← Beranda
6 Weton Ini Bakal Jadi Penguasa Rezeki Usai Bulan Mei, Keberuntungan Kian Menghampiri
Mohammad Maulana IqbalJumat, 15 Mei 2026 | 02.00 WIB
Ilustrasi weton yang dipercaya memiliki aliran rezeki paling lancar (Magnific)

JawaPos.com - Dalam Primbon Jawa, ada sejumlah weton yang diyakini justru semakin dipenuhi keberuntungan setelah bulan Mei berakhir.

Weton-weton ini dipercaya memiliki aliran hoki yang semakin kuat, sehingga rezeki mereka terasa lebih mudah datang dan terus berkembang.

Energi spiritual dari hari kelahiran dianggap ikut memperkuat peluang sukses, membuat pemiliknya lebih sering berada dalam kondisi yang menguntungkan.

Setiap usaha yang dilakukan disebut lebih cepat membuahkan hasil, sementara kesempatan baik datang silih berganti.

Baca Juga: 10 Weton Ini Bakal Diberkahi Rezeki Abadi, Kekayaannya Tak pernah Habis

Berdasarkan informasi dari kanal YouTube Bara raja cirebon pada Kamis (14/5), terdapat enam weton yang disebut sebagai penguasa rezeki dan semakin hoki setelah bulan Mei menurut Primbon Jawa.

1. Rabu Pon

Rabu Pon memiliki jumlah neptu 14, yang berasal dari nilai Rabu 7 dan Pon 7. Mereka yang terlahir pada Rabu Pon dikaruniai keberuntungan karena selalu merencanakan segala sesuatu dengan penuh kehati-hatian.

Mereka juga terbuka terhadap berbagai kesempatan baru dan memiliki ketahanan mental yang tidak mudah menyerah.

Orang dengan kelahiran Rabu Pon dianugerahi keterampilan sosial yang memukau sehingga mereka sangat mudah membangun hubungan dan berinteraksi dengan berbagai kalangan.

Rabu Pon memiliki watak bagai rembulan yang mempesona dan mampu menciptakan suasana tentram di sekitarnya.

Hari Rabu dikenal sebagai pemegang segel jantung bumi, sementara pasaran Pon merupakan pemegang segel cakra dasar langit, perpaduan ini melahirkan jiwa kepemimpinan yang tangguh dengan semangat kerja tinggi.

Sosok Rabu Pon memiliki karakter penyabar dan lemah lembut, namun tersimpan ketegasan serta karisma dan wibawa yang tinggi disertai tanggung jawab besar.

2. Kamis Legi

Kelahiran Kamis Legi memiliki neptu dari gabungan hari Kamis 8 dan pasaran Legi 5.

Kamis Legi lahir di bawah naungan elemen Kamis yang spiritual dan pasaran Legi yang berwawasan luas, menghasilkan individu yang memancarkan aura kebaikan dan keberuntungan.

Bagaikan matahari pagi yang menghangatkan jiwa, orang dengan kelahiran ini memiliki watak pemimpin yang bijaksana.

Kamis Legi dianugerahi jiwa kepemimpinan alami yang dipadukan dengan kebijaksanaan tinggi, mereka penuh tanggung jawab dan mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

Meski terkesan pendiam, di balik sifat tersebut tersimpan segudang ide kreatif dan wawasan yang luas.

Individu ini sering dihargai karena kemampuan interpersonal yang baik dan kepandaian mengatasi masalah dengan cara yang tenang dan terkendali, serta dipercaya memiliki aura yang menarik keberuntungan dan kebahagiaan.

3. Rabu Kliwon

Kelahiran Rabu Kliwon memiliki jumlah neptu 15 yang diperoleh dari nilai neptu hari Rabu 7 dan Kliwon 8.

Seseorang yang terlahir pada Rabu Kliwon dipercaya memiliki sifat "laku ning serengenge" atau perilaku seperti matahari yang bersinar cerah.

Orang dengan kelahiran Rabu Kliwon merupakan pemikir sejati dengan sikap lembut, mempesona, dan mudah menarik perhatian orang lain.

Mereka dikaruniai sifat berwibawa, pemberani, pandai berbicara, dan setia pada janji-janji yang telah diucapkan.

Kelahiran ini juga membawa keberuntungan dalam bidang karir dan usaha bisnis yang dijalankan.

Rabu Kliwon memiliki kecerdasan yang tinggi dibandingkan kelahiran lainnya, membuat mereka mampu menghadapi berbagai tantangan hidup.

4. Senin Wage

Senin Wage memiliki jumlah neptu 8, yang didapat dari nilai neptu hari Senin 4 dan Wage 4.

Kelahiran Senin Wage memiliki watak "rekam sangar waringin" yang berarti teduh hatinya serta senang memberikan perlindungan bagi orang-orang di sekitarnya.

Mereka yang lahir pada Senin Wage memiliki sifat jujur, sportif, dan tidak pernah menyimpan dendam dalam hati.

Apabila pemilik kelahiran Senin Wage telah menyelesaikan suatu permasalahan, maka mereka tidak akan pernah memikirkannya lagi dan mampu melanjutkan hidup dengan tenang.

Orang dengan kelahiran ini termasuk pribadi yang baik karena memiliki watak penurut, setia, dermawan, mudah berempati, suka menolong, serta tidak pernah mengharapkan imbalan.

Senin Wage berada di bawah naungan Pancasunda "tunggak semi" yang bermakna keberuntungan finansial mereka akan selalu ada dan mengalir tanpa henti.

5. Jumat Kliwon

Jumat Kliwon memiliki jumlah neptu sebesar 14, yang berasal dari neptu Jumat 6 dan pasaran Kliwon 8.

Dalam Primbon Jawa, orang yang lahir pada Jumat Kliwon memiliki watak "laku ning rembulan" yang diartikan sebagai pribadi yang baik dan memancarkan aura positif.

Kehadiran mereka bagaikan sinar yang menerangi kehidupan orang-orang di sekitarnya.

Kelahiran Jumat Kliwon juga dikenal sebagai pribadi yang suka menolong dan mudah bergaul dengan siapapun.

Secara umum, orang yang lahir pada hari Jumat memiliki watak optimis, konsisten, cerdas, dan mengagumkan dalam banyak hal.

Sementara itu, pasaran Kliwon secara umum menghasilkan pribadi yang bekerja keras, pantang menyerah, pandai berbicara, mudah bergaul, dan memiliki sifat periang yang menular.

6. Sabtu Legi

Sabtu Legi menurut kepercayaan Jawa memiliki neptu 14, dengan nilai hari Sabtu 9 dan nilai pasaran Legi sebesar 5.

Kelahiran Sabtu Legi memiliki sifat "laku ning rembulan" yang sangat menenangkan serta mampu menjadi seorang pemimpin dengan inisiatif tinggi dalam berbagai situasi.

Dalam menghadapi hal apapun, mereka mampu mempelajari hal-hal baru dengan cepat dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Selain itu, kelahiran Sabtu Legi sering dianggap sebagai pribadi yang cerdas dan kreatif dalam menghadapi segala permasalahan yang muncul.

Pemilik kelahiran ini juga cenderung menjadi pemikir strategis yang handal dalam berbagai situasi.

Mereka dianugerahi kemampuan untuk melihat gambaran besar dan merencanakan langkah-langkah yang tepat untuk mencapai tujuan mereka dengan efektif dan efisien.w

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho