← Beranda
Jarang Terduga, 9 Weton Ini Dipercaya Punya Naluri Kuat Terhindar dari Marabahaya
Niko SulpriyonoSenin, 10 Agustus 2026 | 23.01 WIB
Ilustrasi selamat dari bahaya (prostooleh/Freepik)

JawaPos.com - Weton dalam tradisi Jawa tidak hanya digunakan sebagai penanda hari kelahiran. Dalam kepercayaan masyarakat, weton juga kerap dikaitkan dengan karakter, rezeki, keberuntungan, hingga perjalanan hidup seseorang.

Salah satu kepercayaan yang masih berkembang adalah adanya weton tertentu yang dianggap memiliki keberuntungan atau perlindungan khusus. Pemiliknya dipercaya lebih sering lolos dari kejadian yang berpotensi membahayakan.

Cerita mengenai hal tersebut banyak berkembang secara turun-temurun. Ada yang mengaitkannya dengan firasat, intuisi, pertolongan orang lain, atau kebetulan yang terjadi tepat pada waktunya.

Baca Juga: Punya Aura Pemimpin, 3 Weton Ini Konon Ditakdirkan Hidup Makmur Menurut Primbon Jawa

Misalnya, seseorang tiba-tiba mengubah jadwal perjalanan dan kemudian mengetahui bahwa rute tersebut mengalami kecelakaan. Dalam pandangan sebagian masyarakat Jawa, kejadian semacam itu bisa dianggap sebagai bentuk keselamatan atau pertanda baik.

Namun, kepercayaan mengenai weton merupakan bagian dari tradisi dan budaya, sehingga tidak dapat dijadikan jaminan bahwa seseorang pasti terbebas dari bahaya.

Dilansir dari kanal YouTube LARAS SUKERTA, berikut sembilan weton yang dalam kepercayaan Primbon Jawa konon memiliki keberuntungan dalam menghadapi berbagai situasi sulit.

1. Jumat Legi

Jumat Legi termasuk weton yang sering dipandang memiliki aura positif dalam tradisi Jawa. Perpaduan hari Jumat dengan pasaran Legi dipercaya mencerminkan karakter lembut, mudah bergaul, dan memiliki hati yang baik.

Sifat tersebut diyakini membuat pemilik Jumat Legi lebih mudah mendapatkan simpati serta bantuan dari orang-orang di sekitarnya.

Dalam berbagai cerita yang berkembang, pemilik weton ini disebut beberapa kali lolos dari situasi yang berpotensi membahayakan. Keselamatan itu terkadang datang melalui kejadian sederhana, seperti perubahan rencana atau keterlambatan yang justru membuat mereka tidak berada di lokasi tertentu.

Selain mengandalkan keberuntungan, pemilik Jumat Legi tetap dianjurkan menjaga sikap, berhati-hati, dan tidak merasa lebih tinggi daripada orang lain.

2. Rabu Pahing

Rabu Pahing dipercaya mempunyai karakter yang kuat sekaligus cukup peka membaca keadaan. Kombinasi hari Rabu dan pasaran Pahing dalam tradisi Jawa kerap dikaitkan dengan kemampuan berpikir serta keberanian mengambil keputusan.

Pemilik weton ini konon memiliki intuisi yang cukup tajam. Mereka bisa saja merasa ragu terhadap suatu rencana, kemudian memilih menundanya. Dalam cerita masyarakat, keputusan semacam itu terkadang justru membuat mereka terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.

Rabu Pahing juga dipercaya mempunyai lingkungan sosial yang cukup mendukung. Ketika menghadapi persoalan, pertolongan dari orang terdekat diyakini dapat datang pada saat yang dibutuhkan.

Meski demikian, kewaspadaan tetap menjadi hal penting karena firasat tidak boleh menggantikan pertimbangan yang rasional.

3. Senin Pon

Senin Pon dipercaya memiliki karakter sabar, hati-hati, dan mampu menjaga keseimbangan dalam mengambil keputusan.

Dalam kepercayaan Primbon Jawa, pasaran Pon sering dikaitkan dengan keseimbangan, sementara Senin menggambarkan ketenangan dan keteguhan.

Pemilik weton ini konon kerap memperoleh pertolongan dari orang lain ketika menghadapi masalah. Sosok yang membantu bahkan bisa berasal dari orang yang sebelumnya tidak terlalu dekat.

Keberuntungan tersebut juga dipercaya muncul melalui keputusan sederhana. Misalnya, memilih menunda perjalanan atau mengubah rencana pada waktu tertentu.

Namun, keberuntungan tetap perlu diiringi usaha, doa, dan sikap baik kepada sesama.

4. Kamis Wage

Kamis Wage juga masuk dalam daftar weton yang dipercaya mempunyai keberuntungan dalam menghadapi situasi sulit.

Dalam tradisi Jawa, Kamis sering dikaitkan dengan kebijaksanaan, sedangkan Wage memiliki karakter yang cenderung tenang. Perpaduan tersebut dipercaya membentuk pribadi yang tidak mudah panik ketika menghadapi persoalan.

Cerita mengenai pemilik Kamis Wage yang terhindar dari bahaya sering berkaitan dengan perubahan kecil yang terjadi secara tidak sengaja. Contohnya, perjalanan tertunda karena cuaca atau urusan tertentu yang ternyata membuat mereka tidak berada di tempat kejadian.

Selain itu, sifat suka membantu orang lain dipercaya membuat pemilik weton ini lebih mudah mendapatkan pertolongan ketika berada dalam kesulitan.

5. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon merupakan salah satu weton yang memiliki banyak kaitan dengan unsur spiritual dalam kepercayaan masyarakat Jawa.

Kombinasi Sabtu dan Kliwon dipercaya menghasilkan karakter yang tegas, berani, tetapi tetap memiliki ketenangan dalam menghadapi persoalan.

Pemilik weton ini konon mempunyai kemampuan untuk tetap berpikir jernih ketika berada dalam tekanan. Karena itu, mereka dipercaya dapat menemukan jalan keluar ketika menghadapi situasi sulit.

Dalam sejumlah kisah tradisional, Sabtu Kliwon bahkan dianggap memiliki perlindungan dari energi negatif.

Terlepas dari kepercayaan tersebut, sikap tenang dan kemampuan mempertimbangkan keputusan secara matang tetap menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai risiko kehidupan.

6. Selasa Pon

Selasa Pon dipercaya memiliki karakter pemberani, murah hati, dan mudah membangun hubungan dengan orang lain.

Pemilik weton ini konon memiliki jaringan pertemanan yang luas. Ketika menghadapi keadaan darurat, hubungan baik tersebut dipercaya dapat menjadi salah satu sumber pertolongan.

Mereka juga disebut mampu mengambil keputusan dengan cepat ketika menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan.

Dalam pandangan tradisional, kebaikan yang dilakukan kepada orang lain dapat kembali dalam bentuk pertolongan pada waktu yang tidak terduga.

Karena itu, pemilik Selasa Pon dianjurkan tetap menjaga hubungan sosial dan tidak mengabaikan orang-orang yang selama ini telah memberikan dukungan.

7. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon termasuk weton yang sering mendapatkan perhatian dalam pembahasan Primbon Jawa karena dianggap memiliki unsur spiritual yang kuat.

Perpaduan hari Jumat dan pasaran Kliwon dipercaya membuat pemiliknya memiliki kepekaan tinggi terhadap lingkungan sekitar.

Mereka konon dapat merasakan adanya sesuatu yang kurang tepat sebelum mengambil keputusan. Dalam cerita yang berkembang, kepekaan tersebut terkadang membuat mereka mengubah rencana dan akhirnya terhindar dari masalah.

Jumat Kliwon juga dipercaya memiliki peluang mendapatkan keberuntungan setelah melewati sebuah kesulitan.

Namun, pemilik weton ini tetap dianjurkan untuk rendah hati, bersyukur, dan menggunakan keberuntungan yang dimiliki untuk melakukan hal-hal positif.

8. Minggu Pahing

Minggu Pahing dipercaya mempunyai energi yang kuat dan karakter yang mudah beradaptasi.

Dalam tradisi Jawa, Minggu kerap dikaitkan dengan semangat dan rasa percaya diri, sedangkan Pahing dianggap membawa unsur kekuatan.

Kombinasi tersebut dipercaya membuat pemilik Minggu Pahing mampu menghadapi perubahan keadaan dengan cukup baik.

Mereka juga konon sering bertemu orang yang bersedia memberikan bantuan ketika sedang berada di lingkungan baru atau menghadapi persoalan.

Kemampuan beradaptasi menjadi salah satu kelebihan yang dianggap membantu mereka keluar dari keadaan sulit.

Meski demikian, bantuan orang lain tetap perlu dihargai dengan menjaga hubungan baik dan tidak menganggap pertolongan sebagai sesuatu yang pasti datang.

9. Kamis Kliwon

Kamis Kliwon menjadi weton terakhir yang dipercaya memiliki kepekaan batin cukup kuat.

Pemiliknya konon sering mendapatkan firasat tertentu sebelum mengambil keputusan. Firasat tersebut bisa berupa rasa tidak nyaman, keraguan, atau dorongan untuk mengubah rencana.

Dalam cerita yang berkembang di masyarakat, perubahan keputusan secara tiba-tiba terkadang berujung pada keselamatan dari kejadian yang tidak diharapkan.

Kombinasi Kamis dan Kliwon juga dipercaya menggambarkan pribadi yang bijaksana serta memiliki kemampuan memahami situasi.

Meski begitu, intuisi sebaiknya tetap dipadukan dengan pertimbangan logis. Keselamatan dalam kehidupan nyata tetap membutuhkan kewaspadaan, persiapan, dan keputusan yang matang.

Itulah sembilan weton yang dalam kepercayaan Primbon Jawa konon memiliki keberuntungan atau kepekaan yang membuat pemiliknya lebih sering terhindar dari bahaya.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho