← Beranda
Selalu Ada Jalan Keluar, 9 Weton Ini Konon Sering Lolos dari Bahaya
Leni Setya WatiSelasa, 11 Agustus 2026 | 19.47 WIB
Ilustrasi weton yang dikelilingi keajaiban yang membuatnya mampu terhindar dari segala bahaya (freepik)

JawaPos.com – Pernahkah seseorang mengalami situasi yang nyaris membahayakan, tetapi secara tak terduga berhasil menghindarinya? Dalam kehidupan sehari-hari, kejadian semacam ini kerap dianggap sebagai keberuntungan atau hasil dari keputusan yang tepat.

Dalam tradisi Jawa, pengalaman seperti itu terkadang dikaitkan dengan weton, yakni perhitungan hari dan pasaran kelahiran yang sejak dahulu digunakan sebagai bagian dari budaya dan primbon.

Weton dipercaya dapat menggambarkan berbagai karakter seseorang, termasuk sifat, rezeki, hubungan sosial, serta perjalanan kehidupannya. Sebagian kepercayaan bahkan mengaitkan weton tertentu dengan intuisi kuat dan keberuntungan dalam menghadapi situasi sulit.

Namun, keyakinan mengenai perlindungan gaib merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat, bukan sesuatu yang dapat dibuktikan secara ilmiah.

Baca Juga: Harta dan Wibawa Mengiringi, 6 Weton Ini Disebut Punya Peruntungan Istimewa

Dilansir dari kanal YouTube LARAS SUKERTA, berikut sembilan weton yang dalam kepercayaan Jawa disebut memiliki keberuntungan dan kerap terhindar dari berbagai marabahaya.

1. Jumat Legi

Jumat Legi sering dianggap sebagai salah satu kombinasi weton yang membawa energi positif.

Dalam penafsiran tradisional, Jumat dikaitkan dengan nilai spiritual dan ketenangan, sedangkan Legi kerap diasosiasikan dengan sifat lembut, ramah, dan mudah membangun hubungan baik.

Karakter tersebut dipercaya membuat pemilik Jumat Legi memiliki banyak orang yang bersedia memberikan dukungan ketika menghadapi persoalan.

Mereka juga disebut sering mengambil keputusan yang membuatnya terhindar dari situasi kurang menguntungkan.

Meski demikian, keberuntungan tetap perlu diiringi sikap hati-hati, rendah hati, dan tidak meremehkan risiko.

2. Rabu Pahing

Rabu Pahing dipercaya memiliki karakter yang waspada dan cukup peka terhadap keadaan di sekitarnya.

Pemilik weton ini sering digambarkan sebagai orang yang tidak mudah mengambil keputusan secara gegabah. Mereka cenderung mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum bertindak.

Dalam kisah-kisah yang berkembang di masyarakat, kepekaan tersebut terkadang dianggap sebagai firasat yang membantu mereka menghindari situasi berbahaya.

Perpaduan Rabu dan Pahing juga dipercaya menghasilkan karakter yang berani tetapi tetap penuh perhitungan.

Namun, intuisi sebaiknya tetap digunakan bersama pertimbangan logis agar keputusan yang diambil tidak hanya bergantung pada firasat.

3. Senin Pon

Senin Pon dikenal dalam kepercayaan Jawa sebagai weton yang memiliki karakter tenang dan tidak mudah terburu-buru.

Pemiliknya dipercaya sering mendapatkan pertolongan dari orang-orang baik pada saat yang tidak disangka-sangka.

Sikap sabar dan kemampuan menjaga ketenangan dianggap membantu mereka menghindari kesalahan ketika menghadapi persoalan.

Ada pula kepercayaan bahwa Senin Pon kerap mengikuti dorongan hati untuk mengubah rencana tertentu dan kemudian terhindar dari masalah.

Terlepas dari keyakinan tersebut, membangun hubungan baik dengan orang lain tetap menjadi salah satu bentuk perlindungan nyata dalam kehidupan sosial.

4. Kamis Wage

Kamis Wage dipercaya memiliki karakter yang tenang, bijaksana, dan dekat dengan keluarga.

Dalam tradisi Jawa, Kamis dan pasaran Wage memiliki makna tersendiri yang kemudian digunakan untuk menafsirkan karakter seseorang.

Pemilik weton ini disebut sering lolos dari situasi kurang menguntungkan karena mampu mengambil keputusan dengan tenang.

Dukungan dari keluarga dan orang-orang di sekitarnya juga dipercaya menjadi faktor yang membantu ketika mereka mengalami kesulitan.

Dalam pandangan tradisional, menjaga hubungan dengan orang tua, keluarga, dan sesama menjadi hal penting agar kehidupan tetap harmonis.

5. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon merupakan salah satu weton yang cukup sering mendapat perhatian dalam pembahasan primbon Jawa.

Pemiliknya digambarkan mempunyai keteguhan hati, kesabaran, serta kemampuan menghadapi tekanan.

Kliwon dalam tradisi Jawa juga kerap memiliki nuansa spiritual yang kuat. Karena itu, sebagian masyarakat menghubungkan Sabtu Kliwon dengan kepekaan batin dan kemampuan merasakan perubahan suasana di sekitarnya.

Karakter yang tenang dan tidak mudah panik membuat mereka dipercaya lebih mampu menghadapi keadaan sulit.

Meski disebut memiliki keberuntungan, pemilik weton ini tetap dianjurkan untuk menjaga kerendahan hati dan tidak merasa lebih unggul daripada orang lain.

6. Selasa Pon

Selasa Pon dipercaya memiliki karakter hangat, berani, dan senang membantu orang lain.

Mereka biasanya mudah bergaul dan tidak segan memberikan pertolongan ketika melihat orang lain mengalami kesulitan.

Dalam kepercayaan tradisional, kebaikan tersebut dipercaya dapat kembali kepada pemiliknya dalam berbagai bentuk, termasuk pertolongan ketika sedang menghadapi masalah.

Sementara itu, unsur Selasa dianggap memberikan keberanian untuk bertindak, sedangkan Pon dikaitkan dengan keseimbangan.

Kombinasi tersebut menggambarkan pribadi yang dapat bergerak cepat saat menghadapi keadaan darurat, tetapi tetap memiliki kepedulian terhadap orang di sekitarnya.

7. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon dikenal sebagai weton yang memiliki nuansa spiritual kuat dalam tradisi Jawa.

Perpaduan Jumat dan Kliwon membuat weton ini sering dikaitkan dengan intuisi, ketenangan, dan kepekaan terhadap keadaan.

Pemiliknya dipercaya mampu membaca situasi dengan baik sehingga dapat menghindari sejumlah persoalan sebelum berkembang menjadi masalah besar.

Mereka juga digambarkan mudah mendapatkan dukungan atau pertolongan dari lingkungan sekitar.

Dalam kehidupan sehari-hari, keberuntungan tersebut sebaiknya diimbangi dengan rasa syukur, kewaspadaan, serta keinginan membantu orang lain.

8. Minggu Pahing

Minggu Pahing dipercaya memiliki karakter optimistis, energik, dan mudah beradaptasi.

Pemilik weton ini disebut mempunyai kemampuan membangun hubungan dengan orang lain sehingga tidak jarang memperoleh bantuan ketika berada dalam situasi sulit.

Dalam penafsiran tradisional, Minggu membawa kesan semangat dan keceriaan, sedangkan Pahing dikaitkan dengan kekuatan dan keteguhan.

Kombinasi tersebut membuat pemiliknya digambarkan sebagai sosok yang tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan.

Dukungan sosial yang kuat juga dapat menjadi salah satu alasan mereka lebih mudah melewati berbagai tantangan.

9. Kamis Kliwon

Kamis Kliwon menjadi weton terakhir yang disebut memiliki kepekaan batin cukup kuat.

Dalam kepercayaan Jawa, pemilik weton ini dipercaya mampu merasakan tanda-tanda tertentu sebelum mengambil keputusan.

Mereka biasanya digambarkan sebagai pribadi yang tenang dan lebih suka mempertimbangkan banyak hal sebelum bertindak.

Kepekaan tersebut dalam cerita masyarakat terkadang dianggap sebagai firasat yang membantu seseorang menghindari keadaan yang tidak diinginkan.

Namun, firasat tetap sebaiknya tidak menggantikan pertimbangan rasional. Informasi yang jelas, kewaspadaan, dan keputusan yang matang tetap penting dalam menghadapi berbagai risiko.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho