← Beranda
6 Weton yang Dipercaya Memiliki Aura Sakral saat Bulan Suro Menurut Primbon Jawa, Benarkah Rabu Kliwon Paling Istimewa?
Niko SulpriyonoRabu, 1 Juli 2026 | 03.57 WIB
ilustrasi Weton (Freepik)

JawaPos.com - Bulan Suro merupakan salah satu bulan yang dianggap sakral dalam tradisi Jawa. 

Banyak masyarakat meyakini bahwa bulan ini menjadi waktu terbaik untuk melakukan introspeksi, memperbaiki laku hidup, memperbanyak doa, dan menjaga ucapan maupun tindakan.

Dalam Primbon Jawa, terdapat beberapa weton yang dipercaya memiliki kepekaan batin lebih kuat ketika memasuki bulan Suro. 

Weton-weton ini disebut memiliki intuisi tajam, wibawa alami, hingga jalan hidup yang penuh makna. 

Namun, kepercayaan tersebut merupakan bagian dari tradisi budaya Jawa yang diwariskan secara turun-temurun dan tidak dapat dijadikan kepastian mutlak.

Lantas, weton apa saja yang sering disebut memiliki aura sakral saat bulan Suro? Berikut ulasannya dari kanal YouTube Weton wong Sugeh pada Selasa (30/06).

1. Rabu Kliwon

Rabu Kliwon menjadi salah satu weton yang paling sering dikaitkan dengan energi spiritual yang kuat. Weton ini memiliki neptu 15, hasil penjumlahan Rabu (7) dan Kliwon (8).

Dalam Primbon, Rabu Kliwon dikaitkan dengan watak Lakuning Srengenge atau laku seperti matahari. 

Pemilik weton ini dipercaya memiliki wibawa alami, mampu memberi pengaruh positif kepada orang lain, serta sering menjadi pusat perhatian tanpa disengaja.

Saat memasuki bulan Suro, intuisi mereka dipercaya semakin tajam. 

Mereka kerap mampu merasakan perubahan suasana, memiliki firasat terhadap suatu kejadian, serta lebih peka membaca karakter seseorang.

Meski demikian, pemilik Rabu Kliwon juga disarankan menjaga ucapan dan mengendalikan emosi agar kepekaan tersebut menjadi kekuatan, bukan beban.

2. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon dikenal sebagai weton yang memiliki karakter lembut namun menyimpan kekuatan batin yang besar. 

Mereka dipercaya memiliki rasa empati tinggi dan mudah memahami perasaan orang lain.

Dalam bulan Suro, pemilik Jumat Kliwon diyakini lebih mudah melakukan perenungan diri dan mengambil hikmah dari setiap pengalaman hidup.

Namun, karena mudah terbawa perasaan, mereka juga dianjurkan tidak terlalu memikirkan perkataan orang lain agar tidak terbebani secara emosional.

3. Selasa Kliwon

Selasa Kliwon sering disebut sebagai weton yang memiliki keberanian dan keteguhan hati. Mereka dikenal tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan hidup.

Pada bulan Suro, energi batin Selasa Kliwon dipercaya menjadi lebih kuat sehingga mereka lebih mudah menemukan solusi dari masalah yang sedang dihadapi.

Meski demikian, sifat keras kepala yang dimiliki terkadang perlu dikendalikan agar tidak memicu konflik dengan orang-orang di sekitarnya.

4. Kamis Legi

Pemilik weton Kamis Legi dikenal memiliki pembawaan tenang, bijaksana, dan mudah dipercaya oleh banyak orang.

Dalam Primbon Jawa, mereka dipercaya memiliki kemampuan membangun hubungan yang baik sehingga sering memperoleh rezeki melalui kepercayaan dan kerja sama.

Saat bulan Suro, Kamis Legi dianjurkan lebih banyak memperbanyak doa, menjaga tutur kata, serta tidak mudah terpancing emosi agar keberuntungan yang dimiliki tetap terjaga.

5. Minggu Wage

Minggu Wage termasuk weton yang dipercaya memiliki keseimbangan antara logika dan intuisi. Mereka biasanya berpikir matang sebelum mengambil keputusan dan tidak mudah bertindak gegabah.

Pada bulan Suro, pemilik weton ini dipercaya lebih mudah memperoleh ketenangan batin sehingga cocok memanfaatkan momen tersebut untuk mengevaluasi tujuan hidup dan memperbaiki hubungan dengan keluarga maupun lingkungan sekitar.

Sifat rendah hati menjadi salah satu kekuatan terbesar yang perlu terus dipertahankan.

6. Senin Pon

Senin Pon dikenal sebagai weton yang memiliki semangat bekerja tinggi dan bertanggung jawab terhadap setiap amanah yang diterima.

Dalam Primbon, mereka dipercaya memiliki jalan rezeki yang cukup baik selama mampu menjaga kejujuran dan kesabaran.

Memasuki bulan Suro, Senin Pon disarankan tidak tergesa-gesa mengambil keputusan besar, terutama yang berkaitan dengan keuangan maupun pekerjaan. 

Masa ini dipercaya lebih baik dimanfaatkan untuk memperkuat perencanaan sebelum melangkah lebih jauh.

EDITOR: Hanny Suwindari