← Beranda
5 Weton Ini Diyakini Membawa Rezeki dan Keberuntungan Menurut Primbon Jawa
Leni Setya WatiKamis, 9 Juli 2026 | 02.37 WIB
Ilustrasi mendapat Rezeki (Freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar penanda hari kelahiran. Berdasarkan ajaran primbon, setiap orang lahir dengan karakter, potensi, serta energi yang diyakini dapat memengaruhi perjalanan hidupnya, termasuk urusan rezeki dan keberuntungan.

Para sesepuh Jawa meyakini bahwa ada beberapa weton yang memiliki energi positif lebih kuat dibandingkan yang lain. Pemilik weton tersebut dipercaya memiliki aura yang mampu menarik peluang, memudahkan jalan hidup, serta memperoleh pertolongan ketika menghadapi berbagai persoalan.

Mengacu pada penjelasan yang disampaikan melalui kanal YouTube MBAH EKO DAENG, terdapat lima weton yang disebut-sebut sebagai pembawa energi keberuntungan dan memiliki potensi besar dalam menarik rezeki.

Baca Juga: 10 Weton Ini Diyakini Memiliki Aura Bercahaya dan Pesona Awet Muda Menurut Primbon Jawa

1. Senin Legi

Mereka yang lahir di Senin Legi punya karakter seperti air tenang yang menghanyutkan. Tidak neko-neko, tapi rezekinya jalan terus.

Dalam perhitungan neptu Jawa, Senin (4) dan Legi (5), jadi total 9. Ini termasuk angka keramat dalam spiritual Jawa, lambang kecukupan dan keberkahan.

Uniknya, mereka sering tidak sadar jika hidupnya dipenuhi banyak keberuntungan seperti rezeki, ditawari proyek tanpa mencari, dikasih jalan keluar saat kepepet, bahkan sering diloloskan dari musibah ekonomi.

Ciri khas: pandai menabung, hemat, dan sering dapat uang nyasar. Kelemahan: mudah khawatir, terlalu banyak mikir sampai rezeki harus ditarik paksa.

2. Kamis Wage

Lahir di Kamis Wage bagaikan dilahirkan dengan lampu sorot keberuntungan. Neptu dari weton ini adalah Kamis (8) dan Wage (4), jadi total 12.

Angka spiritual ini sering dikaitkan dengan pembuka jalan rezeki, orangnya supel, ramah, dan punya hati yang ringan menolong. Saking seringnya membantu orang, langit pun ikut membantu balik.

Rezeki mereka sering datang dari orang yang ia tolong di masa lalu, bahkan yang sudah lama lupa.

Ciri khas: sering didatangi peluang lewat relasi dan teman. Kelemahan: kadang terlalu percaya, gampang ditipu jika tidak hati-hati.

3. Rabu Pon

Neptu dari weton ini adalah Rabu (7) dan Pon (7), jadi total 14, salah satu neptu paling kuat untuk urusan karir dan materi.

Orang yang lahir di Rabu Pon sering punya jiwa kepemimpinan, cerdas membaca peluang, dan tidak takut jatuh bangun dalam bisnis.

Rezeki mereka tidak hanya datang dari satu pintu, mereka banyak akal. Jika ditutup satu jalan, mereka bisa buka jalan lagi. Dan hebatnya, mereka sering kali sukses dari usaha yang tidak disangka-sangka.

Ciri khas: ambisius, cerdas, dan tahan banting. Kelemahan: bisa terlalu keras kepala dan susah mendengar nasihat.

4. Sabtu Kliwon

Ini adalah weton yang paling bernuansa mistis. Neptunya adalah Sabtu (9) dan Kliwon (8), jadi total ada 17, angka keramat yang konon berkaitan dengan perlindungan spiritual tingkat tinggi.

Pemilik weton ini sering dianggap membawa keberuntungan tak kasat mata. Banyak yang bilang jika mereka datang, dagangan akan laris, atau setiap kerja sama dengannya rezeki terbuka lebar.

Energinya kuat, bahkan sering membuat orang di sekitar mereka ikut kecipratan hoki. Dalam dunia spiritual, mereka seperti portal rezeki berjalan.

Ciri khas: aura mereka adem, disukai orang tua dan anak kecil. Kelemahan: jika hatinya kotor, energinya bisa berubah jadi penutup rezeki.

5. Minggu Pahing

Neptu weton ini yakni Minggu (5) dan Pahing (9), jadi total 14. Angka yang sama seperti Rabu Pon tapi dengan karakter berbeda.

Weton ini sering terhubung langsung dengan langit lewat mimpi, firasat, dan naluri yang kuat. Banyak yang lahir di weton ini memiliki intuisi bisnis tajam, seperti tahu duluan apa yang bakal laris atau tren yang akan booming.

Mereka juga sering mendapat ide ajaib yang jadi jalan rezeki. Ciri khas: spiritualitas tinggi, banyak mendapat ilham saat sendiri atau berdoa. Kelemahan: mudah merasa jenuh, butuh lingkungan positif untuk berkembang.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho