← Beranda
7 Weton yang Miliki Tulang Wangi dan Balung Sugih Menurut Primbon Jawa, Benarkah Punya Daya Tarik Alami dan Gampang Cari Duit?
Niko SulpriyonoSelasa, 16 Juni 2026 | 03.56 WIB
Ilustrasi Jawa (Freepik)

JawaPos.com - Primbon Jawa telah lama menjadi bagian dari warisan budaya yang memuat berbagai pengetahuan mengenai karakter manusia, perjalanan hidup, hingga perhitungan weton. 

Dalam tradisi ini, ada istilah tulang wangi dan balung sugih yang sering dikaitkan dengan daya tarik alami serta kemudahan memperoleh rezeki.

Tulang wangi dipercaya menggambarkan seseorang yang mudah disukai, dipercaya, dan dihormati oleh lingkungan sekitarnya. 

Sementara itu, balung sugih sering dimaknai sebagai simbol kelimpahan rezeki, kemampuan membaca peluang, serta kemudahan memperoleh jalan keluar ketika menghadapi kesulitan hidup.

Baca Juga: Waspada! 5 Weton Ini Disebut Paling Rentan Tertimpa Musibah di Malam Satu Suro, Benarkah?

Meski demikian, para leluhur Jawa mengingatkan bahwa weton bukanlah penentu nasib mutlak. Weton hanya dianggap sebagai gambaran potensi dasar yang tetap harus diiringi usaha, karakter baik, dan ketekunan agar dapat berkembang secara optimal.

Melansir dari YouTube Semar Jawa, Senin (15/6), ada 7 weton yang dipercaya memiliki tanda tulang wangi dan balung sugih. Mari simak siapa saja, makna filosofi, serta kaitannya dengan rezeki, karakter, dan kehidupan menurut kearifan Jawa.

1. Jumat Kliwon, Weton yang Kerap Dikaitkan dengan Tulang Wangi

Dalam berbagai perhitungan Primbon Jawa, Jumat Kliwon termasuk weton yang sering dikaitkan dengan energi tulang wangi. 

Pemilik weton ini dipercaya memiliki daya tarik batin yang membuat orang lain merasa nyaman ketika berada di dekatnya.

Mereka juga sering digambarkan sebagai sosok yang mudah mendapatkan kepercayaan. 

Tidak jarang, pemilik Jumat Kliwon menjadi tempat bercerita, meminta nasihat, atau dimintai bantuan ketika terjadi persoalan dalam lingkungan sosialnya.

Di sisi lain, kelebihan tersebut perlu diimbangi dengan kerendahan hati. 

Menurut filosofi Jawa, kemampuan menarik simpati orang lain akan kehilangan maknanya apabila digunakan untuk kepentingan pribadi atau menumbuhkan kesombongan.

Baca Juga: 3 Weton Balungan Gajah, Konon Terlahir Membawa Rezeki Besar dan Kemakmuran sejak Kecil

2. Kamis Legi, Simbol Kepribadian yang Menenangkan

Kamis Legi sering disebut sebagai salah satu weton yang memiliki pembawaan teduh. 

Pemilik weton ini dipercaya mampu menciptakan suasana nyaman dalam pergaulan maupun lingkungan kerja.

Karakter yang tenang membuat mereka relatif mudah diterima dalam berbagai kelompok. 

Banyak orang merasa aman ketika berdiskusi atau bekerja sama dengan sosok yang memiliki watak seperti ini.

Dalam sudut pandang modern, karakter tersebut dapat dijelaskan sebagai kemampuan membangun hubungan sosial yang sehat. 

Kemampuan mendengar dan memahami orang lain menjadi faktor yang memperkuat daya tarik alami mereka.

3. Minggu Wage, Weton yang Dikenal Peka terhadap Lingkungan

Minggu Wage sering dikaitkan dengan kemampuan membaca situasi dan memahami suasana di sekitarnya. 

Kepekaan tersebut membuat pemilik weton ini mampu menyesuaikan diri dalam berbagai kondisi.

Tidak sedikit yang percaya bahwa mereka memiliki intuisi yang cukup kuat. 

Mereka cenderung mampu merasakan perubahan sikap seseorang atau menangkap tanda-tanda yang sering luput dari perhatian orang lain.

Kepekaan tersebut dapat menjadi kelebihan apabila digunakan secara bijaksana. 

Namun, apabila tidak dikelola dengan baik, seseorang justru dapat menjadi terlalu sensitif terhadap berbagai persoalan di sekitarnya.

4. Selasa Kliwon, Dipercaya Memiliki Insting Tajam

Dalam beberapa sumber Primbon Jawa, Selasa Kliwon termasuk weton yang memiliki naluri kuat dalam mengambil keputusan. 

Mereka dipercaya mampu melihat peluang yang tidak disadari banyak orang.

Kemampuan tersebut sering membantu mereka dalam urusan pekerjaan maupun usaha. 

Ketika menghadapi tantangan, pemilik weton ini biasanya tidak mudah menyerah dan cenderung mencari solusi alternatif.

Meski demikian, insting yang baik tetap harus didukung pengetahuan dan pengalaman. 

Leluhur Jawa menekankan bahwa keberhasilan tidak datang hanya karena perhitungan weton, melainkan karena kesungguhan dalam menjalani kehidupan.

Baca Juga: 7 Weton Ini Diprediksi Rezekinya Lancar, Seumur Hidup Jauh dari Kata Melarat Menurut Primbon Jawa

5. Senin Pon, Weton yang Sering Dikaitkan dengan Balung Sugih

Senin Pon termasuk weton yang dalam beberapa perhitungan tradisional dikaitkan dengan balung sugih. 

Mereka dipercaya memiliki kemampuan melihat kesempatan dan memanfaatkan peluang dengan baik.

Menariknya, banyak kisah yang menggambarkan bahwa pemilik weton ini tidak selalu lahir dalam kondisi berkecukupan. 

Namun, mereka dikenal memiliki semangat belajar dan daya juang yang tinggi.

Dalam filosofi Jawa, kelimpahan bukan hanya tentang harta benda. 

Rezeki juga mencakup kesehatan, hubungan baik, pengetahuan, dan ketenangan batin yang memberikan kualitas hidup lebih baik.

6. Sabtu Kliwon, Simbol Keteguhan dan Ketahanan Hidup

Sabtu Kliwon kerap disebut sebagai weton yang memiliki daya tahan mental cukup kuat. 

Ketika menghadapi kegagalan, mereka dipercaya mampu bangkit kembali dan melanjutkan perjuangan.

Karakter ini sering dianggap sebagai salah satu faktor yang membuka jalan menuju keberhasilan. 

Sebab, banyak pencapaian besar lahir dari kemampuan seseorang untuk bertahan ketika menghadapi masa sulit.

Pandangan tersebut sejalan dengan konsep psikologi modern mengenai resilience atau daya lenting mental. 

Semakin kuat kemampuan bangkit dari keterpurukan, semakin besar peluang seseorang mencapai tujuan hidupnya.

7. Minggu Pon, Weton yang Diyakini Memiliki Magnet Kelimpahan

Minggu Pon termasuk weton yang sering dikaitkan dengan kemudahan membangun jaringan sosial. 

Pemilik weton ini dipercaya mudah mendapatkan dukungan dan bantuan ketika menghadapi berbagai tantangan.

Kemampuan menjalin hubungan yang baik membuat mereka memiliki akses terhadap lebih banyak peluang. 

Dalam dunia modern, jaringan yang luas sering menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan karier maupun usaha.

Karena itu, balung sugih tidak selalu dimaknai sebagai keberuntungan yang datang tanpa sebab. 

Sebaliknya, kelimpahan sering muncul melalui hubungan baik, reputasi positif, dan kebiasaan yang terus dijaga sepanjang hidup.

Baca Juga: 8 Weton yang Diprediksi Memiliki Jalan Hidup Penuh Kemakmuran dan Kesuksesan, Hidup Semakin Mapan dari Waktu ke Waktu

EDITOR: Candra Mega Sari