggu 5 dan Legi 5. Weton ini digambarkan sebagai pribadi yang mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.

Kemampuan beradaptasi membuat mereka dipercaya dapat berkembang di berbagai bidang. Mereka juga disebut cepat mempelajari hal baru dan relatif mudah membangun pertemanan.

Peluang rezeki Minggu Legi dalam ramalan tersebut sering dikaitkan dengan pertemuan atau hubungan yang tidak direncanakan sebelumnya.

Meski dianggap memiliki peruntungan yang baik, mereka tetap perlu berhati-hati agar tidak terlena. Pengelolaan uang, tabungan, dan perencanaan masa depan tetap penting untuk menjaga kondisi finansial dalam jangka panjang.

 

EDITOR: Setyo Adi Nugroho