← Beranda
4 Bulan Kelahiran Ini Kelihatannya Udah Move On, Tapi Ternyata Diam-Diam Masih Sering Kepikiran Mantan
Tania Sani Achmad Amin• Senin, 13 Oktober 2025 | 20.14 WIB
Empat bulan kelahiran yang diam-diam ternyata masih memikirkan mantan. (Pexels)

JawaPos.com – Tidak semua orang dapat dengan mudah mengungkapkan isi hatinya, apalagi soal mantan. Ada yang bisa dengan santai bercerita tentang kenangan lama, tapi ada juga yang memilih diam seribu bahasa.

Mereka bisa tertawa di depan banyak orang, terlihat sudah move on sepenuhnya, padahal dalam hati masih ada nama yang belum benar-benar hilang.

Menariknya, dalam astrologi, kepribadian seperti ini ternyata bisa berkaitan dengan bulan kelahiran. Ada beberapa bulan tertentu yang cenderung menyimpan luka dengan tenang, merindukan dalam diam, dan berpura-pura tidak peduli. Padahal, dalam hati, mereka belum benar-benar melepaskan.

Melansir dari laman Collective World, Senin (13/10), dalam artikel ini akan membahas bulan-bulan kelahiran yang dikenal diam-diam masih memikirkan mantan, tapi tidak akan pernah mengakuinya.

Baca Juga: Bangkit! 9 Tanggal Lahir Ini Segera Menikmati Hidup Bebas Utang dan Tenang

  1. April

Orang yang lahir di bulan April sering kali tampil kuat dan tak tergoyahkan. Mereka tidak suka terlihat lemah, apalagi karena urusan hati. Jika harus menangis, itu akan dilakukan diam-diam, di balik pintu tertutup, jauh dari sorotan siapa pun.

Maka, meskipun diam-diam masih merindukan mantan, mereka tidak akan pernah mengakuinya. Tidak kepada teman, tidak kepada keluarga, bahkan tidak kepada diri sendiri.

Mereka akan bersikap seolah semuanya sudah selesai, seolah mantan itu tak lagi berarti apa-apa, meski jauh di dalam hati mereka tahu bahwa itu belum sepenuhnya benar.

Mengakui bahwa mantan masih menguasai sebagian hatinya terasa seperti menyerah pada luka yang belum sembuh. Jadi, mereka memilih menyangkal, berharap kalau terus-menerus berpura-pura move on, suatu hari semua itu akan menjadi kenyataan.

  1. Mei

Orang yang lahir di bulan Mei dikenal dengan sifat keras kepalanya, terutama dalam hal cinta. Ketika menjalin hubungan, mereka percaya bahwa yang mereka miliki adalah sesuatu yang istimewa, dan ketika hubungan itu berakhir, bagian dari diri mereka tetap ngotot bahwa semuanya masih bisa diselamatkan.

Mereka bukan tipe yang mudah melepaskan, karena kepala mereka dipenuhi oleh pikiran. Mereka terus memutar ulang kenangan, mengkaji ulang percakapan, dan mencari tahu di mana letak kesalahannya.

Meski begitu, mereka memilih diam, menutup rapat apa yang mereka rasakan, dan bersikap seolah semuanya baik-baik saja. Kepada teman dan keluarga, mereka akan berpura-pura telah melupakan, meskipun dalam hati mereka tahu mantan itu masih sering muncul dalam benak.

Baca Juga: 9 Tanggal Lahir Ini Akan Mengalami Perputaran Nasib Hebat, Kaya Mendadak dan Dipenuhi Cuan Dalam Waktu Dekat

  1. September

Orang yang lahir di bulan September dikenal sulit benar-benar melepaskan masa lalu. Meski mereka berusaha keras untuk fokus pada masa kini, kenangan akan orang-orang yang pernah mengisi hidup mereka kerap muncul tanpa diundang.

Mereka sering memikirkan hal-hal yang sudah terjadi dan berharap bisa kembali ke momen itu untuk mengubah segalanya. Namun, mereka tidak akan pernah mengakuinya.

Mereka ingin tetap terlihat tenang, terkendali, dan penuh kepercayaan diri. Terlalu banyak menunjukkan perasaan dianggap sebagai risiko yang bisa menggoyahkan citra yang sudah mereka bangun.

  1. November

Orang yang lahir di bulan November dikenal tegas dan tidak ragu untuk memutuskan hubungan dengan siapa pun yang telah menyakiti mereka.

Sekali seseorang mengecewakan, mereka bisa menghapus orang itu dari hidupnya seolah tidak pernah ada. Tidak ada pesan, tidak ada kabar, tidak ada nostalgia.

Namun, di balik ketegasan itu, masih ada sisa-sisa pergulatan batin yang jarang mereka tunjukkan. Mereka mungkin tidak mengakuinya, tapi dalam hati, bayangan masa lalu itu masih sering muncul. Bukan karena rindu, melainkan karena penyesalan dan kemarahan pada diri sendiri.

Mereka sering memutar ulang kenangan, bertanya-tanya mengapa bisa jatuh cinta begitu dalam pada seseorang yang ternyata salah.

Meski sebagian besar pikirannya tentang mantan dipenuhi emosi negatif, kenyataannya kenangan itu masih hidup, menghantui pikiran mereka lebih sering daripada yang mereka mau akui.

EDITOR: Novia Tri Astuti