← Beranda
10 Weton Titisan Darah Biru yang Diramalkan Menjadi Raja Uang dan Paling Kaya Raya di Antara Weton Lain Menurut Primbon Jawa
Zulfa Putri HardiyatiMinggu, 28 Desember 2025 | 14.24 WIB
Weton Titisan Darah Biru yang Diramalkan Menjadi Raja Uang dan Paling Kaya Raya di Antara Weton Lain Menurut Primbon Jawa (FREEPIK)

JawaPos.com -Dalam khazanah spiritual Jawa, kekayaan bukan semata soal banyaknya harta, melainkan pancaran garis keturunan, kekuatan batin, dan aura kepemimpinan yang melekat sejak kelahiran.

Leluhur Jawa meyakini bahwa ada manusia-manusia tertentu yang membawa jejak darah biru—titisan ningrat yang tidak hanya dianugerahi wibawa, tetapi juga kemudahan rezeki dan kehormatan hidup.

Mereka bukan sekadar kaya, melainkan lahir dengan daya karisma yang membuat semesta seolah tunduk pada langkah hidupnya.

Seperti yang diungkap dalam ulasan metafisik kanal YouTube Primbon Cirebon, kitab Primbon Jawa menyebutkan adanya sepuluh weton istimewa yang digolongkan sebagai titisan darah biru.

 Weton-weton ini diyakini sebagai raja uang, pemilik rezeki besar, dan paling kaya raya di antara weton lainnya, asalkan mampu menjaga laku hidup dan kebijaksanaan batin.

1.      Minggu Wage

Minggu Wage menempati posisi teratas sebagai weton titisan darah biru paling kuat. Dalam Primbon Jawa, weton ini dikenal berwibawa, mandiri, dan memiliki bakat kepemimpinan alami.

Aura kekuasaan terpancar kuat, membuatnya dipercaya memegang tanggung jawab besar.

Rezekinya mengalir lancar karena kecerdasannya dalam melobi, berpikir strategis, dan menjadi tempat bertanya banyak orang.

Namun watak pemarah yang tersembunyi perlu dikendalikan agar kehormatan dan kelimpahan tetap terjaga.

2.      Senin Pon

Senin Pon dikenal sebagai sosok yang berkarisma saat berbicara. Gagasan dan pikirannya mudah diterima orang lain, bahkan oleh mereka yang memiliki kedudukan tinggi.

Primbon menggambarkan weton ini sebagai figur yang tidak serakah, bertanggung jawab, dan mampu menjadi penyangga kehidupan keluarga maupun lingkungan.

Aura ningratnya membuat Senin Pon dipercaya memikul amanah besar dan menjadi sumber kesejahteraan bagi sekitarnya.

3.      Senin Wage

Weton Senin Wage memancarkan kelembutan, adab, dan sikap mengayomi. Berada di bawah naungan Sanggar Waringin, weton ini diibaratkan seperti pohon besar tempat banyak orang berteduh.

Meski hartanya sering mengalir keluar karena sifat dermawan, rezeki selalu datang kembali tanpa putus. Primbon menyebut Senin Wage sebagai darah biru berhati teduh yang kaya secara lahir dan batin.

4.      Selasa Pahing

Selasa Pahing memiliki karakter mandiri, tegas, dan ahli strategi. Dalam gambaran Primbon, weton ini menyerupai patih perang yang cerdas membaca situasi.

Hidupnya tidak lepas dari ujian dan keprihatinan, namun justru dari sanalah kekuatannya terbentuk. Rezeki dan kehormatan hadir karena kemampuannya melindungi keluarga serta bersikap adil terhadap lingkungan sekitar.

5.      Selasa Pon

Selasa Pon dikenal sebagai pribadi yang prihatin, sederhana, dan tidak melekat pada harta. Namun justru dari sikap itulah kekayaannya bertambah.

Naungan Sanggar Waringin membuat weton ini memiliki aura teduh, menjadi tempat berlindung dan meminta pertolongan. Dalam Primbon Jawa, Selasa Pon digolongkan sebagai titisan darah biru yang kuat secara batin dan disegani secara sosial.

6.      Selasa Wage

Meski memiliki neptu kecil, Selasa Wage menyimpan energi besar sebagai pemimpin pengayom.

Watak Lakuning Bumi menjadikannya sabar, mau mengalah, dan ikhlas dalam bersedekah.

Intuisinya tajam, sehingga orang segan berbuat tidak jujur di hadapannya. Rezekinya mudah mengalir karena doa, keikhlasan, dan kemampuannya menjaga keseimbangan hidup.

7.      Rabu Legi

Rabu Legi adalah sosok pendiam namun penuh tanggung jawab. Dalam masyarakat, weton ini sering menjadi tempat meminta nasihat dan pertimbangan.

Kesabarannya, kehati-hatian, serta sifat dermawan membuatnya disukai atasan maupun bawahan.

Primbon Jawa menempatkan Rabu Legi sebagai darah biru yang kuat dalam pengaruh, meski tidak gemar menonjolkan diri.

8.      Rabu Pahing

Rabu Pahing dinaungi Waseso Segoro, simbol welas asih dan kelimpahan tanpa batas. Weton ini dikenal murah hati, mudah memaafkan, dan selalu berpijak di bumi meski hidup berkecukupan.

 Dalam gambaran Primbon, Rabu Pahing ibarat senopati yang rela berkorban demi kesejahteraan orang lain. Kekayaannya terjaga karena hatinya bersih dari kesombongan.

9.      Rabu Pon

Rabu Pon memiliki karakter kepemimpinan yang kuat namun halus. Ia pekerja keras, tahan menderita, dan bertanggung jawab tinggi.

Filosofi Jawa menggambarkannya sebagai prabu yang bekerja dalam diam, kaya tanpa pamer harta, dan menang tanpa merendahkan. Aura inilah yang menjadikannya titisan darah biru dengan kehormatan tinggi dan rezeki yang stabil.

10.  Kamis Legi

Kamis Legi digambarkan sebagai pertapa sakti yang tenang dan mantap hatinya. Tidak terlalu melekat pada urusan dunia, namun ketika harta datang, ia menjadi sosok yang sangat dermawan.

Naungan Waseso Segoro membuat rezekinya luas, mengalir, dan membawa keberkahan.

Dalam Primbon Jawa, Kamis Legi layak disebut darah biru yang kaya secara batin dan materi.

Sebagai penutup, sepuluh weton ini diramalkan sebagai titisan darah biru—raja uang yang paling kaya raya di antara weton lainnya.

Namun Primbon Jawa selalu mengingatkan bahwa semua ini hanyalah bacaan takdir, bukan kepastian mutlak.

 Rezeki sejati tetap berada dalam kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Kekayaan akan menjadi berkah jika disertai laku hidup yang bijak, hati yang rendah, dan kesediaan berbagi kepada sesama di masa mendatang.

EDITOR: Novia Tri Astuti