JawaPos.com - Dalam dunia spiritual Jawa, terdapat satu ajian luhur yang begitu ditakuti sekaligus dihormati, yakni ilmu Sabdo Pandito Ratu.
Ilmu ini diyakini sebagai warisan leluhur yang menjadikan pemiliknya memiliki kesaktian luar biasa pada lisannya.
Apa yang terucap dari mulutnya bisa menjelma menjadi kenyataan, baik berupa doa, harapan, maupun kutukan.
Karena itulah, mereka disebut sebagai “si lidah api” yang harus berhati-hati dalam berbicara.
Dalam ulasan kanal YouTube Primbon Cirebon, disebutkan bahwa pemilik weton tertentu berpeluang besar mewarisi kekuatan ini.
Selain memiliki pagar gaib alami yang melindungi dari serangan metafisika, mereka juga sering lolos dari mara bahaya.
Namun, kekuatan ucapan ini sekaligus membawa tanggung jawab besar: mereka harus menjaga tutur kata agar tidak menimbulkan karma buruk.
Berikut adalah lima weton yang diyakini memiliki kesaktian lidah api, warisan Sabdo Pandito Ratu:
1. Rabu Pahing
Weton ini memiliki spiritualitas tinggi dan kecerdasan luar biasa. Mereka mudah menyerap ilmu dari alam semesta, termasuk ilmu kebatinan. Ucapannya tajam dan sering menjadi kenyataan.
Namun, Rabu Pahing disarankan untuk menurunkan ego, mengurangi hawa nafsu duniawi, serta lebih berhati-hati dalam berbicara agar tidak membawa kesialan bagi dirinya maupun orang lain.
2. Sabtu Pon
Pemilik Sabtu Pon dikenal welas asih, mudah memaafkan, bahkan mampu membalas kejahatan dengan kebaikan.
Namun, di balik kelembutan hatinya, ada sisi iri hati yang kadang muncul, serta keras kepala dalam mempertahankan pendapat.
Karena lisannya yang sakti, Sabtu Pon harus belajar mengendalikan tutur kata agar tidak melukai orang lain.
3. Senin Wage
Mereka adalah pribadi yang penuh ketulusan dan tenggang rasa. Senin Wage selalu menolong orang lain seolah sedang menolong dirinya sendiri.
Dalam dirinya ada kebijaksanaan yang membuatnya disegani. Namun, kelemahan terbesar mereka adalah sulit mengendalikan emosi.
Jika marah, ucapan Senin Wage bisa menjadi kutukan yang nyata, sehingga pengendalian amarah adalah kunci menjaga keluhuran spiritualnya.
4. Selasa Legi
Weton ini disebut sebagai sosok yang penuh kedamaian hati. Meskipun hidup dalam kesusahan, Selasa Legi selalu berusaha ceria dan memberi kebahagiaan pada orang di sekelilingnya.
Mereka mudah memaafkan dan tidak menyimpan dendam. Namun, sifat pemarah dan ambisi yang tinggi kadang menyeretnya pada ucapan-ucapan berbahaya.
Menjaga hati dari pikiran negatif menjadi kunci agar kekuatan lidah api ini tetap membawa berkah, bukan bencana.
5. Kamis Kliwon
Kamis Kliwon terkenal berjiwa pemimpin, pekerja keras, dan tahan banting. Mereka rendah hati, mudah bergaul, dan memiliki spiritualitas tinggi.
Layaknya air, mereka bisa menyesuaikan diri dengan berbagai keadaan.
Namun, jika sedang emosional, ucapan Kamis Kliwon dapat menjadi pedang bermata dua.
Dengan mengendalikan diri, mereka akan dihormati banyak orang sekaligus terlindungi dari karma buruk.
Menurut Primbon Jawa, kelima weton ini memegang kekuatan besar dalam lisannya.
Jika dipakai untuk kebaikan, ucapan mereka menjadi doa yang mendatangkan rezeki, perlindungan, dan kemuliaan.
Namun bila dipakai sembarangan, justru bisa menjadi senjata yang menghancurkan diri sendiri maupun orang lain.
Seperti yang diingatkan dalam tayangan Primbon Cirebon, semua ramalan ini hanyalah tuntunan, bukan kepastian mutlak.
Rezeki, maut, dan segala yang terjadi tetap berada di tangan Tuhan Yang Maha Esa.
Weton dan ajian hanyalah bagian dari warisan leluhur untuk mengingatkan manusia agar bijak dalam menjaga hati dan ucapan.