← Beranda
Sering Menghabiskan Uang, 7 Weton Ini Dipercaya Tetap Memiliki Hoki Finansial yang Baik
Vindi Rayinda AyudyaJumat, 17 Juli 2026 | 01.59 WIB
Ilustrasi weton yang hoki finansial. (Magnific)

 

 

JawaPos.Com - Pembahasan mengenai weton dalam Primbon Jawa tidak hanya berkaitan dengan watak dan perjalanan hidup, tetapi juga sering dikaitkan dengan cara seseorang mengelola rezeki. 

Salah satu penafsiran yang cukup menarik adalah mengenai weton yang memiliki kebiasaan mudah mengeluarkan uang. 

Meski sering dianggap boros, beberapa weton dipercaya tetap memiliki keberuntungan finansial yang baik karena rezeki mereka seolah terus datang dari berbagai arah.

Dalam pandangan Primbon Jawa, sifat boros tidak selalu berarti tidak mampu mengelola keuangan. 

Sebagian pemilik weton lebih banyak mengeluarkan uang untuk membantu keluarga, mengembangkan usaha, memperluas relasi, atau memenuhi kebutuhan orang-orang yang mereka sayangi. 

Karena itulah, pengeluaran yang besar dipercaya tetap diimbangi dengan peluang rezeki yang terus terbuka.

Perlu dipahami bahwa Primbon Jawa merupakan warisan budaya yang berisi penafsiran tradisional mengenai karakter dan perjalanan hidup seseorang. 

Penafsiran tersebut bukan kepastian mengenai masa depan. Kondisi finansial tetap sangat dipengaruhi oleh kerja keras, kemampuan mengelola keuangan, disiplin, dan kebijaksanaan dalam memanfaatkan setiap peluang.

Dilansir dari kanal Youtube Pandan Hidup, inilah tujuh weton yang memiliki hoki finansial tinggi.

1. Senin Pon

Pemilik weton Senin Pon dikenal memiliki hati yang lembut dan mudah tersentuh ketika melihat orang lain mengalami kesulitan. 

Mereka sering mengutamakan kepentingan keluarga dan sahabat dibandingkan kepentingan pribadi sehingga tidak ragu mengeluarkan uang untuk membantu.

Kebiasaan tersebut membuat mereka tampak boros di mata sebagian orang. Namun menurut Primbon Jawa, sifat murah hati justru dipercaya menjadi salah satu pintu datangnya keberuntungan. 

Rezeki yang keluar untuk membantu orang lain diyakini akan kembali dalam bentuk peluang baru, tambahan penghasilan, maupun kemudahan dalam pekerjaan.

Selain itu, Senin Pon juga dikenal rajin bekerja dan tidak mudah menyerah. Kombinasi antara kemurahan hati dan etos kerja inilah yang dipercaya membuat kondisi finansial mereka tetap terjaga.

2. Selasa Kliwon

Selasa Kliwon memiliki karakter yang aktif dan selalu ingin berkembang. Mereka sering mengeluarkan uang untuk mencoba peluang bisnis, meningkatkan keterampilan, atau memulai proyek baru yang dianggap memiliki prospek baik.

Walaupun terkadang mengalami kerugian, mereka tidak mudah menyerah. Kemampuan membaca peluang membuat Selasa Kliwon mampu bangkit dan menemukan sumber penghasilan baru.

Dalam Primbon Jawa, weton ini dipercaya memiliki hoki finansial karena berani mengambil langkah yang tidak dilakukan banyak orang. Keberanian tersebut sering menjadi awal datangnya rezeki yang lebih besar.

3. Kamis Legi

Kamis Legi dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul dan memiliki banyak relasi. 

Pengeluaran mereka sering digunakan untuk menjalin hubungan baik dengan rekan kerja, mitra bisnis, maupun keluarga besar.

Banyak orang menganggap kebiasaan tersebut terlalu boros. Namun hubungan yang dibangun justru sering membuka pintu menuju peluang usaha, kerja sama, atau pekerjaan yang menghasilkan keuntungan.

Primbon Jawa menyebut Kamis Legi sebagai salah satu weton yang dipercaya memperoleh rezeki melalui jaringan pertemanan dan kepercayaan yang berhasil dibangun selama bertahun-tahun.

4. Jumat Pahing

Jumat Pahing merupakan sosok yang sangat peduli terhadap keluarga. Mereka rela mengurangi kebutuhan pribadi demi membantu saudara atau orang tua yang sedang mengalami kesulitan.

Pengeluaran yang besar membuat tabungan mereka kadang tidak bertahan lama. 

Namun sifat penuh tanggung jawab tersebut dipercaya mendatangkan keberkahan tersendiri.

Dalam berbagai penafsiran Primbon Jawa, Jumat Pahing sering dikaitkan dengan rezeki yang datang pada saat dibutuhkan. 

Kesempatan memperoleh pekerjaan, proyek baru, atau tambahan penghasilan dipercaya sering muncul ketika mereka tetap menjaga sikap rendah hati.

5. Sabtu Pon

Sabtu Pon dikenal memiliki selera yang cukup tinggi dalam memilih barang maupun memenuhi kebutuhan hidup. 

Mereka lebih suka membeli sesuatu yang berkualitas meskipun harus mengeluarkan biaya yang lebih besar.

Sekilas kebiasaan tersebut terlihat boros, tetapi mereka juga memiliki kemampuan bekerja keras yang membuat pemasukan terus bertambah. 

Mereka tidak hanya pandai mencari uang, tetapi juga mampu menciptakan peluang baru melalui ide dan kreativitas yang dimiliki.

Dalam Primbon Jawa, Sabtu Pon dipercaya memiliki hoki finansial yang cukup kuat selama tetap menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan.

6. Minggu Kliwon

Minggu Kliwon memiliki sifat optimistis dan menikmati hasil kerja kerasnya. Mereka senang menghabiskan uang untuk pengalaman baru, perjalanan, atau memberikan hadiah kepada orang-orang terdekat.

Di balik kebiasaan tersebut, Minggu Kliwon dikenal memiliki semangat kerja yang tinggi. 

Mereka tidak takut memulai kembali ketika mengalami kegagalan sehingga peluang memperoleh penghasilan baru selalu terbuka.

Primbon Jawa menggambarkan weton ini sebagai pribadi yang memiliki daya tarik terhadap peluang rezeki karena tidak mudah menyerah menghadapi perubahan.

7. Jumat Legi

Jumat Legi merupakan pribadi yang senang memberikan penghargaan kepada diri sendiri setelah bekerja keras. 

Mereka tidak segan menggunakan hasil usahanya untuk menikmati hidup bersama keluarga maupun sahabat.

Walaupun sering mengeluarkan uang dalam jumlah besar, Jumat Legi dikenal memiliki etos kerja yang konsisten. 

Mereka selalu mencari cara untuk meningkatkan kemampuan sehingga peluang memperoleh penghasilan juga terus bertambah.

Dalam berbagai penafsiran Primbon Jawa, Jumat Legi dipercaya memiliki kemampuan bangkit dengan cepat ketika mengalami kesulitan finansial. 

Berkat kerja keras, relasi yang baik, dan semangat pantang menyerah, mereka diyakini tetap mampu menjalani kehidupan yang berkecukupan meskipun memiliki kebiasaan mengeluarkan uang lebih banyak dibandingkan kebanyakan orang.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti