JawaPos.com – Pernahkah Anda mendengar kisah seseorang yang berulang kali lolos dari situasi berbahaya? Mulai dari batal bepergian sesaat sebelum kecelakaan hingga mendapatkan pertolongan ketika berada dalam kondisi sulit.
Dalam tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa, pengalaman semacam itu terkadang dikaitkan dengan weton kelahiran. Weton bukan sekadar perpaduan hari dan pasaran saat seseorang lahir, tetapi dalam primbon Jawa juga dipercaya memiliki kaitan dengan karakter, rezeki, serta perjalanan kehidupan.
Sejumlah weton bahkan diyakini mempunyai keberuntungan atau intuisi yang kuat sehingga pemiliknya kerap menemukan jalan keluar ketika menghadapi persoalan.
Meski demikian, anggapan mengenai perlindungan gaib merupakan bagian dari kepercayaan dan budaya, bukan sesuatu yang telah dibuktikan secara ilmiah.
Baca Juga: Punya Wibawa Alami, 5 Weton Ini Dipercaya Cocok Jadi Pemimpin
Dilansir dari kanal YouTube LARAS SUKERTA, berikut sembilan weton yang dalam kepercayaan tersebut disebut memiliki keberuntungan sehingga sering terhindar dari mara bahaya.
1. Jumat Legi
Jumat Legi dianggap sebagai salah satu weton yang membawa aura positif. Dalam kepercayaan Jawa, Jumat kerap dikaitkan dengan keberkahan dan nilai spiritual, sedangkan Legi sering dihubungkan dengan sifat ramah, kelembutan, serta rezeki.
Perpaduan tersebut dipercaya membuat pemilik Jumat Legi mudah mendapatkan simpati dari orang lain. Hubungan sosial yang baik juga dianggap dapat membantu mereka ketika menghadapi situasi sulit.
Ada pula kisah mengenai pemilik weton ini yang lolos dari kejadian kurang menyenangkan karena perubahan rencana secara tiba-tiba.
Namun, keberuntungan tersebut tetap perlu diimbangi dengan sikap rendah hati dan kewaspadaan dalam menjalani kehidupan.
2. Rabu Pahing
Rabu Pahing sering dikaitkan dengan karakter yang penuh perhitungan dan memiliki kepekaan terhadap keadaan sekitar.
Pemilik weton ini dipercaya mampu menangkap tanda-tanda tertentu sebelum mengambil keputusan. Dalam sejumlah kisah, mereka bahkan disebut pernah mengubah rencana perjalanan karena merasa kurang yakin, kemudian mengetahui bahwa pilihan tersebut membuat mereka terhindar dari masalah.
Dalam tradisi Jawa, Pahing kerap dikaitkan dengan semangat dan kekuatan, sedangkan Rabu dipercaya membawa unsur keseimbangan.
Kombinasi tersebut menggambarkan pribadi yang berhati-hati tetapi tetap memiliki keberanian untuk mengambil tindakan.
Meski demikian, menjaga kesehatan, memperhatikan keselamatan, dan membangun hubungan baik tetap menjadi hal yang penting.
3. Senin Pon
Senin Pon disebut memiliki keberuntungan yang berkaitan dengan kehadiran orang-orang baik di sekitarnya.
Pemilik weton ini dipercaya sering mendapatkan bantuan ketika sedang berada dalam kesulitan. Dukungan tersebut bisa datang dari keluarga, sahabat, maupun orang yang sebelumnya tidak terlalu dekat.
Dalam kepercayaan Jawa, Pon dikaitkan dengan keseimbangan dan kecukupan, sementara Senin sering diasosiasikan dengan ketenangan dan kesabaran.
Karakter yang tidak terburu-buru dipercaya membantu mereka menghindari keputusan yang berisiko.
Beberapa kisah juga mengaitkan keberuntungan Senin Pon dengan keputusan sederhana, seperti memilih menunda perjalanan atau mengubah rencana pada saat tertentu.
4. Kamis Wage
Kamis Wage dipercaya memiliki hubungan dengan nilai ketenangan dan kebijaksanaan. Dalam tradisi Jawa, Kamis kerap dipandang sebagai waktu yang baik untuk berbagai kegiatan, sedangkan Wage sering dikaitkan dengan karakter yang tenang.
Pemilik weton ini disebut beberapa kali mampu menghindari kejadian kurang menyenangkan akibat perubahan kecil dalam rencana.
Misalnya, keputusan menunda perjalanan karena kondisi cuaca dapat membuat mereka terhindar dari situasi yang tidak diinginkan.
Sikap gemar membantu juga dianggap menjadi salah satu kelebihan mereka. Ketika membutuhkan pertolongan, orang-orang di sekitarnya dipercaya tidak segan memberikan bantuan.
