← Beranda
5 Weton yang Diramalkan Sulit Kaya Menurut Primbon Jawa, tapi Bisa Diubah dengan Usaha
Niko SulpriyonoSabtu, 25 Oktober 2025 | 21.13 WIB
Ilustrasi Sulit Kaya (Freepik)

JawaPos.com - Dalam tradisi Jawa, primbon memiliki tempat istimewa sebagai pedoman untuk memahami karakter, keberuntungan, hingga perjalanan hidup seseorang. 

Berdasarkan perhitungan hari lahir atau weton, primbon dipercaya dapat menggambarkan potensi rezeki dan tantangan yang mungkin dihadapi seseorang dalam hidupnya.

Menariknya, tidak semua weton memiliki jalan mudah menuju kekayaan. 

Beberapa di antaranya justru disebut akan menghadapi berbagai rintangan besar dalam hal finansial, meskipun sudah berusaha keras. 

Hal ini bukan berarti mereka ditakdirkan untuk hidup dalam kesulitan, melainkan menjadi pengingat agar lebih berhati-hati dalam mengatur keuangan dan mengambil keputusan.

Artikel ini akan membahas 5 weton yang menurut primbon Jawa diramalkan sulit mencapai kekayaan yang dirangkum dari kanal YouTube HIKMAH CERITA pada Sabtu (25/10). 

Namun, ingatlah bahwa ramalan ini bukanlah vonis mutlak. 

Dengan kesabaran, strategi, dan usaha yang sungguh-sungguh, siapa pun dapat mengubah nasibnya menjadi lebih baik.

1. Selasa Legi: Cerdas tapi Rentan Stagnasi Finansial

Orang yang lahir pada Selasa Legi dikenal memiliki kecerdasan dan kemampuan analitis yang tinggi. 

Mereka umumnya unggul dalam bidang akademik dan mampu menyelesaikan masalah dengan logika yang kuat. 

Namun, setelah memasuki dunia kerja atau berumah tangga, keuangan mereka sering kali mengalami stagnasi.

Menurut primbon, weton Selasa Legi berada di bawah pengaruh Lebuka Tiup Angin dan Wurung Geni, dua unsur yang membuat energi finansial mereka tidak stabil. 

Fluktuasi keuangan sering terjadi, disertai berbagai masalah tak terduga yang menguras tenaga dan tabungan.

Untuk mengatasinya, mereka disarankan lebih disiplin dalam menyusun anggaran dan tidak mudah tergoda pada pengeluaran emosional. 

Kecerdasan mereka sebenarnya bisa menjadi aset besar jika diimbangi dengan strategi finansial jangka panjang.

2. Senin Pahing: Ahli Mengatur Uang tapi Sulit Menyimpan Kekayaan

Mereka yang lahir pada Senin Pahing dikenal pandai mengatur keuangan dan berpikir rasional. 

Namun, kemampuan ini sering kali tidak cukup untuk membawa mereka pada kekayaan yang stabil. 

Setiap kali berhasil menabung, kebutuhan mendesak atau situasi darurat muncul dan menguras tabungan mereka.

Primbon menyebut pengaruh Lebuka Tiup Angin membuat rezeki mereka tidak bertahan lama. 

Meskipun bekerja keras dan berhemat, akumulasi kekayaan terasa sulit tercapai karena banyaknya hambatan tak terduga.

Kuncinya adalah meningkatkan kemampuan investasi dan manajemen risiko. 

Dengan fokus pada perencanaan jangka panjang serta diversifikasi pendapatan, mereka bisa mengubah arah keuangan menuju kemapanan.

3. Sabtu Wage: Potensi Sukses Tinggi tapi Rentan Boros

Sabtu Wage sering dikaitkan dengan pribadi yang penuh semangat dan visioner. 

Mereka memiliki peluang besar untuk sukses, terutama dalam karier dan usaha. 

Sayangnya, pengaruh Buka Tiup Angin membuat mereka rentan terhadap pengeluaran berlebihan dan keputusan impulsif dalam hal finansial.

Kecenderungan untuk memanjakan diri atau membeli hal-hal yang tidak terlalu dibutuhkan menjadi batu sandungan utama. 

Tanpa disiplin dan pengendalian diri, penghasilan mereka akan cepat habis tanpa meninggalkan tabungan berarti.

Untuk mengatasinya, individu dengan weton ini disarankan menerapkan sistem keuangan otomatis, seperti alokasi tabungan tetap setiap bulan. 

Dengan kebiasaan positif ini, peluang menuju kemapanan finansial akan semakin terbuka.

4. Rabu Kliwon: Sulit Menyeimbangkan Kebutuhan dan Keinginan

Penyandang Rabu Kliwon dikenal memiliki kepribadian kreatif dan ambisius. 

Namun, mereka kerap terjebak antara kebutuhan dan keinginan pribadi, yang membuat kondisi keuangan sulit stabil. 

Pengeluaran yang tidak proporsional sering menjadi penyebab utama kegagalan dalam mengakumulasi kekayaan.

Primbon menyebut bahwa ketidakseimbangan energi pada weton ini dapat menyebabkan keputusan finansial yang emosional. 

Mereka cenderung mengikuti perasaan daripada logika, sehingga keuangan mudah terguncang oleh keinginan sesaat.

Solusinya adalah dengan menetapkan prioritas finansial yang jelas dan membuat daftar pengeluaran berdasarkan kebutuhan esensial 

Dengan begitu, mereka bisa lebih fokus membangun stabilitas keuangan jangka panjang.

5. Minggu Pon: Beruntung tapi Kurang Perencanaan Finansial

Minggu Pon dikenal memiliki rezeki yang sering datang secara tiba-tiba. 

Keberuntungan mereka tinggi, tetapi sayangnya tidak diiringi dengan kemampuan mengelola keuangan yang baik. 

Sifat boros dan kurang perencanaan menjadi penghalang utama dalam membangun kekayaan jangka panjang.

Sering kali, mereka membelanjakan uang tanpa memikirkan masa depan, sehingga peluang untuk menabung dan berinvestasi terlewatkan. 

Meskipun keberuntungan sering menghampiri, kondisi keuangan mereka tetap tidak stabil karena kurangnya kontrol diri.

Dengan memperkuat perencanaan finansial dan mengalokasikan sebagian rezeki untuk tabungan atau investasi, individu berweton Minggu Pon dapat mengubah arah hidupnya menuju kemakmuran yang lebih berkelanjutan.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho