JawaPos.com – Pernahkah Anda bertemu seseorang yang perkataannya terasa begitu kuat hingga beberapa hal yang diucapkannya kemudian benar-benar terjadi?
Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, fenomena tersebut terkadang dikaitkan dengan weton atau kombinasi hari dan pasaran ketika seseorang dilahirkan.
Sejumlah weton dipercaya mempunyai karakter serta kepekaan batin tertentu yang membuat perkataannya dianggap memiliki daya. Ucapan berupa doa, harapan, nasihat, bahkan perkataan ketika marah pun dipercaya dapat membawa pengaruh.
Meski demikian, anggapan tersebut merupakan bagian dari kepercayaan dan budaya Jawa, bukan bukti bahwa weton tertentu mempunyai kemampuan supranatural.
Baca Juga: Rezeki Mengalir Sejak Lahir, Ini 9 Weton yang Disebut Beruntung
Dilansir dari kanal YouTube LARAS SUKERTA, berikut 10 weton yang dalam kepercayaan Jawa disebut memiliki kekuatan ucapan.
1. Minggu Kliwon
Minggu Kliwon termasuk weton yang dipercaya mempunyai daya ucapan cukup kuat.
Orang yang lahir pada weton ini digambarkan memiliki kepekaan batin dan energi spiritual yang tinggi. Karena itu, perkataan mereka terkadang dianggap mempunyai pengaruh lebih besar dibandingkan ucapan orang pada umumnya.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, pemilik Minggu Kliwon dianjurkan berhati-hati ketika berbicara, khususnya saat sedang marah. Sebaliknya, doa dan perkataan positif dipercaya lebih baik untuk sering diucapkan.
2. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon juga kerap dikaitkan dengan karakter spiritual yang kuat.
Ucapan dari pemilik weton ini, terutama ketika disampaikan dengan penuh keyakinan atau emosi, dipercaya memiliki daya yang besar. Nasihat mereka pun sering dipandang sebagai perkataan yang patut diperhatikan.
Karena itu, pemilik Jumat Kliwon dipercaya perlu menjaga perkataan agar energi yang muncul dari ucapannya lebih banyak membawa manfaat.
3. Rabu Pahing
Rabu Pahing digambarkan sebagai pribadi yang tidak terlalu banyak berbicara. Namun, ketika menyampaikan sesuatu, perkataannya dianggap memiliki bobot tersendiri.
Dalam kepercayaan Jawa, sikap tenang dan kecenderungan berpikir sebelum berbicara membuat ucapan mereka sering dianggap lebih bermakna.
Pemilik weton ini karena itu dianjurkan untuk menggunakan perkataan secara bijaksana dan menghindari ucapan buruk kepada orang lain.
4. Selasa Wage
Selasa Wage dipercaya memiliki karakter yang sensitif dan mempunyai intuisi kuat.
Perkataan mereka mengenai berbagai persoalan, mulai dari rezeki hingga peristiwa yang akan datang, terkadang dianggap sebagai firasat.
Dalam pandangan tradisional, kepekaan tersebut membuat orang di sekitarnya lebih memperhatikan perkataan pemilik Selasa Wage.
Meski demikian, mereka tetap dianjurkan menjaga kerendahan hati serta tidak menjadikan kepercayaan tersebut sebagai alasan untuk merasa lebih unggul.
5. Kamis Legi
Pemilik Kamis Legi digambarkan sebagai sosok yang tenang dan cenderung bijaksana dalam berkomunikasi.
Ketika menyampaikan sesuatu dengan sungguh-sungguh, perkataan mereka dipercaya memiliki daya yang kuat. Baik doa maupun ungkapan ketika menghadapi persoalan dapat dianggap mempunyai makna tertentu.
Karena itu, menjaga ucapan menjadi bagian penting bagi pemilik weton ini agar perkataan yang keluar lebih banyak memberikan manfaat.
6. Sabtu Pon
Sabtu Pon termasuk weton yang dalam kepercayaan Jawa dikaitkan dengan kekuatan perkataan, terutama mengenai kehidupan dan keberuntungan.
Pendapat dari pemilik weton ini dipercaya sering menjadi pertimbangan ketika seseorang sedang menghadapi persoalan penting.
Namun, kemampuan berbicara tersebut juga dianggap perlu diimbangi dengan kehati-hatian. Ucapan yang baik dipercaya dapat menjadi doa, sedangkan perkataan buruk sebaiknya dihindari.
7. Senin Pahing
Senin Pahing digambarkan sebagai sosok yang lembut dan memiliki kesabaran tinggi.
Meski tidak selalu berbicara dengan nada keras, perkataan mereka dipercaya dapat meninggalkan pengaruh bagi orang lain. Bahkan keluhan atau harapan yang disampaikan dengan sungguh-sungguh terkadang dianggap memiliki kemungkinan menjadi kenyataan.
Karena itulah, pemilik Senin Pahing dianjurkan membiasakan diri mengucapkan hal-hal positif dan tidak mudah melontarkan perkataan buruk ketika sedang kecewa.
8. Jumat Pon
Firasat dan kepekaan batin menjadi karakter yang kerap dilekatkan pada Jumat Pon dalam kepercayaan Jawa.
Ucapan mereka berupa nasihat, dugaan, atau harapan dipercaya sering mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya.
Hal tersebut membuat pemilik weton Jumat Pon dianggap perlu bertanggung jawab terhadap perkataannya. Semakin bijak dalam berbicara, semakin baik pula pengaruh yang diharapkan dari ucapannya.
9. Rabu Kliwon
Rabu Kliwon dipercaya memiliki kepekaan terhadap suasana dan kondisi emosional di sekitarnya.
Perkataan yang keluar ketika sedang terbawa emosi pun dalam kepercayaan tradisional terkadang dianggap mempunyai daya yang kuat.
Karena itu, pemilik weton ini dianjurkan mengendalikan emosi sebelum berbicara. Ucapan berupa doa, dukungan, dan harapan baik dianggap lebih bermanfaat daripada perkataan yang lahir dari kemarahan.
10. Kamis Pon
Kamis Pon menjadi weton terakhir yang disebut mempunyai kekuatan ucapan.
Pemiliknya digambarkan sebagai orang yang cenderung sabar dan tidak mudah terpancing. Namun, ketika sudah mengutarakan sesuatu dengan penuh keyakinan, perkataannya dipercaya dapat memberikan pengaruh kuat.
Oleh sebab itu, mereka dianjurkan untuk tetap menjaga tutur kata dan mempertimbangkan dampak perkataan sebelum mengucapkannya.