Dalam kepercayaan tersebut, doa, penghormatan kepada orang tua, dan menjaga hubungan keluarga juga dianggap penting untuk mempertahankan keberkahan.
5. Sabtu Kliwon
Sabtu Kliwon termasuk weton yang sering dianggap memiliki karakter kuat dan kepekaan batin dalam tradisi Jawa.
Sabtu kerap diasosiasikan dengan keteguhan, sedangkan Kliwon mempunyai makna spiritual yang cukup kuat dalam sejumlah tradisi masyarakat Jawa.
Pemilik weton ini dipercaya cenderung tenang ketika menghadapi persoalan. Mereka tidak mudah bertindak gegabah sehingga dapat mempertimbangkan situasi sebelum mengambil keputusan.
Dalam berbagai kisah yang beredar, Sabtu Kliwon juga sering dikaitkan dengan pengalaman lolos dari situasi sulit.
Selain itu, mereka dipercaya memiliki karakter yang membuat orang lain nyaman untuk berbagi cerita atau meminta nasihat.
Meski dianggap memiliki keberuntungan, sikap rendah hati tetap dinilai penting agar hubungan dengan orang lain tetap terjaga.
6. Selasa Pon
Selasa Pon sering digambarkan sebagai weton dengan karakter hangat, murah hati, dan senang membantu.
Pemiliknya dipercaya mudah membangun hubungan sosial karena memiliki kepedulian terhadap orang lain. Kebaikan yang mereka lakukan bahkan diyakini dapat kembali dalam bentuk pertolongan ketika sedang menghadapi kesulitan.
Pon dalam kepercayaan Jawa sering dikaitkan dengan keseimbangan, sementara Selasa diasosiasikan dengan keberanian dan ketegasan.
Perpaduan tersebut menggambarkan pribadi yang mampu bertindak cepat tetapi tetap mempertimbangkan keadaan.
Karena itu, pemilik Selasa Pon disebut memiliki kemampuan menghadapi situasi mendesak dengan cukup baik.
7. Jumat Kliwon
Jumat Kliwon merupakan salah satu weton yang memiliki makna spiritual kuat dalam tradisi Jawa.
Perpaduan Jumat dan Kliwon kerap dikaitkan dengan keberkahan serta kepekaan batin. Pemiliknya dipercaya memiliki kemampuan membaca keadaan dan mengambil keputusan yang tepat pada situasi tertentu.
Ada berbagai kisah yang menggambarkan mereka lolos dari kejadian tidak menyenangkan karena perubahan rencana di saat terakhir.
Keberuntungan tersebut juga dipercaya dapat muncul dalam bentuk lain, seperti memperoleh rezeki atau kabar baik setelah melewati suatu persoalan.
Agar keberuntungan tetap menjadi hal positif, pemilik Jumat Kliwon disarankan untuk menjaga kerendahan hati, bersyukur, dan tidak melupakan orang lain.
8. Minggu Pahing
Minggu Pahing dipercaya memiliki karakter optimistis dan mudah beradaptasi. Mereka juga dianggap mampu menciptakan suasana positif ketika berada di lingkungan sosial.
Salah satu kelebihan yang sering dikaitkan dengan weton ini adalah kemampuan membangun hubungan dengan orang lain.
Ketika berada di tempat baru atau menghadapi kesulitan, mereka dipercaya lebih mudah mendapatkan bantuan dari orang sekitar.
Minggu sering diasosiasikan dengan semangat dan keceriaan, sedangkan Pahing dikaitkan dengan kekuatan serta keteguhan.
Kombinasi tersebut membuat pemilik Minggu Pahing dipercaya cukup tangguh menghadapi perubahan.
Namun, dukungan orang lain tetap perlu dihargai dengan menjaga hubungan baik dan tidak menganggap bantuan sebagai sesuatu yang sudah seharusnya diterima.
9. Kamis Kliwon
Kamis Kliwon disebut memiliki karakter yang tenang dan sensitif terhadap keadaan sekitar. Dalam tradisi Jawa, Kliwon mempunyai nuansa spiritual yang kuat, sementara Kamis sering dikaitkan dengan momentum untuk melakukan hal-hal baik.
Pemilik weton ini dipercaya memiliki intuisi yang cukup tajam. Mereka terkadang merasa perlu mengubah rencana atau mengambil keputusan berbeda sebelum suatu kejadian berlangsung.
Kepekaan tersebut dianggap dapat membantu mereka menghindari situasi yang berisiko.
Meski demikian, intuisi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan. Pertimbangan logis, informasi yang akurat, serta kewaspadaan tetap diperlukan.
Dengan menyeimbangkan perasaan dan pertimbangan rasional, pemilik Kamis Kliwon dipercaya dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.