JawaPos.com - Dalam tradisi Primbon Jawa, weton tidak hanya digunakan sebagai penanda hari kelahiran, tetapi juga dipercaya dapat menggambarkan karakter, perjalanan hidup, hingga siklus keberuntungan seseorang.
Berbagai perhitungan dalam Primbon telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Jawa sebagai bentuk warisan leluhur yang masih dikenal hingga sekarang.
Salah satu perhitungan yang cukup populer adalah Pal Srigati, yaitu metode yang menghubungkan nilai neptu dengan fase kehidupan, termasuk masa ketika seseorang dipercaya mengalami peningkatan rezeki.
Perhitungan tersebut menggambarkan naik turunnya keberuntungan berdasarkan rentang usia tertentu.
Menurut kepercayaan dalam Primbon Jawa, terdapat beberapa weton yang diprediksi memasuki periode emas pada usia 50 hingga 70 tahun.
Perlu dipahami bahwa pembahasan ini merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa sehingga tidak dapat dijadikan sebagai kepastian.
Berikut daftar weton yang disebut memiliki peluang mengalami peningkatan rezeki pada masa tersebut.
1. Selasa Wage (Neptu 7)
Selasa Wage menjadi satu-satunya weton dengan jumlah neptu 7.
Dalam Primbon Jawa, weton ini berada di bawah naungan Pandita Kang Lelaku, yang menggambarkan pribadi gemar menjelajah dan tidak betah berada di satu tempat dalam waktu lama.
Mereka sering berpindah tempat, baik karena pekerjaan maupun keinginan mencari pengalaman baru.
Di sisi lain, Selasa Wage disebut memiliki tantangan berupa sifat yang terkadang kurang bersemangat dan tidak selalu mudah menjalin komunikasi dengan orang lain.
Karakter tersebut dapat menjadi hambatan apabila tidak diimbangi dengan kemauan untuk terus berkembang.
Menurut perhitungan Pal Srigati, pemilik weton Selasa Wage dipercaya mulai memasuki masa peningkatan rezeki pada usia 54 hingga 60 tahun.
Pada fase tersebut, skala rezeki disebut meningkat dari angka 2 menjadi angka 5 sehingga dianggap sebagai salah satu periode terbaik dalam perjalanan hidupnya.
2. Minggu Wage dan Senin Legi (Neptu 9)
Neptu 9 dimiliki oleh weton Minggu Wage dan Senin Legi.
Keduanya berada di bawah naungan watak Lakuning Angin, yang melambangkan pribadi aktif, lincah, dan mudah menyesuaikan diri terhadap berbagai situasi.
Namun, karakter tersebut juga dipercaya membuat pemilik weton ini lebih mudah dipengaruhi oleh lingkungan sekitar sehingga terkadang kurang teguh dalam mempertahankan pendirian.
Meski demikian, mereka dikenal cekatan ketika menjalankan pekerjaan.
Pal Srigati menyebutkan bahwa salah satu periode emas weton neptu 9 terjadi pada usia 60 hingga 66 tahun.
Masa tersebut dipercaya menjadi waktu ketika peluang memperoleh rezeki dan kemapanan semakin terbuka.
3. Minggu Legi, Selasa Pon, dan Jumat Wage (Neptu 10)
Kelompok neptu 10 terdiri atas Minggu Legi, Selasa Pon, dan Jumat Wage.
Weton-weton tersebut berada di bawah watak Pandita Mbangun Teki, yang menggambarkan sosok cerdas, tenang, serta senang memberikan nasihat kepada orang lain.
Karakter tersebut membuat mereka sering dipercaya menjadi tempat meminta pendapat.
Akan tetapi, menurut Primbon, mereka juga memiliki kecenderungan kurang mudah menerima kritik ataupun saran dari orang lain.
Dalam perhitungan Pal Srigati, pemilik neptu 10 dipercaya menikmati masa peningkatan rezeki pada usia 54 hingga 60 tahun.
Bahkan, fase tersebut disebut berlangsung cukup stabil sehingga menjadi salah satu periode terbaik dalam perjalanan hidup mereka.
4. Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, dan Kamis Wage (Neptu 12)
Neptu 12 dimiliki oleh lima weton, yaitu Minggu Pon, Senin Kliwon, Selasa Pahing, Rabu Legi, dan Kamis Wage.
Kelompok ini berada di bawah watak Lakuning Kembang, yang melambangkan pribadi lembut, cinta damai, dan lebih memilih menghindari konflik.
Mereka juga dikenal sebagai sosok rajin serta mudah bekerja sama dengan orang lain.
Sifat tersebut dipercaya menjadi salah satu modal dalam membangun hubungan sosial maupun pekerjaan.
Menurut Pal Srigati, periode emas neptu 12 terjadi pada usia 54 hingga 60 tahun.
Pada rentang usia tersebut, skala rezeki disebut meningkat dari angka 2 menjadi angka 5 dan diyakini masih bertahan pada fase berikutnya.
5. Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, dan Sabtu Legi (Neptu 14)
Kelompok neptu 14 terdiri atas Minggu Pahing, Rabu Pon, Jumat Kliwon, dan Sabtu Legi.
Dalam Primbon Jawa, mereka berada di bawah watak Lakuning Bulan, yang melambangkan pribadi bijaksana dan mampu menjadi penengah ketika terjadi persoalan.
Pemilik weton ini dipercaya memiliki kemampuan memberikan solusi yang baik kepada orang-orang di sekitarnya.
Karena sifat tersebut, mereka sering memperoleh kepercayaan dalam lingkungan sosial maupun keluarga.
Perhitungan Pal Srigati menyebutkan bahwa neptu 14 diprediksi mengalami peningkatan rezeki pada usia 54 hingga 60 tahun.
Skala rezekinya disebut naik dari angka 2 menjadi angka 5 sehingga dianggap sebagai salah satu fase yang menguntungkan.
6. Rabu Kliwon, Kamis Pon, dan Jumat Pahing (Neptu 15)
Neptu 15 dimiliki oleh Rabu Kliwon, Kamis Pon, dan Jumat Pahing.
Ketiganya berada di bawah watak Lakuning Geni, yang menggambarkan karakter tegas, berani, dan memiliki semangat tinggi.
Di sisi lain, sifat tersebut juga dipercaya membuat mereka lebih mudah terpancing emosi dan kurang menyukai jika terlalu banyak diatur oleh orang lain.
Meski demikian, ketegasan mereka sering menjadi kelebihan dalam mengambil keputusan.
Menurut Pal Srigati, pemilik neptu 15 dipercaya memasuki masa emas pada usia 54 hingga 60 tahun.
Skala rezekinya meningkat dari angka 3 menjadi angka 6 dan disebut masih bertahan hingga sekitar usia 66 tahun.
7. Rabu Pahing, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon (Neptu 16)
Kelompok neptu 16 terdiri atas Rabu Pahing, Kamis Kliwon, dan Sabtu Pon.
Mereka berada di bawah naungan watak Lakuning Bumi, yang melambangkan pribadi penyabar, mengayomi, dan mudah bekerja sama.
Pemilik weton ini dikenal memiliki kelembutan hati serta mampu memberikan rasa nyaman kepada orang-orang di sekitarnya. \Namun, ketika kesabarannya telah habis, mereka dipercaya dapat menunjukkan ketegasan yang sangat kuat.
Pal Srigati menyebutkan bahwa periode emas neptu 16 terjadi pada usia 54 hingga 60 tahun.
Pada fase tersebut, skala rezekinya meningkat cukup signifikan, yakni dari angka 3 menjadi angka 8.
8. Sabtu Pahing (Neptu 18)
Sabtu Pahing merupakan weton dengan neptu terbesar dalam daftar ini, yaitu 18.
Weton tersebut berada di bawah watak Lakuning Paripurna, yang menggambarkan pribadi berjiwa pemimpin, percaya diri, dan memiliki pendirian kuat.
Menurut Primbon Jawa, karakter dominan yang dimiliki Sabtu Pahing membuat mereka cenderung ingin segala sesuatu berjalan sesuai keinginannya.
Apabila mampu mengendalikan sifat tersebut, potensi yang dimiliki dipercaya dapat berkembang dengan baik.
Perhitungan Pal Srigati menyebutkan bahwa Sabtu Pahing memasuki salah satu masa emas rezeki pada usia 54 hingga 60 tahun.
Setelah mengalami peningkatan dari skala 2 menjadi skala 5, kondisi tersebut dipercaya tetap bertahan hingga memasuki usia berikutnya.
***