JawaPos.com – Penampilan Justin Bieber di ajang Coachella menuai kritik tajam dari para penggemar.
Dilansir dari laman Mens Journal pada Selasa (14/4), Hal ini terjadi meskipun ia dilaporkan menerima bayaran sebesar USD 10 juta atau Rp 171 miliar untuk dua akhir pekan penampilannya.
Angka tersebut bahkan disebut sebagai salah satu bayaran tertinggi dalam sejarah festival tersebut.
Bieber membuka penampilannya dengan konsep yang tidak biasa di panggung utama. Ia terlihat duduk di depan laptop sambil memutar video lamanya dari platform YouTube. Konsep ini dinilai unik, tetapi juga memicu perdebatan di kalangan penonton.
Sejumlah penggemar menilai penampilan tersebut terkesan kurang maksimal dan tidak sesuai ekspektasi. Kritik menyebut bahwa pertunjukan itu tampak “malas” dan minim produksi panggung.
Bahkan, beberapa penonton mempertanyakan kesesuaian bayaran tinggi dengan kualitas yang ditampilkan.
Komentar negatif pun bermunculan di berbagai platform media sosial. Sebagian menyebut Bieber hanya mengandalkan pemutaran video lama tanpa memberikan pertunjukan yang dinamis.
Reaksi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ekspektasi publik dan konsep yang diusung sang penyanyi.
Meski mendapat kritik, penampilan Bieber tetap berhasil menarik perhatian publik dalam jumlah besar.
Ribuan penggemar memadati area festival untuk menyaksikan aksinya secara langsung. Antusiasme tersebut bahkan menyebabkan kepadatan luar biasa di sekitar lokasi acara.
Dalam penampilannya, Bieber juga menghadirkan sejumlah bintang tamu seperti Tems dan Dijon. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu elemen yang diapresiasi oleh sebagian penonton.
Kehadiran tamu spesial ini memberikan variasi dalam pertunjukan yang dinilai monoton.
Penampilan di Coachella ini menjadi salah satu penampilan besar Bieber setelah vakum akibat masalah kesehatan.
Sebelumnya, ia sempat membatalkan tur dunia setelah didiagnosis mengalami Sindrom Ramsay Hunt. Meskipun menuai kritik, penampilan ini menandai kembalinya Bieber ke panggung besar dunia musik.