← Beranda
Aura Keberuntungan Meningkat, Ini 5 Weton yang Diyakini Jadi Magnet Rezeki
Niko SulpriyonoJumat, 7 Agustus 2026 | 02.11 WIB
Ilustrasi keberuntungan meningkat pesat (drobotdean/Freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi Primbon Jawa, weton dipercaya tidak hanya menggambarkan karakter seseorang, tetapi juga dikaitkan dengan energi yang diyakini dapat memengaruhi perjalanan hidup, termasuk urusan rezeki dan peluang.

Pada waktu-waktu tertentu, beberapa weton disebut mengalami penguatan energi positif yang dipercaya membuka lebih banyak kesempatan dalam pekerjaan, usaha, maupun kehidupan sehari-hari. Namun, dalam kepercayaan Primbon, keberuntungan tidak hanya bergantung pada weton, melainkan juga dipengaruhi oleh usaha, sikap, dan ketulusan seseorang.

Dirangkum dari kanal YouTube LANGIT PRIMBON, berikut lima weton yang disebut memiliki aura keberuntungan lebih kuat pada periode ini.

Baca Juga: 3 Weton yang Keberuntungannya Muncul di Tahun 2026, Hidupnya Penuh Kejutan dan Rezeki Tidak Terduga 

1. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon sering dikaitkan dengan pribadi yang memiliki intuisi kuat, mudah dipercaya, serta dikenal tulus dalam membantu orang lain. Karakter tersebut dipercaya menjadi salah satu faktor yang membuka jalan datangnya berbagai peluang.

Menurut Primbon Jawa, pada periode ini pemilik weton Jumat Kliwon berpotensi memperoleh rezeki dalam berbagai bentuk, mulai dari kesempatan bisnis, relasi baru yang menguntungkan, hingga peluang karier. Mereka disarankan tetap mempertahankan sikap rendah hati dan terus berbuat baik agar energi positif tersebut terus berkembang.

2. Minggu Pon

Pemilik weton Minggu Pon dipercaya memiliki kemampuan berpikir strategis, jiwa kepemimpinan, serta intuisi yang cukup baik dalam mengambil keputusan. Kombinasi tersebut disebut menjadi modal penting dalam meraih keberhasilan.

Pada masa ini, peluang finansial diperkirakan datang melalui keputusan yang tepat, proyek yang berkembang, maupun ide-ide baru. Meski demikian, mereka tetap dianjurkan menjaga sikap rendah hati serta memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk membantu orang lain.

3. Rabu Pahing

Rabu Pahing dikenal sebagai weton yang identik dengan kerja keras, disiplin, dan ketekunan. Dalam Primbon Jawa, sifat pantang menyerah dipercaya membawa hasil yang baik setelah melalui proses panjang.

Periode ini disebut sebagai waktu untuk menikmati hasil dari usaha yang telah dilakukan sebelumnya. Bentuknya bisa berupa peningkatan karier, keuntungan usaha, atau penghargaan atas dedikasi yang selama ini diberikan. Walau demikian, pemilik weton ini tetap dianjurkan terus belajar dan mengembangkan kemampuan.

4. Selasa Wage

Selasa Wage dipercaya memiliki kemampuan membangun hubungan yang baik dengan banyak orang. Kepribadian yang ramah dan mudah beradaptasi membuat mereka sering memperoleh peluang melalui jaringan pertemanan maupun lingkungan kerja.

Dalam Primbon Jawa, relasi yang telah dibangun dengan baik diyakini dapat menjadi pintu datangnya berbagai kesempatan, mulai dari kerja sama baru hingga peluang usaha. Meski begitu, mereka juga disarankan tetap selektif dalam memilih lingkungan dan menjaga hubungan yang sehat.

5. Sabtu Legi

Sabtu Legi sering dikaitkan dengan sosok yang tangguh, sabar, dan mampu bangkit setelah menghadapi berbagai tantangan. Keteguhan hati tersebut dipercaya menjadi salah satu kekuatan utama yang membawa mereka menuju kehidupan yang lebih mapan.

Pada periode ini, berbagai hambatan yang sebelumnya dirasakan disebut mulai menemukan jalan keluar. Peluang baru dalam karier maupun usaha diyakini semakin terbuka. Agar keberuntungan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, pemilik weton Sabtu Legi disarankan tetap menjaga kejujuran, bersyukur, dan tidak cepat berpuas diri.

Perlu dipahami bahwa pembahasan mengenai weton merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan dalam Primbon Jawa. Prediksi tersebut tidak memiliki dasar ilmiah dan tidak dapat dijadikan kepastian. Rezeki serta kesuksesan setiap orang tetap dipengaruhi oleh kerja keras, keputusan, kesempatan, dan berbagai faktor dalam kehidupan nyata.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho